Business

Silaturahmi Berbuah Peluang

Mau diperbanyak dan dipermudah rezekinya? Rajin-rajinlah silaturahmi.

Ya, seperti saya pernah tulis dalam postingan-postingan awal blog ini, silaturahmi memang terbukti efektif membuka pintu-pintu rezeki bagi orang-orang yang rajin melakukannya.

Hal ini dapat saya buktikan lagi dengan yang saya alami 2 hari yang lalu.

Ceritanya saya mendapat tugas mengundang sanak famili untuk hadir di acara syukuran ibu dan adik laki-laki saya yang insya Allah akan berangkat ke baitullah pertengahan Desember nanti.

Salah satu tempat yang saya kunjungi adalah toko paman saya, Alfi, yang pernah saya ceritakan di blog ini.

Seperti biasa, kami sering bertukar cerita bisnis di setiap pertemuan.

Dan seperti biasa juga, cerita dari paman saya ini selalu lebih seru dibandingkan saya. Saya lebih banyak mendengarkan, menyedot ilmu dan pengalamannya. Mendengarkan itu lebih baik dari pada berbicara.

Ia mulai dari bercerita soal tanah yang baru saja dibelinya di samping toko seluas lebih dari 1.000 meter. Itu adalah bagian dari rencananya yang ingin mendirikan pusat outdoor equipment pertama di Indonesia.

Kemudian ia bercerita tentang fokus bisnisnya saat ini yang ingin membesarkan pemasaran tas laptop yang saat ini tengah booming. Sebelumnya ia telah sukses membesarkan sebuah merek tali pengaman dan menjadi pemain terbesar di Indonesia saat ini.

Ia baru saja mengimpor dalam jumlah yang besar sebuah merek tas terkenal dari Jerman, Deuter namanya. Saat ini ia telah menjadi distributor tunggal produk ini di Indonesia. Proses untuk mendapatkan posisi ini pun tidaklah mudah. Perlu keberanian, modal dan upaya yang keras untuk meyakinkan perusahaan yang berusia 101 tahun ini.

Respon dari pasar cukup bagus, katanya. Terbukti dengan mulai tergesernya penjualan sebuah merek terkenal di Indonesia.

Pasalnya, produk ini dijual dengan strategi “value for money”. Harganya bersaing dengan harga lokal, tapi dari sisi kualitas dan disain tentu lebih baik.

Saya menyaksikan sendiri produknya memang beda.

Saya menggunakan tas sejenis produk lokal yang saya beli seharga Rp. 200 ribuan. Dibandingkan dengan merek Deuter tipe Giga yang ditawarkan dengan harga Rp. 300 ribuan, secara fisik jelas beda.

Tas milik saya lebi kecil dan hanya punya 2 pocket yang kalau saya isi dengan laptop dan buku-buku langsung penuh sesak.

Beda dengan merek Deuter ini. Ia punya 3 pocket. Satu untuk laptop dengan soft case-nya, satu pocket untuk aksesoris laptop dan satu lagi untuk buku, file dan bahkan barang perlengkapan travel sekalipun, karena saking luasnya.

Ukuran tas sendiri bisa diatur sesuai kebutuhan. Kalau muatannya sedikit, bisa diperkecil dan bisa diperbesar jika muatannya banyak. Jadi tas ini bisa buat bawa laptop sambil pulang kampung juga.

Satu lagi keunggulannya adalah dengan adanya Airstripes System, sebuah inovasi yang tidak dimiliki oleh produk lain.

Saya melihat ini adalah sebuah peluang. Pengguna laptop kini meningkat drastis. Di kantor-kantor, di mal-mal saya lihat banyak berseliweran orang yang menggunakan tas seperti ini.

Apa peluangnya buat saya? Ya, tentu saja ini menarik, karena saya memang sering berinteraksi dengan para pengguna laptop. Beberapa di antara pembaca blog ini saya yakin pasti pakai laptop.

Paman saya pun dengan terbuka memberikan peluang ini kepada saya. Ya sudah, saya samber aja. Apalagi saya tidak perlu keluar modal sedikit pun. Hehehe… Itulah salah satu manfaatnya punya saudara sukses. Nggak termasuk KKN kan?

Beberapa contoh produknya langsung saya bawa pulang, saya foto dan saya buat blognya. Untuk saat ini saya mengandalkan penjualan secara online dulu. Kalau responnya bagus, baru dibuat lebih profesional lagi.

Lantas, bagaimana dengan harganya? Ya, sama saja. Karena saya sudah buat perjanjian soal harga dan support produk dari importir tunggal produk ini.

So, bagi anda yang berminat, silakan dilihat-lihat contoh produknya di sini.

Beberapa calon pembeli yang semula berniat membeli produk lain, setelah ditunjukkan produk ini, biasanya selalu memilih produk ini.

Kesimpulannya, ya sering-seringlah bersilaturahmi dengan siapa pun. Niat awalnya memang bukan untuk bisnis. Peluang bisnis ini didapat tanpa sengaja dan tanpa rencana.

Saya sih sebenarnya mengalir saja, mengikuti proses. Kalau di tengah proses itu ketemu peluang-peluang yang cocok, ya saya ambil.

Salam FUUUNtastic!

Wassalam,

Roni, Owner Manet Busana Muslim

Tulisan terkait:

Sekali Lagi, Silaturahmi Membawa Rezeki

Silaturahmi (Terbukti) Membawa Rezeki

Iklan
Standar

3 thoughts on “Silaturahmi Berbuah Peluang

  1. Tunjung Tri Utomo berkata:

    Pak Roni saya tertarik jadi sub-distributor untuk wilayah Surabaya dan Jawa Timur nih,gimana ya kira-kira caranya,siapa yg mesti saya hubungi untuk soal ini?

    Thx,

    Tunjung
    085855535701

    Suka

  2. intersam berkata:

    kami PINBOO Bandung hendak mempromosikan pruduk PIN, dlm berbagai model mulai seperti pin penitik,
    pin gantungan kunci bolak-balik, pin gantungan kunci+crop pembuka botol,
    pin magnet,dan pin gantunagn kunci 1 muka, kami juga menjual laminasi(glossy, salur/kanvas, gliter, dll)
    dan bahan baku pin mulai dari ukuran 25mm s/d 75mm.
    terimakasih..
    tlp. (022)91147817, (022)91357313
    http://www.pinboo.org
    proprint_pinboo@yahoo.com

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s