Life, Minimalism

Clean As You Go (2)

Menyambung tulisan beberapa waktu lalu.

Saya mencoba terus mempraktekkan “clean as you go”. Ada dampak menarik saya temui.

Misalnya di meja yang selalu saya bersihkan setiap kali beranjak darinya. Selama beberapa hari meja itu bersih dari apa pun.

Kemudian saya tes di meja lain saya taruh beberapa barang, tak lama kemudian barang lain pun ikut nimbrung di sana.

Kesimpulan saya, perilaku itu menular.

Misalnya, ketika satu tembok bersih, tak ada yang berani mengotorinya. Tiba-tiba ada yang mencoret grafiti di sana dan tak lama kemudian grafiti lain pun menyusul.

Saya pernah menonton dokumenter tentang pemerintah kota Paris yang punya unit khusus pembersih grafiti. Begitu ada laporan satu grafiti saja di lokasi tertentu, tim itu langsung turun membersihkannya. Ini mungkin untuk mencegah pelaku lain untuk mengikutinya.

Coba perhatikan motor-motor yang melawan arus lalu lintas, biasanya ada 1 pemotor yang memulainya dan menginspirasi yang lain melakukan hal yang sama. Pelanggar jalur busway pun demikian. Chaos jadinya. Dan tidak ada tindakan tegas dan membuat jera yang konsisten dilakukan. Di Guangzhou kabarnya pelanggar busway dicabut SIMnya.

Perilaku itu menular. Perilaku buruk menular lebih parah.

Tanah kosong yang dibiarkan, lama-lama memancing orang membuang sampah. Pembuang sampah lain pun mengikuti dan akhirnya terjadi penumpukan menahun dan sulit dibersihkan.

Perbuatan korupsi juga saya yakin mulainya seperti ini. Ada satu pelaku yang dibiarkan, kemudian menularkan kepada yang lain dan akhirnya jadi berjamaah dan masif. Bahkan saking masifnya, mereka bisa mempengaruhi hukum dan politik.

Saya pernah baca, ada namanya teori Broken Window. Katanya, maling itu beraksi di rumah-rumah yang salah satu cirinya adalah ada jendela kaca yang rusak dan tidak dibetulkan. Jendela yang dibiarkan itu tandanya pemilik rumah tidak memperhatikan atau merawat rumahnya dengan telaten. Atau rumah itu sering ditinggal. Ciri lain juga bisa seperti lampu mati yang tidak diganti, halaman yang tidak disapu dan sebagainya.

Standar