Business, Mindset

Berpikir dan Bertindak Abnormal

Berita yang dominan belakangan ini adalah soal melambatnya pertumbuhan ekonomi dan berbagai fenomena yang mengikutinya.

Rakyat mengeluh karena naiknya harga-harga. Pengusaha mengeluh karena turunnya omzet. Tak sedikit yang menyalahkan keadaan dan pemimpinnya.

Kita tidak tahu persis apa yang terjadi sesungguhnya. 

Yang jelas, perlu cara pandang dan cara bertindak tertentu dalam menyikapi hal ini.

Bagi pengusaha, mengeluh saja tentu tidak menyelesaikan masalah. Mereka sebagai orang kreatif dan punya seribu akal harus bisa berkelit dari lubang kesulitan ini.

Di balik semua itu, saya melihat ada segelintir pengusaha yang punya pemikiran dan tindakan yang abnormal atau out of the box. Mereka melakukan terobosan dan diperbincangkan di mana-mana.

Ambil contoh fenomena Gojek yang lagi ramai ini. Di mana-mana kita lihat pengemudi ojek berjaket dan helm hijau lalu lalang. Mereka sibuk melayani pelanggan. Sementara para pengojek tradisional kebanyakan hanya duduk-duduk di pangkalan menunggu penumpang yang sebagian telah beralih ke Gojek.

Artinya, di tengah kesulitan ada pihak yang dengan cermat membaca peluang dan bertindak di luar kebiasaan. Mungkin terinspirasi oleh sukses dari Uber Taksi, founder Gojek ini membuat modifikasi Uber versi motor dan sukses.

Saya pikir orang seperti Nadiem Makarim pendiri Gojek ini tidak sedikit jumlahnya. Mereka tidak hanya bengong dan mengeluhkan pelambatan ekonomi, tapi berpikir sebaliknya. Mereka terus bertanya, apa peluang yang lahir dari masalah masyarakat saat ini? Apa solusi yang bisa saya berikan terhadap masalah itu? Apa produk dan layanan yang dibutuhkan oleh masyarakat di saat kondisi seperti ini?

Standar