TDA

Komunitas Tangan Di Atas TDATentang Komunitas Tangan Di Atas (TDA)

Apa Itu Komunitas TDA?

Adalah sebuah komunitas bisnis yang bervisi menjadi Tangan Di Atas atau menjadi pengusaha kaya yang gemar memberi kepada sesamanya. Istilah kerennya adalah abundance atau enlightened millionaire.

Lho, sesederhana itu?

Tidak, nama ini merupakan perwujudan dari keyakinan kami bahwa menjadi Tangan Di Atas itu lebih mulia dari pada Tangan Di Bawah (TDB). Kami mengartikannya juga TDA sebagai pengusaha dan TDB sebagai karyawan. Di samping itu kami juga meyakini bahwa dengan menumbuhkan semangat berwirausaha, merupakan salah satu solusi konkret terhadap permasalahan ekonomi bangsa.

Bagaimana cara mewujudkannya?

Ya, tentu saja dimulai dari kami sendiri. Dengan semangat saling berbagi, saling mendukung dan bekerja sama dalam komunitas TDA. Semua itu telah diwujudkan dalam beberapa kegiatannya.

Kenapa harus dengan komunitas?

Kami yakin dengan bersama-sama segalanya akan lebih ringan. Keyakinan itu terbukti dengan kebersamaan ini kami bisa melakukan hal yang tidak mungkin dilakukan secara sendiri-sendiri.

Ada ciri khas lain yang membedakan TDA?

Ada, yaitu action oriented. Makanya seiring diplesetkan menjadi Take Double Action. TDA menghindari banyak melakukan diskusi dan perdebatan yang tidak produktif.

Apakah TDA lembaga sosial?

Dalam aktivitasnya, TDA adalah komunitas sosial, non profit. Tapi tujuannya adalah pragmatis yaitu agar para membernya menjadi 100% TDA alias pengusaha kaya.

Siapa saja member TDA ini?

Beragam. Tapi kalau di bagi ada 3 kategori, yaitu:

1. TDA, yaitu member yang sudah full berbisnis dan dalam upaya meningkatkan bisnisnya ke jenjang lebih tinggi.
2. TDB, yaitu member yang masih bekerja sebagai karyawan dan sedang berupaya untuk pindah kuadran menjadi TDA
3. Ampibi, yaitu member yang masih dalam tahap peralihan dari TDB ke TDA dengan melakukan bisnis secara sambilan

Sudah berapa member TDA?

Sampai saat ini (September 2007) sudah mencapai 1.300 orang sejak didirikan tanggal 22 Januari 2006.

Apa saja kegiatan TDA?

TDA Garment (12 kios di ITC Mangga Dua dan 4 di Metro Tanah Abang)
TDA Seluler (9 konter ITC Mangga Dua)
TDA IT (+- 20 kios Mangga Dua Square, workshop, seminar IT)
TDA Goes To Franchise (kajian dan laboratorium konsep bisnis)
TDA Peduli (kerja sama dengan Aksi Cepat Tanggap Dompet Dhuafa Republika)
TDA Wealth Strategy Club (diskusi dan penerapan wealth strategy)
TDA Event Organizer (seminar, talkshow, bazaar, pameran, tour)
TDA Business Re-education (seminar, business game, business coaching, bekerja sama dengan Action International Business Coaching http://www.action-international.com/, http://www.actioncoaching.com/)
TDA Business Conference on Yahoo! Messenger
TDA Business Portal (on progress)
TDA Daerah (Bekasi, Tangerang, Depok, Surabaya, Yogyakarta, Batam)
TDA Spiritual (pengajian bulanan)
TDA Finance
TDA Business Book Club
dll

Bagaimana awal berdirinya TDA?

Agak panjang dan unik ceritanya. Ini berawal dari sebuah blog yang ditulis oleh salah satu pendiri TDA, yaitu Badroni Yuzirman (http://www.roniyuzirman.blogspot.com/). Isi blog tersebut menurut sebagian orang cenderung memprovokasi pembacanya untuk menjadi pengusaha atau TDA. Kemudian, dari para pembaca blog tersebut tercetus ide untuk membuat pertemuan dalam bentuk talkshow dengan menghadirkan Haji Ali, salah satu tokoh sukses yang sering diceritakan di blog tersebut. Tanggal 12 Januari 2006 adalah tanggal diadakannya talkshow tersebut yang dihadiri oleh sekitar 40 orang bertempat di Restoran Sederhana Rawamangun, Jakarta Timur.

Dari talkshow itulah diperkenalkan istilah Tangan Di Atas yang diperluas tafsirnya menjadi pengusaha atau pedagang. Para peserta kemudian ditantang untuk langsung take action memulai bisnis. Pada tanggal 1 Februari, seminggu setelah itu dibukalah Moslem Fashion Area dengan para pengisi kiosnya 12 orang dari peserta talkshow itu.

Untuk memperlancar komunikasi di antara para alumni talkshow, maka dibuatlah sebuah mailing list untuk saling berkoordinasi mengenai toko masing-masing dan membahas permasalahan bisnis. Pada akhirnya mailing list itu kemudian dibuka untuk umum dengan anggota mencapai ratusan orang.

Visi

Membentuk pengusaha-pengusaha tangguh dan sukses yang memiliki kontribusi positif bagi peradaban

Misi

  1. Menumbuhkembangkan semangat kewirausahaan.
  2. Membentuk 10.000 pengusaha miliader yang tangguh dan sukses sampai tahun 2018.
  3. Menciptakan sinerji diantara sesama anggota & antara anggota dengan pihak lain, berlandaskan prinsip high trust community.
  4. Menumbuhkan jiwa sosial & berbagi di antara anggota.
  5. Menciptakan pusat sumber daya bisnis berbasis teknologi.

Lima Nilai TDA 1. Silaturahim
(Saling mendukung, Sinergi, Komunikasi, Kerja sama, Berbaiksangka, Teamwork, Sukses Bersama)

2. Integritas
(Kejujuran, Transparansi, Amanah, Win-win, Komitmen, Tanggungjawab, Adil)

3. Berpikiran Terbuka
(Continuous Learning, Continuous Improvement, Kreatif, Inovatif)

4. Berorientasi Tindakan
(Semangat solutif, Konsisten, Persisten, Berpikir dan bertindak positif, Give and Take, Mindset Keberlimpahan)

5.Fun
(Menjaga keseimbangan dalam hidup)

77 thoughts on “TDA

  1. saya belum total sebagai TDA tapi berusaha untuk menjadi TDA, saya mengajukan permohonan untuk bisa di invite sebagai komunitas/forum/milistnya TDA..sudah saya cari di mbah google tapi kok ga nemu,tolong apakah saya bisa gabung di milist TDA..makasih

  2. sedih rasanya ketika para karyawan yang bekerja disamakan dgn TDB..
    setau saya TDB itu artinya meminta, padahal para karyawan itu
    bekerja dengan keahlian yang dimilikinya sehingga menghasilkan uang
    yang disebut gaji, mereka tidak minta2, mereka menjual keahliannya..

    just sharing aja Pak..

    • Memang agak “kasar” tapi sebuah ide itu harus memancing kontroversi. Pada tataran itu, ide ini kena sasaran :). Sejatinya istilah Tangan Di Atas hanya berhenti di situ, tidak di lanjutkan dengan istilah lain.

  3. Saya sependapat dengan murobbisukses, sepertinya kurang tepat saja dengan istilah TDB..mungkin dengan istilah lain yang “tidak menyakiti”. just sharing.

  4. rini genas berkata:

    Bagaimana caranya saya bisa bergabung di komunitas TDA, saat ini saya sedang merintis usaha/bisnis sambil bekerja.

  5. Assalamualaikum
    Bang Roni

    Saya dari Pademangan Barat…awalnya mengenal blog ini saya sangat antusias. kiat apa seh bang yang mendasari untuk memulai usaha…karena saya ingin sekali mencoba untuk menjelajahi dunia bisnis agar bisa buat “tambah” biaya hidup..;))

    Wassalam,

    Haris Fadillah

  6. Meidi berkata:

    Salam Pak Roni,

    Saya tergolong orang baru yang mengetahui ttg TDA, dan saya sangat tertarik dengan komunitas ini, kapan kira-kira diadakan forum or workshop or pertemuan TDA…sehingga saya bisa lebih mengenal ttg TDA?
    sekian dan terima kasih.

    Salam,

    Meidi – Jaktim.

  7. Kang Roni Yth.
    Assalamu’alaikum war wab.
    Saya punya usaha kecil. Produsen matrass dari serat sabut kelapa (sebutret). Hasilnya lumayan, tapi ingin lebih banyak lagi, karena semuanya saya jadikan biaya pendidikan anak dari keluarga tak mampu (dhuafa). Tahun 2003, 18 anak, tapi kini ada 200 anak siswa SMP Anak Soleh/santri PP Nurusholihin/pengrajin sebutret di Yayasan AN-NUR (boarding school) yang saya dirikan, dengan menerapkan integralisasi kurikulum umum, kepesantrenan dan wirausaha. Saya berharap dapat mengasilkan anak soleh yang bisa mengoptimalkan kemampuan fikir, dzikir dan kasbi.
    Saya berharap melalui aKomunitas TDA itu BISA!
    Wass. w.w.

  8. Kang Roni Yth.
    Assalamu’alaikum war wab.
    Saya punya usaha kecil. Produsen matrass dari serat sabut kelapa (sebutret). Hasilnya lumayan, tapi ingin lebih banyak lagi, karena semuanya saya jadikan biaya pendidikan anak dari keluarga tak mampu (dhuafa). Tahun 2003, 18 anak, tapi kini ada 200 anak siswa SMP Anak Soleh/santri PP Nurusholihin/pengrajin sebutret di Yayasan AN-NUR (boarding school) yang saya dirikan, dengan menerapkan integralisasi kurikulum umum, kepesantrenan dan wirausaha. Saya berharap dapat mengasilkan anak soleh yang bisa mengoptimalkan kemampuan fikir, dzikir dan kasbi.
    Saya berharap melalui Komunitas TDA itu BISA!
    Wass. w.w.

  9. dicky pane berkata:

    Assalamualaikum,
    Saya sudah gabung dengan TDA awal bulan ini tapi smp skrg saya baru baca-baca terus. Bgm ya pak supaya saya bisa tatap muka dan belajar langsung. Bagaimana cara ikut kegiatan TDA/ Saya ingin sekali bisa membuat website untuk memasarkan produk,

  10. satori berkata:

    assalamu’alaikum wr wb.

    pa roni, apa syarat untuk menjadi anggota TDA, saya baru merintis bisnis sambilan menjual baju sekolah dari SD s.d SMA. komunitas seperti ini sangat membantu dalam mengembangkan bisnis saya, berkaitan keilmuan bisnis dan penguasaan prodak serta tempat/ grosir yang tepat.
    Atas perhatian dan kerjasama yang sangat baik saya ucapkan terima kasih.

    Wassalaualaikum Wr WB
    Satori,spd

  11. Alhamdulillah saya sudah ikut gabung TDA. Meski masih jadi member pasif di milis, tapi di mastermind TDA saya banyak mendapat manfaat untuk kemajuan usaha. Dan berbagi dengan teman2 yg lain.
    Meskipun belum terjun 100% jadi TDA, insyaAlloh selalu jadi mimpi untuk cepat 100% TDA

  12. joe berkata:

    wah komunitas TDA mulia sekali
    sama hampir sama dengan tujuan sekolah bisnis gratis USB di bandung
    yang mana ingin menciptakan para pengusaha2 bermental positif,
    oh iya untuk bulan agustus telah dibuka pendaftaran baru USB, bagi yang minat
    silahkan sms ke 0857592989941
    makasih

  13. kebetulan saya di TDA KorWil Malang, dibina oleh Pak Donny Kris, dahsyat, saya makin mantap memilih jalan sebagai wirausaha, banyak rekan yang dukung, banyak jalan ditemukan, banyak kemudahan menghampiri, semoga semakin barmanfaat, dan bersama menebar rahmat, sungkem buat Pak Roni, meski baru sepisan berjumpa di Balai Kartini.

  14. Ping-balik: Jangan Terlalu Banyak Berpikir .. | ichsanmufti.com

  15. susanto heri berkata:

    Assalamu’alaikum . Wr.wb

    saya mau gabung di TDA, selain untuk mengembangkan wirausaha juga untuk menambah wawasan silaturrahmi dalam pergaulan.

    untuk itu saya mau tanya klu posisi TDA untuk seputar tanah abang ada tidak…..?
    makasih atas info dan feedbacknya

    Wassalam
    anto

  16. Kasman berkata:

    Assalamualaikum pak Roni,

    Bisakah jadi agen busana muslim bapak? karena saya ingin belajar jadi pengusaha…
    untuk usaha sendiri modal belum ada…

  17. Papa Khansa berkata:

    Dear pa Rony,

    Ass Wr Wb,
    Saya baru mendaftar diTDA ,saat ini saya masih sebagai karyawan padahal saya ingin sekali menjadi wiraswasta, yang jadi persoalannya saya belum tau juga usaha apa yang bisa dijalankan. yang terjadi semakin saya pikirkan malahan semakin buntu pikiran saya.
    mohon saran dari pa roni dan rekan2 TDA?
    wasallam Wr Wb.
    wawan

  18. salam kenal pak Roni.
    Saya tertarik dengan TDA setelah ngikuti salah satu seminarnya beberapa waktu yang lalu tentang ngeblog.
    Mohon bimbingannya dalam hal bisnis berbisnis pak. saya masih belajar ni :)

  19. Rian berkata:

    Assalamu alaikum pak Roni, kami tertarik untuk penjualan online…gimana caranya…udah memulai via fb, tapi kok kurang kena…ya…masih berusaha menjadi TDA, tapi belum maksimal rasanya untuk biaya hidup, karena memang sambil bekerja

  20. oenoen berkata:

    salut buat TDA, intinya kita harus bisa sedekah produktif karena masih banyak yang harus kita tolong walaupun bisa jadi kita juga membutuhkan pertolongan lainnya juga

  21. Tandjung berkata:

    Assalamualaikum Bang Rony,bolehkah kita bergabung di Komunitas TDA, sementara kita masih boleh dibilang pas-pasan. Dimana kantor TDA Bang di Jakarta? semoga keberkahan dan kelimpahan rejeki bagi orang-orang yang ikhlas, Amin YRA

  22. cholis berkata:

    السلام عليكم…

    Bagi temen2 TDA yang membutuhkan tanah untuk usaha offline/ untuk tempat tinggal. tempatnya sangat strategis, dipinggir jalan raya… ukuran 461 m2, alamat : Gudang Baru, Rt: 1 Rw: 5, Ciganjur, Jagakarsa…Jakarta Selatan..
    bagi yang berminat bisa hubungi nomer ini: 081908707106

    و عليكم السلام

  23. Guntur berkata:

    Asslm Wr. Wb.
    salam kenal pak Rony, saya Guntur dari Solo,apa ada komunitas TDA di Solo/Surakarta?
    Sejak STM dulu saya ingin sekali bisa membuka lapangan pekerjaan untuk membantu teman2x yang msh menganggur…
    mohon info pak…
    Terima Kasih

  24. Rifky Zulkarnaen berkata:

    salam kenal Pak Badroni
    saya mahasiswa dan telah mendirikan JongLeader School International yang bergerak di pendidikan kepemimpinan untuk pemuda (SLTP hingga mahasiswa)
    ijinkan saya untuk bergabung dengan dengan TDA untuk bisa bersilaturahmi dan belajar banyak dari TDA
    saya mendapat informasi mengenai TDA dan direkomendasikan untuk bergabung dengan TDA oleh Bapak Samurai, Surabaya.
    Dengan semangat belajar dan berusaha mampu berkontribusi untuk TDA, semoga berkenan menerima saya sebagai anggota komunitas TDA.

  25. pak rony yang gemar berbagi,,
    saya sudah bergabung dengan tda lewat website,
    tapi saya belum menemukan atau diundang untuk menghadiri acara2 seminar

    padahal acara2 itu sangat kami harapkan,,,
    mungkin ada baiknya, ada layanan auto sms untuk mengundang member tda,,

    juur sampai sekarang saya tidak pernah tahu jadwal kegiatan tda yang jelas.. mohon berbagi :D

  26. Tanu berkata:

    Salam kenal bang Roni.. Trims ya dgn adanya Blog ini, jd bisa berkomunikasi dgn berbagi dlm pengetahuan. Skalian aja nih bang saya mo sdikit tanya….. Kiat2 memulai usaha sendiri, dlm hal keberanian memuali suatu usaha dan kiat memasarkanya…? Demikian Wasallam.

  27. miranda nasuton berkata:

    pak roni,pekerjaan sy skrg jualan snack ke warung2/toko2 secara grosir(freelance). modalnya kecil,jadi hasilnyapun nampaknya menyesuaikan. dapat sehari habis sehari. jadinya pusiing (mana byk kebutuhan lg n cita2 yg hrs dikejar), apalagi klo pas libur..sehari,2hr..waaah…tambah pusiing!

    skrg sy sdh daftar member tda n pgn gabung di kmb.krn sdh lama sy ingin sekali punya usaha yg bs berkembang dan bs dibanggakan.

    tp ternyata, gabung di kmb hrs py usah dulu ya??? sy sih bs2 saja membuat perencanaan, tp jujur… saat ini keuangan sy sdg minus, jd tdk py modal untuk mendirikan usaha dulu.

    jd g bs y gabung ke kmb kalo kita belum punya usaha?? tidak bisa ya kalo kita gabung kmb dulu baru py usaha kemudian????

    trimz pak roni atas jawabanya

  28. Bambang berkata:

    Mas. Bgaimana cr mndpt pinjaman modal 50 jt.saya dn teman ingin bisnis budidaya udang di lombok. Hp.081335506930

  29. Ass.Wwb.Pak Roni,Syukur Alhamdulillah saya dapat menemukan site ini yang mungkin dapat memberikan harapan untuk bisa saya bangkit kembali sebagai enterpreuner.Awalnya saya sedang googling mencari komunitas pasar tanah abang dengan maksud memasarkan kios/ruko di pusat grosir Metro Cipulir yg dlm tahap pembangunan,yang akhirnya saya dibawa ke situs situs Bpk Roni.Selain keuntungan finansial dan silaturahim dalam menjual Kios/ruko sya berharap dapat menabung.yg nantinya akan sya gunakan untuk berwirausaha kembali,pada saat kondisi skrg ini tak mungkin buat saya mencari sumber dana lain selain saya dapat menjual kios/ruko di pusat grosir Metro Cipulir sebagai salesman.dahulu saya berdagang minyak pelumas di kramat jati dan komputer & asesoris di kemanggisan.karena sesuatu hal usaha sya pailit.Saya berharap jika saya bergabung dengan TDA sya bisa mendapatkan inspirasi untuk bangkit kembali.Saya merasa dekat dan sudah kenal dengan Bpk.Roni padahal sya baru tahu sekarang(saat surat ini di tulis) mungkin ini di karenakan tempat Bpk kuliah dan berdagang dahulu dan sekarang dekat dengan tanah kelahiran saya Petamburan Tanah Abang.
    Wss.w.w

    Kum Kum

  30. YOPIE nauval berkata:

    Salam sukses kang roni. Baru hari ini saya mengunjungi situs ini berikut follow @tangandiatas, yang saya ingin tanyakan dengan cara apa saja TDA membantu anggota milis nya, saya baru merintis usaha di bidang Percetakan, dan baru berjalan sejak April 2010 selepas saya resign sebagai karyawan, adakah bantuan yang bisa dilakukan TDA untuk memasarkan Usaha Percetakan saya (CV SAYgraphicouz – yang selama ini saya hanya tau percetakan adalah usaha yang diam di tempat) namun saya enggan mengikuti trend demikian, usaha melalui sosmed tidak menemui sarasan, jadi adakah TDA dapat membantu usaha saya.

    regard,

    YOPIE nauval

  31. bobby berkata:

    assalamualaikum,

    salam kenal,

    nama saya Carlos Antonio, tapi panggil saja bobby, saya mendengar TDA dr kawan saya sesama mahasiswa MM di univ. Asyafiah. senang sekali mendengar ada nya komunitas seperti TDA, yg begitu Mulia tujuannya.

    saya saat ini membuka tempat kursus bahasa inggris di daerah tebet, berharap sekali jika bisa mendapatkan teman sharing dan kopi darat terutama dari para ahli. karena pengalaman saya belom banyak tetapi dari kecil saya ingin sekali jadi wirausaha.

    semoga mas roni bisa membantu

  32. nev berkata:

    Maaf mau tanya, jadwal pengajian bulanan yang di depok kapan ya ? saya ingin sekali gabung, apakah waktunya saat wiken? dan alamatnya dimana ya? terima kasih banyak

  33. Ibrahim berkata:

    komuntas semacam ini sangat positif, apalagi dalam menghadapi ASEAN Free Trade Th.2015. kami tertarik untuk ikut bergabung mas. Tx

  34. Dyan berkata:

    Pak saya ada rencana Proyek yang sangat potensial untuk dikerjasamakan dengan TDA. Proyek ini semua konsep dan metode adalah ciptaan sy pribadi yang akan sy urus HKI dan Paten.Kemana sy harus mengkomunikasikan. Karena ide baru, sy sangat berterimakasih apabila sy berkomunikasi terlebih dulu dengan pihak menejemen pusat

  35. rinto - Radar TV berkata:

    ingin mengajak dan mensosialisasikan komunitas ini kepada permisa Radar TV yg tersebar di wilayah jabodetabek..melalui acara tv Horas Bangsobatak….untuk lebih jelas,hubungi saya di 081218319183,atau info nomor kontak yg bisa saya hubungi.terimakasih,saya tunggu

  36. Assalamulaikum salam kenal semuanya,mohon bimbingannya,saya sedang merintis usaha jualan baju di kampung halaman.ikut TDA karena ingin punya banyak rekan sesama pebisnis.

  37. Enda berkata:

    selamat siang mas Rony mohon penjelasan. 2 hari lalu saya joint group TDAjaksel selese step by step. Tapiii…tiap kali saya ingin sig in mengunakan membership saya tdk prnh bisa..pada halaman selalu tertulis ” your membership is awating approval the group owner “. So berapa harikah kita menunggu untuk bisa diterima join groups.? Dan apabila saya ingin bergabung ke KOMPA TDA apakah harus yang sudah punya usaha/action ngelapak.?
    Terimakasih mas Rony mohon pejelasannya.

  38. mujib ahmad berkata:

    pak…saya panitia islamic book fair..mw nawarin beberapa kerjasama dng TDA kl berkenan..dmn sy bs menghubungi ya?
    terdekat di solo, purwokerto, semarang, jatinangor bandung. 087839629297

  39. Susan berkata:

    Bgmn cara bergabung dg komunitas entrepreneur atau tda tsb, apakah ada pelatihan khusus dsbnya? Saya berencana ingin memulai membuka usaha kecil2an
    Tks.
    Susan

  40. Prita Rusanti berkata:

    Saya dan suami sudah memulai usaha pangkalan gas elpiji. Kami sangat ingin usaha kami bisa berkembang dan bisa menjadi bagian dari TDA karena usaha ini semuanya masih kami tangani sendiri karena modal yg sgt sangat pas-pasan. Apakah dengan bergabung di TDA ada kawan2 yang bisa membantu memberikan solusi agar usaha kami bisa berkembang ?

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s