Business

Pucuk Dicinta Ulam pun Tiba

Besok, ceritanya saya diundang jadi salah satu pembicara seminar entrepreneurship di LPPM, Menteng, Jakpus.

Terus terang, saya rada kagok juga sih. Saya tidak terbiasa bicara di depan umum. Beda dengan partner saya besok, Pak Ikhwan Sopa yang memang jagonya public speaking.

Saya memang selama ini menghindari berbicara di depan umum. Saya lebih “nyaman” memposisikan diri sebagai blogger, atau provokator bisnis saja. Tidak usah muncul, cukup ngumpet aja di kamar kerja sambil nulis blog.

Tapi ternyata nggak bisa selamanya begitu. Mau tidak mau, sekali-sekali saya juga harus bisa muncul di muka umum, mengisi seminar.

Istri saya sering mengeritik. Kalau bicara, saya itu suka muter-muter. Tidak to the point, tidak sistimatis.

Abis, di kepala saya itu banyak sekali ide, informasi. Maunya keluar sekaligus. Kalau sudah bicara, saya suka ngelantur ke mana-mana. Berbagai buku yang saya baca, informasi yang saya terima, langsung keluar seketika. Mungkin yang dengarin juga bingung ‘kali ya…

Yah, itulah kekurangan saya. Saya memang pernah berpikir untuk mencoba belajar atau mengambil kursus soal public speaking. Apalagi gurunya sudah ada di TDA ini, Pak Ikhwan. Hmm….

Sebenarnya saya lebih suka forum yang sifatnya dialog. Jadi saya tidak perlu menyiapkan kerangka makalah macem-macem. Mudah-mudahan besok seperti itu acaranya. Amanlah saya. Hehehe…

Namun, paling tidak saya mencoba mengorat-oret di kepala apa-apa yang akan saya sampaikan besok.

Awalnya, jelas saya akan ungkapkan alasan-alasan atau “why”nya kenapa seseorang itu harus menjadi entrepreneur.

Saya teringat ada data yang menyebutkan bahwa 74% orang kaya di Amerika itu berasal dari pengusaha/entrepreneur. Tapi, saya baca data itu di mana ya?

Eh, nggak taunya begitu saya sampai kantor jam 14.30 tadi, salah seorang karyawan saya mengatakan bahwa saya dititipi sebuah tabloid bisnis, namanya Microbiz!

Saya dititipi oleh wartawan tabloid tersebut yang sedianya mewawancarai saya tadi pagi. Tapi janji ini terpaksa saya batalkan karena yang bersangkutan datang terlambat, dan saya harus menemani ibu saya untuk satu keperluan.

Nah, ternyata di tabloid tersebut terpampang data yang saya butuhkan itu!

Subhanallah ya…

Percaya nggak percaya. Saya sering mengalami kejadian seperti ini. Apa-apa yang saya inginkan, tiba-tiba datang begitu saja di hadapan saya. Saya tidak mengklaim ini adalah bukti dari berlakunya law of attraction (LOA), tapi memang seperti itulah adanya.

Alhamdulillah. Ini jadi modal saya untuk bicara besok….

Salam FUUUNtastic!

Wassalam,

Roni,
Owner, Manet Busana Muslim

Iklan
Standar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s