Tanggapan: TDA Mulai Digugat
Topik yang saya angkat kemarin mendapat tanggapan beragam di oleh para member TDA. Berikut ini adalah beberapa di antaranya. Semoga menambah pemahaman kita bersama.
Roni
—————-
alhamdulillah … akhirnya topik penting ini mampir ke tda …
ini pernah dialami beberapa komunitas lain seperti para alumni Entreprenur University dan Surabaya Entrepreneur Club … saya juga melihat itu di alumni Greenleaf, Sustainable Entrepreneur dan juga y lain … kayaknya sampe sekarang belum ada solusi y pas …
kalo topik ini mulai dipikirkan dan akhirnya bisa ditemukan, saya yakin TDA akan jadi lebih BERMANFAAT bagi banyak orang ….
saya setuju dengan argumen mas roni … y paling susah itu memang belief atas dreaming ya itu lho …
semoga TDA bisa menemukan jawaban atas pertanyaan paling susah ini …
priyo
http://theranakacorp.blogspot.com
———————-
Kalau saya analogikan, TDA ini ibarat pasangan suami istri yang melakukan inseminasi untuk mendapatkan buah hatinya. Program inseminasi ini hanya meningkatkan kemungkinan hamil sampai 20% saja. Kami sendiri telah menjalani program ini sebanyak 3 kali dan semuanya gagal. Kami pun tidak menggugat sang dokter dengan kegagalan ini. Dari awal dokter sudah memberi tahu bahwa ikhtiar ini hanya meningkatkan kemungkinan 20% saja.
Begitu juga dengan TDA dengan segala kegiatan dan pembelajarannya. Hanya sekedar berupaya meningkatkan persentase keberhasilan membernya sekian persen saja. Selebihnya, tetap berpulang kepada member itu sendiri. Bagaimana beliefnya, bagaimana dreamnya, bagaimana strategynya dan bagaimana actionnya….
Temukan dulu WHY anda. Apakah sudah cukup besar? Apakah bisa diperbesar lagi? Apakah bisa diperkuat lagi?
Setelah ketemu, barulah cari WHAT, HOW, WHEN, WHERE dan WHO-nya…
Wassalam,
Roni
———————
Hati-hati dalam mendiskusikan kegagalan,
Jangan sampai kegagalan tsb menjadi fokus kita,
Segala sesuatu yang menjadi fokus…itulah yang akan terjadi.
Teruslah berfokus pada kesuksesan…niscaya kesuksesan pasti datang…
Saya berkeyakinan kuat bahwa semua member TDA bisa berhasil,
Namun pasti keberhasilan tiap member beda-beda,
ada yang langsung sukses pada bisnis pertamanya,
namun tidak sedikit yang kesuksesannya didapat setelah melalui berbagai kejatuhan.
Menarik sekali apa yang yang dikatakan oleh P’ Mario Teguh, bahwa anda tidak bisa disebut gagal jika anda masih terus berjalan. Anda hanya bisa dikatakan gagal bila anda berhenti….
Selanjutnya, beliau juga meneruskan…bahwa, kesuksan itu ada musimnya….
Kapan musim sukses datang pada anda….Ada kesuksesan yang datangnya bukan pada saat ini, tapi kesuksesan datang dimasa yang akan datang bahkan mungkin ia datang pada keturunan anda yang sebenarnya semua itu tak terlepas dari upaya yang anda lakukan secara terus menerus berkesinanmbungan.
Ade Hidayat
————————–
Betul Pak Ade. Jangan terjebak dengan fokus terhadap kegagalan. Ingat law of attraction, kita akan menarik apa kita pikirkan.
Tapi, kita juga tidak boleh memungkiri adanya teman-teman yang sedang kesulitan saat ini. Ini harus kita carikan jalan keluarnya. Itulah manfaatnya kebersamaan kita ini.
Insya Allah, saya sendiri siap untuk sharing soal ini. Mungkin kita buat acara forum sharing curhat bisnis dengan segala permasalahannya. Kita bahas dan cari solusinya bersama. Tentu saja, fokus kita tetap harus bagaimana supaya sukses, bukannya bagaimana supaya tidak gagal.
Wassalam,
Roni
—————————
Topik ini sangat menggugah hati saya untuk ikut urun rembug. Apa yang disampaikan pak Roni memang benar adanya bahwa diperlukan BSDA dalam melangkah menuju TDA.
Dalam hidup ini sebenarnya ada banyak pilihan dan arah. Kalau kita sudah menentukan pilihan maka segala risiko negatif maupun postif tentunya sudah kita pikirkan. Untuk menghindari risiko negatif terhadap usaha yang kita ambil dan kita yakini maka diperlukan semangat dan daya juang yang tidak kenal pantang menyerah.
Untuk menjadi seorang TDA tidaklah semudah membalikkan telapak tangan namun diperlukan usaha yang keras, strategi yang jitu, inovasi yang berkesinambungan serta tahan banting (tidak mudah menyerah dengan kondisi dan keadaan). Ada yang proses berhasilnya cepat namun ada yang lama seperti yang saya alami dimana baru 9 tahun bisa menuai hasil dari keringat dan keyakinan saya. Yang terpenting kuatkan keyakinan diri masing-masing dan tidak usah terlalu banyak membaca/mendengarkan teori-teori yang hanya bisanya memprovokasi habis-habisan tanpa ada solusi yang benar-benar pernah dipraktekkan oleh penulis ataupun motivator tersebut (kita harus pandai-pandai membuat filter). Ingat kemudi/nahkodanya tetap ditangan kita masing-masing dan kalau bisa sebanyak-banyaknya kita bertukar pengalaman kepada praktisi yang langsung memang terjun di bisnis yang masih terkait atau seirama dengan bisnis yang kita geluti.
Salam
Cak Eko
—————————–
Saya setuju Cak Eko. Pada umumnya butuh waktu panjang untuk merasakan kesuksesan spt mereka (KFC, McD, dst). Meskipun ada beberapa kasus dimana keberhasilan diraih secara instant, tetap saja secara umum butuh waktu panjang dan usaha yg gigih. Pernah saya baca, di negara2 spt korea dan jepang, perusahaan2 besar disana pada umumnya baru menjadi besar setelah 2-3 generasi. Kalo disini, barangkali contoh yg populer adalah group Sampoerna.
Sekarang, tentunya akan muncul pertanyaan, usaha2 yg berhasil dng cepat itu bgmn caranya? Saya rasa berpanjang lebar membahas pertanyaan ini akan membuat orang terlena dan lupa bahwa tetap saja ‘pada umumnya keberhasilan itu butuh waktu’. Namun demikian, saya sedikit mengamati, dan spt disebutkan pak Roni, kalau anda bisa masuk ke bidang baru (dan early), besar kemungkinan anda akan berhasil lebih cepat. Tetapi kalo anda masuk ke bidang yg sudah padat, maka, boleh dibilang, aturan umumlah yg berlaku.
Samsul Rizal
——————–
Mudah-mudahan semakin banyak teman-teman yang menikmati proses…..
Faktanya :
1. Rasa buah karbitan berbeda dengan rasa buah yang murni masak karena proses alamiyah.
2. Rumput yang ditarik-tarik dipaksa cepat tinggi justru cepat mati, dibanding rumput yang tingginya melalui proses diberi pupuk agar cepat tinggi.
3. Leverage dan percepatan berbeda dengan karbitan.
4. Tidak ada shortcut bisnis (Bams Triwoko) dan kiat sukses secara instan (AW).
Adib M
——————-
Pak Roni dan rekan2,
Sekali lagi benar bahwa tidak ada yang salah dengan TDA-nya.
Alhamdulillah TDA secara external telah dapat menjadi sumber ilmu dan
inspirasi buat kita semua dan tidak sedikit pula yang berhasil dan sukses
menerapkan di bisnisnya.
Dan jika pun ada beberapa teman yang belum berhasil, kita perlu lihat lagi
dari sisi internal masing-masing, apakah sudah mempunyai alasan yang kuat
utk ber-TDA? Dan apakah benar2 sudah focus untuk ber-TDA? Dan apakah semua
yang didapat sudah di test dan measure? Atau apakah benar2 sudah “TDA” lahir
dan batin?
Kami pun tidak ingin meninggalkan mereka yang msh tertinggal (saya pun masih
banyak belajar dari TDA dan members), saya rasa perlunya peran aktif dari
khususnya teman2 yang sudah meng-actionkan dan merasakan manfaatnya TDA.
Sebenarnya byk juga yg sudah berhasil menerapkan ilmu dari TDA namun masih
malu untuk berbagi atau masih senang sibuk sendiri dengan keberhasilannya.
Kami mengharapkan benar-benar peran serta aktifnya agar kita sama-sama
memberi rahmat kepada sesama member.
Jangan sampai ada member yang spt berkacamata kuda, berhasil dari TDA lalu
lari sendiri dengan bisnisnya atau malah memanfaatkan TDA sbg pipa bisnisnya
dan tanpa berbagi dan berperan aktif utk kepentingan bersama.
Alhamdulillah gong TDA sudah menyebar ke pelosok daerah dan para penggiat
pun sangat aktif menyebarkan semangat / virus TDA, kami sangat senang dan
bangga.
Terima kasih kepada teman2 yang sudah berperan aktif di TDA.
Bagi yang belum msh ada banyak kesempatan baik online mau pun offline.
Mungkin acara offline terdekat adalah Halal Bi Halal di Jakarta yang akan
dikoordinir oleh TDA Management. Kami mengharapkan bantuan tenaga dan
pikirannya untuk mewujudkan acara tsb di awal Nov nanti, tidak hanya usul
sebenarnya tapi TDA Mgmt sangat membutuhkan inspired actionnya sekali lagi
//
//
<!–
D(["mb","khususnya bagi mereka yang telah merasa berhasil menerapkan ilmu dan\u003cbr /\>jejaring di TDA. Agar kita, TDA tidak hanya digugat oleh mereka yang masih\u003cbr /\>belum berhasil, mari kita bersama menebar rahmat.\u003cbr /\>\u003cbr /\>Dan untuk teman2 yang belum berhasil, sekali lagi hanya mereka yang berhenti\u003cbr /\>dan keluar yang akan gagal dan menjadi pecundang.\u003cbr /\>Teruskan perjuangannya yah...tentu bersama kita semua...\u003cbr /\>\u003cbr /\>Salam fuuntastic\u003cbr /\>Iim\u003cbr /\>Founder TDA\u003cbr /\>\u003ca onclick\u003d\"return top.js.OpenExtLink(window,event,this)\" href\u003d\"http://www.iimrusyamsi.com\" target\u003d_blank\>www.iimrusyamsi.com\u003c/a\>\u003cbr /\>\u003cbr /\>No virus found in this outgoing message.\u003cbr /\>Checked by AVG Free Edition.\u003cbr /\>Version: 7.5.488 / Virus Database: 269.15.5/1084 - Release Date: 10/21/2007\u003cbr /\>3:09 PM\u003cbr /\>\u003c/div\>",1]
);
//–>
//
//
khususnya bagi mereka yang telah merasa berhasil menerapkan ilmu dan
jejaring di TDA. Agar kita, TDA tidak hanya digugat oleh mereka yang masih
belum berhasil, mari kita bersama menebar rahmat.
Dan untuk teman2 yang belum berhasil, sekali lagi hanya mereka yang berhenti
dan keluar yang akan gagal dan menjadi pecundang.
Teruskan perjuangannya yah…tentu bersama kita semua…
Salam fuuntastic
Iim
Founder TDA
www.iimrusyamsi.com