Books and Learning, Mindset, Motivasi

Dua Pertanyaan yang Mengubah Hidup

Anda sudah nonton film The Pursuit of Happyness yang dibintangi Will Smith?

Kalau belum, buruan deh. Kalau sudah, mungkin perlu juga baca bukunya terbitan Zenit (MQS Group) yang tengah saya baca saat ini.

Setelah membaca seri novel Laskar Pelangi, saya jadi kepincut untuk membaca lagi buku sejenis. Buku yang cerita tentang perjalanan sukses, jatuh bangun mengejar impian.

Untuk mengatasi kejenuhan membaca buku-buku bisnis dan pengembangan pribadi yang “to the point” itu, memang perlu juga diselingi dengan novel bertema sama namun dengan cerita yang memukau seperti Laskar Pelangi dan The Pursuit of Happyness yang menceritakan kisah perjuangan hidup Chris Gardner dari seorang tuna wisma menjadi multijutawan.

Tidak seperti di filmnya, buku ini mengisahkan lebih lengkap dari masa kecil Chris.

Ia lahir sungguh tidak beruntung. Ia tidak mengenal siapa ayahnya, karena ibunya memang suka gonta-ganti pasangan. Ia bersaudara 4 orang dari 3 orang ayah yang berbeda.

Sampai usia 4 tahun ia tidak mengenal ibunya. Ibunya hidup dipenjara karena perlakuan ayah tirinya.

Kesusahan dan kegetiran hidup menjadi makanan sehari-harinya sejak kecil sampai berkeluarga.

“Kapan pun aku ditanya ihwal apa sebenarnya yang sebenarnya telah memanduku sehingga bisa melewati bagian masa lalu yang paling gelap, jawabanku adalah bahwa pada saat kita mengalami keadaan-keadaan buruk tersebut kita jangan hanya berupaya mempertahankan hidup, namun sebisa mungkin kita harus tetap bergerak maju mencapai puncak sukses“, tulisnya dalam prolog bukunya.

Salah satu peristiwa yang mengubah hidupnya terjadi di awal 1980-an. Saat itu usianya 27 tahun. Peristiwa itu mempengaruhi hidupnya begitu kuat.

Saat ingin mengeluarkan mobilnya dari parkir, ia melihat sebuah pemandangan indah mempesona. Sebuah mobil Ferrari tipe 308 warna merah yang atapnya terbuka. Mobil itu tengah mencari parkir.

Ia bertekad ingin berkenalan dengan pemilik mobil itu dan menawarkan tempat parkirnya. Sebagai imbalannya, ia akan mengajukan pertanyaan kepada si pemilik Ferrari itu.

Si pemilik Ferrari menyetujui.

Pertanyaannya sederhana saja; “Apa pekerjaan anda?” dan “Bagaimana anda melakukannya?”

Bagi yang sudah menonton filmnya, tentu tahu kelanjutan dari kisahnya.

Salam FUUUNtastic!
Selamat berpuasa

Wassalam,

Roni,
Owner, Manet Busana Muslim
Founder, Komunitas TDA

NB – Simak sharing menarik dari Pak Adib Munajib, sang “Duta Besar Keliling TDA”. Luar biasa ceritanya. Patut dicontoh.

Iklan
Standar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s