Bersedekah Lewat Blog

.flickr-photo { }.flickr-frame { float: left; text-align: center; margin-right: 15px; margin-bottom: 15px; }.flickr-caption { font-size: 0.8em; margin-top: 0px; }

Bersedekah Lewat Blog
Bersedekah Lewat Blog,
originally uploaded by roniyuzirman.

Kenapa dikatakan bersedekah? Ya, soalnya tulisan-tulisan di blog itu bisa saja menginspirasi atau memprovokasi pembacanya untuk melakukan sesuatu yang positif. Bersedekah itu kan nggak harus dengan uang. Ilmu dan pengalaman itu pun bisa kita sedekahkan dan insya Allah nggak ada habisnya dan bermanfaat bagi orang lain, meskipun pengalaman atau ilmu yang sederhana dan sepele sekali pun.

Robert Kiyosaki sering bilang istilah passive income, tapi dia lupa ada yang lain, yaitu pahala pasif yang dampaknya dunia akhirat. Maksud pahala pasif adalah pahala yang kita peroleh dari Allah karena sudah berbagi pengalaman, informasi atau ilmu kepada orang lain. Medianya? Melalui blog adalah salah satunya.

Tidak semua orang pintar bicara di depan umum, termasuk saya. Kalau bicara, saya biasanya belepotan dan sering ngelantur. Saya lebih suka menuliskan pikiran-pikiran saya. Alhamdulillah, sekarang ada media blog ini. Melalui media blog ini telah mampu membuat banyak perubahan di dunia. Di Singapura, pernah ada seorang pejabat publik terpaksa mengundurkan diri karena dikritik oleh para blogger. Informasi akurat dan terkini mengenai perang di Libanon, Palestina atau gempa di Yogyakarta lebih banyak yang berasal dari blog, sehingga CNN dan BBC sering kehilangan muka karena ketinggalan berita.

Saya gemar membaca blog. Beberapa blog terkenal sering saya kunjungi seperti milik Priyadi, Budi Rahardjo, Enda Nasution dan lain-lain. Kebanyakan blogger di Indonesia adalah orang-orang IT. Jadi banyak tulisannya seputar IT dan hal lain yang bukan bidang saya. Saya belum puas dengan blog-blog itu. Minat saya adalah blog bisnis dan kewirausahaan yang masih sangat jarang di Indonesia. Terpaksa saya baca blog berbahasa Inggris saja.

Nah, berhubung di TDA ini sudah mulai tumbuh budaya menulis blog bisnis, maka alangkah baiknya ini terus didorong dan dikembangkan. Ayo, Action Member TDA pada nulis blog bisnis. Sesederhana apa pun tulisannya, insya Allah akan ada manfaatnya. Jangan malu dengan hanya menuliskan pengalaman pertama buka kios di mal atau pengalaman ikut bazaar kecil. Barangkali saja ada member lain yang membaca dan terinspirasi dengannya. Contohnya, blog Pak Hadi Kuntoro, saya yakin telah banyak menginspirasi pembacanya. Padahal isinya sendiri begitu sederhana dan apa adanya.

Saya sering mengunjungi blog Pak Hadi, Pak Iim, Pak Masbukhin, Pak Yuswa, Bu Roess, Pak Yusef, Pak Eko dan lain-lain yang sudah punya blog. Saya ingin tahu apa yang dilakukan oleh teman-teman ini. Barangkali saja ada yang menginspirasi saya. Ayo, ditunggu blog member lainnya. Pak Agus, Pak Hasan, Pak Budi, Mbak Yulia, Mbak Febby, dll saya yakin punya cerita-cerita menarik untuk dibagikan. Tulisan-tulisan menarik di milis ini sayang kalau terbuang begitu saja. Blog adalah sebagai arsipnya, sehingga mudah untuk ditelusuri kembali. Sebagai referensi panduan menulis sederhana, saya rekomendasikan buku berjudul Mengikat Makna Sehari-hari, penulis Hernowo, penerbit MLC (Mizan). Karena buku ini saya “memaksakan” diri untuk menulis setiap hari.

Nanti kalau sudah aktif semua, mungkin bisa kita kumpulkan menjadi TDA Blogger Community yang isinya adalah blog-blog bisnis dari para Action Membernya. Insya Allah ini akan bermanfaat bagi para calon TDA berikutnya. Sejarah berdirinya TDA sendiri adalah berawal dari blog saya. Rupanya banyak pembaca yang terinspirasi setelah membacanya. Nah, seandainya ada 10, 20 , 50 atau 100 blog member TDA yang seperti ini, subhanallah, berapa banyak yang akhirnya terinspirasi dan ingin menjadi TDA juga. Ini akan jadi gelombang bola salju yang super duper dahsyat!

Ingat, kata-kata Pak Eko: Anda tidak perlu hebat untuk memulai, tapi anda harus memulai untuk menjadi hebat.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s