Gaya Hidup Orang Terkaya di Dunia
Sambil menunggu istri yang sedang periksa kandungan di Klinik Yasmin RSCM, seperti biasa saya tak lepas dari bahan bacaan.
Karena hari itu adalah hari Sabtu alias hari libur, maka bacaan saya pun yang ringan-ringan aja, seperti majalah Reader’s Digest. Majalah ini sudah akrab saya baca sejak masa kuliah dulu.
Di halaman terakhir saya cukup suprise menemukan tulisan mengenai gaya hidup sederhana oran terkaya nomor 2 di dunia, Warren Buffet.
Berikut ini adalah kutipannya, berdasarakan wawancara dengan televisi CNBC:
1. Warren membeli saham pertama kali pada usia 11 tahun, dan ia menyesal tidak membeli saham saat usianya lebih muda lagi.
2. Ia membeli sebuah ladang kecil dari uang hasil menjadi loper koran, saat usianya baru 14 tahun.
3. Ia tidak mempunyai sopir dan satpam. Ia pun selalu bebergian menumpang pesawat komersial, meskipun memiliki perusahaan pesawat jet pribadi terbesar.
4.Warren tidak mememiliki ponsel atau pun komputer di mejanya, dan tidak pernah bergaul dengan kalangan jetset. Setibanya di rumah, ia biasanya membuat pop corn dan menonton teve.
5. Rumah kecil dengan tiga tempat tidur tanpa pagar – yang dibelinya sejak 50 tahun lalu di tengah kota Omaha – adalah “istana” bagi miliarder gaek ini.
Apa pesannya untuk generasi muda?
“Jauhilah kartu kredit, mulailah berinvestasi, hiduplah sederhana, dan jangan buang-buang uang untuk hal yang tak berguna”, ujar pemilik kekayaan senilai 52 miliar As, yang 80 persennya baru saja disumbangkan untuk kemanusiaan.
Saya juga pernah menonton wawancaranya di CNBC. Saya lihat Warren menyetir sendiri mobilnya ketika mendampingi wartawan. Dia pun tinggal di Omaha, Nebraska, sebuah kota kecil, bukan kota besar.
Hal serupa juga dilakukan oleh Sam Walton.
Di buku biografinya, saya membaca gaya hidupnya kurang lebih serupa dengan Warren.
Dia tidak pernah bepergian dengan pesawat kelas bisnis, selalu kelas ekonomi.
Menginap di hotel pun selalu memilih kamar yang bisa disharing berdua.
Mobilnya pun cuma truk pick up yang digunakannya selama berpuluh tahun.
Dia pun tinggal dan berkantor di kota kecil, Bentonville.
Sam Walton dan keluarganya adalah 10 besar orang terkaya di dunia.
Salam FUUUNtastic!
Wassalam,
Roni,
Owner, Manet Busana Muslim
NB – Acara pengajian Majelis Manajemen Qolbu (Aa Gym) di Masjid BI tadi malam dihadiri lebih dari 10 orang member TDA. Alhamdulillah, saya senang, mengingat sebagiannya mendapat info dari blog ini. Beberapa ide pun muncul tadi malam, misalnya membuat kegiatan TDA di Daarut Tauhiid atau kerja sama antara TDA – DT.
NB 2 – Insya Allah tulisan saya yang diterjemahkan ke dalam bahasa Inggris akan tampil dalam Asia Blogging Column bersama Jennie S. Bev. Onno W. Purbo dan Wimar Witoelar. Wah, bangga juga nih, bisa gabung bersama para orang hebat itu…
Orang terkaya di dunia adalah orang yang hidup sesuai dengan kebutuhan, bukan sesuai dengan keinginan.
Jennie S. Bev
Hmmm… mungkin ketika sudah mendapatkan/merasakan segalanya, orang akan kembali ke “asal” mereka…
wah, tulisannya menginspirasi pak
i agree with Jennie..
Untuk melengkapi cerita Anda tentang orang kaya saya sertakan tulisan saya di http://satriadharma.wordpress.com/2007/10/22/how-rich-generous-and-low-can-you-go/
Hope you also enjoy it.
Salam
Satria
mungkin beliau2 ini menganut pepatah yang sering kita denger, hemat pangkal kaya
boleh dunk tukeran Link…
Lam kenal..
keren bgd nie orang..gw bru tau ada slh satu orng trkya didunia kaya gitu..
sungguh sangat inspiratif..thanks
ijin untuk menyimpannya di blog saya ya mas…thanks
SAYA SUKE SNGAT2…CARI LAGI UNTUK NAIKAN SEMANGAT SAYA..SAYA DALAM DILEMA….
SUKE SUKE SUKE…
KLAU BOLEH HANTAR SETIAP BLOG KE LAMAN SAYA..
HEHEHEHE…FREE KAN
Membaca artikel ini saya jadi teringat dengan anggota DPR kita yang katanya terhormat, bagaimana gaya hidup mereka. bagai penggali kubur dan pilot pesawat. jauhhhhhh.
hebat ya…kenapa semua orang kaya gak bisa begitu??
kenapa kebanyakkan orang kaya selalu memamerkan kekayaannya itu.?
mantap pak….
hemat pangkal kaya…
pelit pangkal susah….
Dari sebagian besar orang terkaya di dunia, mereka hidup sederhana, memngkasifikasikan antara kebutuhan dan keinginan. Mereka mengutamakan membeli kebutuhan, selebihnya berbuat sosial. Semoga hal tersebut jadi suri tauladan di negeri kita ini, amin….
saya ingin gabung di usaha penambabahan tabungan rekening g mana caranya pak.
bagi anda yng ingn tau mslah pngobtan,tanpa oprasi ckup hub di :081276053350.Insya ALLAH d jamin ampuh d bwah intisari qur’an.
memang terkadang kita sulit membedakan antara keinginan dan kebutuhan biasanya keinginan lebih dominan dari pada kebutuhan. http://www.ayut-studio.com
sony is wanna be like warren buffet,bill gates and friends