Business

Peluang Pemasaran di Internet

Semut di seberang lautan jelas kelihatan, gajah di pelupuk mata tidak kelihatan.

Pepatah ini mungkin pas buat saya saat ini.

Kenapa?

Ya, saya banyak terkagum melihat bisnis orang lain, mengenai potensi peluangnya.

Padahal, di dekat saya sendiri, ada peluang bisnis yang berpotensi untuk dibesarkan agak luput dari perhatian saya.

Bisnis itu adalah milik adik saya, Ihsan.

Kenapa? Ya, karena saya melihat adik saya sehari-harinya terlihat begitu santai (mungkin meniru saya ya?).

Jam 10 pagi masih main dengan anaknya di rumah. Kadang seharian pun masih di rumah. Tapi bisnisnya jalan terus.

Saya pun berkesimpulan, bisnisnya sudah stabil. Bahkan di waktu luangnya pun ia bisa mengembangkan bisnis lain di bidang makanan.

Memang, sejak sebelum lulus kuliah dia telah aktif berbisnis. Bahkan uang kuliahnya di Fakultas Ekonomis Univ. Pancasila sudah dibayarnya sendiri sejak semester ketiga. Ini luar biasa, mengingat saya sendiri masih dibiayai orang tua sampai lulus. Bahkan dimodali pula untuk berbisnis.

Yang terjadi di adik saya adalah kebalikannya. Soal kemandirian, saya banyak belajar dari adik bungsu saya yang begitu tegar dan tidak manja ini.

Saat masih kuliah dia sudah mulai berbisnis garment kaos yang dimulainya dengan modal sangat sedikit. Cuma Rp. 8,75 juta saja! Uang itu kemudian diputarnya sampai omset ratusan juta per bulannya.

Memang, saat itu momentumnya tepat, yaitu lagi booming kaos bertema Islami. Tidak lama setelah itu dia juga meraup keuntungan tidak sedikit dari pembuatan kaos Partai Keadilan Sejahtera (PKS), di mana ia selama ini aktif di dalamnya.

Saat itu, para petinggi partai seperti Hidayat Nurwahid, Zulkiflimansyah dan sebagainya banyak memakai kaos produksinya, karena secara kualitas dan disain memang lebih bagus dibandingkan kaos kebanyakan.

Saya sendiri menggunakannya karena memang beda dibandingkan yang lain. Bahannya bagus, disainnya menarik, tidak pasaran. Harganya pun lebih mahal sih. Mana ada kaos partai yang bisa laku dijual di atas Rp. 20.000? Biasanya kan digratiskan.

Saat ini bisnisnya telah merampah ke dunia kaos promosi. Segment market ini juga ternyata punya potensi tidak main-main.

Beberapa perusahaan besar telah menjadi kliennya, di antaranya PT. Sharp, PT. Asuransi Allianz, PT. Indosat, PT. Multikon, Komnas HAM, Reuters, ESQ Leadership Center, Majalah Ummi, Majalah Tarbawi, Majalah Sabili dan sebagainya.

Melihat jajaran “happy customers” yang telah berhasil diraihnya, saya kagum juga. Hal ini tentunya bisa diraih dengan tidak gampang. Perlu upaya serius dan konsisten dalam meraih dan membina hubungan dengan para pelanggan perusahaan seperti ini.

Saya juga melihat bahwa peluang yang bisa diraihnya juga masih terbuka lebar. Media promosi secara online misalnya. Hal ini perlu mulai diliriknya sebagai sarana mendapatkan klien yang lebih banyak.

Beberapa perusahaan sejenis juga saya lihat telah banyak melakukannya dan sukses.

Memang, salah satu kelemahan adik saya adalah belum sadar betul dengan potensi pemasaran lewat internet, meskipun saya sendiri telah membuktikannya.

Pemasaran melalui jaringan pertemanan dan hubungan baik dengan para klien memang terbukti ampuh juga. Tapi, pemasaran melalui internet juga bukanlah hal yang bisa dianggap remeh.

Kemarin, saya mengajaknya membuka wawasan mengenai peluang di internet ini. Dia pun mengamini. Mungkin saya perlu membantunya untuk memulai.

Salam FUUUNtastic!

Wassalam,

Roni,
Owner, Manet Busana Muslim.

NB – Bagi yang berminat memesan kaos promosi untuk perusahaannya, silakan kontak Ihsan di 021 7094 6040, 0813 103 20 240.

Iklan
Standar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s