Books and Learning, Life, Motivasi

Terpesona Andrea Hirata

Maaf, tulisan mengenai peluang yang saya tawarkan kemarin saya pending dulu kelanjutannya. Soalnya, ada topik yang lebih penting ketimbang “uang” menurut saya. Yaitu, mengenai pendidikan atau investasi dari leher ke atas, mengenai mengejar impian dan mengenai pencarian jadi diri.

Semua itu terangkum dalam 3 novel Andrea Hirata yang baru saja saya tamatkan tadi pagi: Laskar Pelangi, Sang Pemimpi dan Edensor.

Novel tetralogi ini begitu memikat dan memesona saya. Bahkan dua novel terakhir saya selesaikan dalam waktu dua hari saja. Edensor saya baca mulai dari tadi malam jam 22 dan tamat tadi pagi jam 9. Ketiga novel itu tak pelak, telah menginspirasi saya. Membuat saya berpikir, merenung dalam-dalam.

Buku itu saya bawa ke mana-mana dan saya baca setiap ada kesempatan. Di ruang baca, di ruang tunggu klinik ginekologi istri saya, sambil menunggu datangnya pesanan di restoran, sambil menunggu istri belanja di Carrefour. Di mana-mana…

Buku itu membuat saya seperti orang gila; tertawa sendiri membaca kalimat-kalimat lucu yang naif namun memikat. Kadang saya merenung dan berpikir dalam-dalam. Di akhir cerita Laskar Pelangi, kerongkongan saya tercekat, kaget mendapati nasib sebagian anggota Laskar Pelangi yang terpaksa tunduk kepada realitas hidup yang berat.

Di novel Sang Pemimpi dan Edensor, Andrea mengungkapkan kekuatan impian yang dibuktikannya sendiri bersama Arai, saudara angkatnya. Bayangkan, dua orang anak miskin papa dari Belitung ini berhasil meraih impiannya persis seperti yang diidamkan mereka selama ini: bersekolah di Universitas Sorborne, Paris dan berpetualang keliling dunia! Satu persatu impian masa kecil mereka dibukakan persis seperti impian masa kecil dulu.

Novel kedua dan ketiganya ini pun distempeli label terlaris, mengikuti novel pertama. Bahkan Sang Pemimpi mengalami cetak ulang hanya dalam waktu 10 hari saja.

Tidak banyak, sekali lagi tidak banyak buku yang begitu menyita perhatian saya tahun ini. Salah satunya adalah tetralogi Masterpiece dari Andrea Hirata ini.

Kalau saya diijinkan merekomendasikan buku apa yang wajib dibaca tahun ini, saya akan rekomendasikan novel ini.

Bacalah novel ini sebelum memutuskan pendidikan seperti apa yang terbaik untuk anak anda.

Bacalah novel ini jika anda masih ragu dengan kekuatan impian, keyakinan dan pengorbanan.

Bacalah novel ini jika anda saat ini berada di persimpangan pencarian jadi diri.

Karena itulah maka saya rela berhari-hari didominasi oleh semua ide itu yang kemudian berputar-putar di benak saya. Seperti saat menulis postingan ini…

Salam FUUNtastic!
Seize your day!

Wassalam,

Roni,
Sang Pemimpi….

Iklan
Standar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s