Business, Life

Papa Kok Di Rumah Terus Sih?

“Papa kok di rumah terus, sih?”

“Papa kerjanya di mana sih?”

Demikian kalimat-kalimat pertanyaan kelakar dari ibu saya sambil menimang bayi kami, Vito Ramadhan.

Ya, sejak di rumah sakit sampai sekarang saya memang lebih banyak di rumah saja. Tidak ke mana-mana. Kalau pun keluar, itu pun hanya sebentar. Selebihnya saya di rumah lagi, menemani istri dan permata hati kami itu.

Bagi saya, tersedianya waktu untuk melakukan dan menjalani segala hal yang saya sukai seperti ini adalah sebuah kekayaan dan kemewahan yang tidak dimiliki oleh semua orang.

Sejak awal proses pengobatan istri saya lebih dari 2 tahun lalu pun, saya hampir selalu berada di sampingnya. Mungkin dokter dan perawat di klinik juga heran. Suaminya ibu ini kerjanya apa ya? Kok setiap datang selalu berdua? Jangan-jangan pengangguran. Hahaha….

Sejak lama saya menyadari bahwa waktu lebih berharga dari pada uang.

Salah satu contoh yang saya terapkan dalam berbisnis adalah ketika memutuskan untuk libur di hari Sabtu. Padahal, di hari Sabtu itu justru banyak pelanggan yang datang berbelanja.

Secara bisnis, memang itu merugikan. Tapi, perhitungan saya tidak seperti itu. Saya lebih memilih menikmati waktu Sabtu Minggu untuk yang non-bisnis. Waktu dengan keluarga bagi saya jauh lebih penting ketimbang cari uang.

Dalam prakteknya, memang hal ini berat dilaksanakan. Makanya, itu saya selalu berupaya mengacu kepada prinsip “first thing first”, dari Stephen Covey. Dampaknya akan dituai dalam jangka panjang, katanya menyakinkan.

Roger Hamilton mengatakan bahwa orang kaya itu lebih menghargai waktu dari pada uang. Orang kaya membeli waktu dengan uang. Bukan sebaliknya. Jangan tukarkan waktu anda dengan uang.

Lantas, apakah pilihan itu kemudian berdampak negatif terhadap pendapatan saya? Sampai sekarang saya tidak merasakan dampak itu. Alhamdulillah.

Tentu, ada “rahasia” yang saya praktekkan untuk mewujudkan hal seperti ini. Saya belajar banyak dari para mentor seperti Brad Sugars yang mengatakan bahwa “bisnis itu sebuah usaha yang menguntungkan yang berjalan tanpa kehadiran anda”. Prinsip itu saya praktekkan sampai sekarang.

Makanya, sampai sekarang saya tidak menyesal dengan pilihan ini.

Salam FUUUNtastic!

Wassalam,

Roni,
Owner, Manet Busana Muslim

NB – Simak juga cerita menarik dari Pak Adib, sang “Duta TDA” yang kali ini berkeliling di daerah Pantura.

NB 2 – Tanggal 5 lusa, insya Allah saya bersama Pak Ikhwan Sopa akan berbicara di seminar entrepreneurship yang diselenggarakan oleh LPPM.

NB 3 – Jangan lupa, nonton talkshow Laskar Pelangi di acara Kick Andy Metro TV. Acara ini akan ditayangkan pada Kamis, 4 Oktober 2007 Pukul 22.05 WIB dan ditayangkan ulang pada Minggu, 7 Oktober 2007 Pukul 15.05 WIB.

Iklan
Standar

2 thoughts on “Papa Kok Di Rumah Terus Sih?

  1. JUTAWAN INFORMASI berkata:

    Saya sangat respek dengan apa yang pak rony uraikan mengenai lakukan segala yang utama atau top priority sebagai yang pertama. Mulai dari yang sederhana saja investasi waktu bersama keluarga. Disini akan kita temukan perbedaan di mana orang yang telah sampai atau orang yang tidak pernah kemana-mana.
    Salam kenal from eko sleman

    Suka

  2. eko berkata:

    saya sangat setuju dengan pak rony. saya sangat merasakan bahwa waktu dengan keluarga dan orang-orang yang dicintai/dikasihi itu tak ternilai.

    saya baca tentang anda dan TDA di Nova ketika saya pulang ke rumah ketika off lebaran kemarin. Saya sangat tertarik dengan TDA dan built your own bussiness. Makanya saya daftar milis TDA dan mudah-mudah bisa bergabung dan cepat masuk TDA 11 Digit.Amiiin.

    Saya masih bekerja untuk mengumpulkan modal. Mudah-mudah kebebasan waktu dan finansial bisa cepat tercapai.Amiiin

    Salam Kenal

    Eko S
    Tangerang,Banten < => Duri,Riau

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s