Kisah Sukses Alfi, Another Young Rising Star

Menurut saya kisah sukses dari Alfi ini cukup menarik untuk disimak. Dia termasuk pelaku bisnis yang menggunakan ilmu street smart, bukan dari buku. Bahkan, kuliahnya pun tidak tamat (ciri-ciri orang sukses?).

Bagi teman-teman TDA alumni Talkshow I bulan Januari 2006 lalu mungkin pernah bertemu dengannya. Sosoknya begitu sederhana. Cuma pakai kaos, celana jeans, sendal jepit dan tas ransel. Tidak ada yang menyangka dia adalah seorang miliarder muda.

Alfi Hendry Sy, seusia dengan saya. Usia saya lebih muda beberapa bulan saja. Tapi, saya memanggilnya Mak Etek (bahasa Minang) atau paman. Kalau di Jawa, istilahnya Pak Lik, ya? Ibunya adalah adik dari nenek saya. Karena nenek saya sudah meninggal, maka ibu dari Alfi ini menjadi pengganti nenek saya.

Menjelang puasa kemarin kami sekeluarga bersilaturahmi ke nenek yang kebetulan sedang berada di rumah Alfi. Saya agak kaget juga. Kok ada mobil van Mercy Viano nongkrong di garasinya. Alfi juga bercerita bahwa dia sekeluarga baru saja pulang dari keliling Eropa. Wow, hari gini beli Mercy dan keliling Eropa! Paman saya ini sudah jadi miliarder nih, batin saya. Lucunya, banyak yang tidak yakin bahwa dialah pemilik mobil itu. Di tempat pencucian mobil dia suka ditanya, “Bossnya kerjanya apa mas?” Jadi, dia malah disangka sopir. “Buat apa sih beli mobil gede begini?”, tanya saya penasaran. “Ya buat antar sekolah Sultan sekolah ,” jawabnya enteng. Sultan adalah putra pertamanya yang baru masuk sekolah play group.

Semasa kuliah, Alfi berbisnis sesuai dengan hobinya sebagai pencinta alam. Dia menjual perlengkapan pencinta alam (outdoor equipment). Tandike adalah nama tokonya yang berlokasi di sebuah toko sewaan yang sempit di bilangan Cempaka Putih itu. Sekarang jumlah tokonya mungkin sudah mencapai 10-an dengan pusatnya di perempatan lampu merah Seskoal, Cipulir. Saat ini Tandike adalah salah satu sumber outdoor equipment dan safety equipment paling disegani di Indonesia. Perusahaannya banyak mensponsori kegiatan-kegiatan pencinta alam seperti Wanadri dan acara Jejak Petualang di TV 7. Dia bahkan sudah mengimpor langsung produk dari pabrik-pabrik di Eropa dan Amerika. Pak Ferry Iskandar (www.thetrekkers.com), salah satu member TDA di Yogya adalah salah satu distributornya.

Menurut saya, salah satu keunggulan Alfi adalah dia jago strategi, jago berhitung dan nyali yang besar. Saya terkagum-kagum dengan kepiawaiannya untuk mengimpor langsung produknya dari pabrik di Eropa, melangkahi importir di Indonesia dan agen regional di Singapura. Padahal sistem keagenan di Singapura itu sulit di tembus. Pabrik-pabrik di Eropa pasti selalu merujuk ke agen di Singapura untuk pemasaran di wilayah Asia Tenggara. Tapi, Alfi mampu menembusnya. Tidak hanya satu, tapi banyak pabrik di Amerika, Perancis, Jerman, Spanyol dan sebagainya.

Di awal merintis import ini dia mengaku deg-degan juga. Tiap malam gak bisa tidur, katanya. Bayangkan, dia sudah transfer uang lebih dari Rp. 1 miliar dan barangnya belum datang-datang juga sampai 3 bulanan. Hebatnya, dia tidak kenal dengan orang yang di Eropa itu. Hanya berdasarkan keyakinan dari website dan email saja. Nyalinya besar juga. High risk taker.

Mulanya Alfi sudah mengontak perusahaan-perusahaan itu beberapa kali, tapi selalu ditolak entah kenapa. Mungkin terinspirasi oleh sukses bisnis saya melalui website www.manetvision.com, Alfi kemudian mengikuti jejak saya. Melalui Pak Iim Rusyamsi, jadilah website www.tandike.com. Tidak lama setelah punya website, perusahaan-perusahaan di Eropa itu memberikan respon yang positif. Dengan adanya website itu rupanya kredibilitas perusahaannya jadi naik.

Satu lagi kepiawaiannya adalah dalam strategi berhubungan dengan pihak supplier. Awalnya dia adalah distributor dari tas merek Eiger. Lama kelamaan posisinya semakin kuat dan bahkan bisa menekan pihak Eiger untuk melakukan barter dengannya. Caranya, dia melobi pihak Eiger untuk mengambil bahan mentah impor darinya untuk tas yang akan diproduksi. Jadi, keuntungan Alfi jadi dobel. Satu dari penjualan tas, satunya lagi dari keuntungan penjualan bahan mentah ke Eiger. Very brilliant!

Beberapa tahun lalu, di bulan puasa, stok seluruh produk Eiger di Jakarta mengalami kekosongan. Kenapa? Karena semua stok untuk Jakarta sudah diborong oleh Alfi. Akhirnya, terpaksa seluruh outlet di Jakarta membeli kepadanya. Ha ha ha, what a strategy! Ini teorinya nggak ada di buku nih.

Alfi adalah juga seorang yang ringan tangan alias TDA. Beberapa keluarga telah dibantunya. Ada yang diberi modal usaha, ada yang dikontrakkan rumah dan sebagainya. Beberapa waktu lalu, bersama dengan saya, kami membiayai keluarga yang sakit untuk berobat ke Malaysia. Saya punya ide yang akan saya tawarkan kepadanya, yaitu bagaimana caranya meningkatkan perekonomian sanak keluarga melalui pengumpulan zakat, infaq dan shodaqoh dari keluarga lain yang perekonomiannya sudah mapan. Selama ini penyalurannya masih sporadis dan tidak produktif. Itu yang ingin saya ubah, bersama Alfi.

Saya dan Alfi berhubungan akrab sejak kecil sampai sekarang. Kami sering bertukar pikiran dan wawasan bisnis termasuk saling bersinergi. Kemarin, Alfi menelpon saya dan melontarkan ide untuk pulang kampung bersama lebaran nanti. Kalau bisa seluruh keluarga besar kumpul di kampung kami, Bukittinggi. Dia akan kontak sanak famili yang di Jakarta, Jambi, Bengkulu, Bandung dan Malaysia untuk turut serta. Untuk keluarga di Jakarta dia mengusulkan untuk mencarter bis atau pesawat saja. Dia sudah kontak dengan Garuda. Carter pesawat? Boleh aja, asal dia yang sponsorin. He he he… Saya sendiri belum meng-iyakan. Karena keluarga kami sedang menunggu kelahiran putra dari adik bungsu saya dan saya pun berencana berlebaran di Palembang, di tempat mertua.

Demikian sharing cerita saya. Semoga bermanfaat dan menginspirasi. Bila ada yang berminat, insya Allah Alfi bisa saya ajak untuk sharing ilmu dan pengalaman bisnis dengan teman-teman TDA. Mungkin juga nanti bisa terjadi kemitraan dengan member TDA.

5 pemikiran pada “Kisah Sukses Alfi, Another Young Rising Star

  1. Menarik membaca pengalaman bapak alfi semoga saya bisa menyusul kesuksesan nya menjadi semangat membuka usaha

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s