Books and Learning, Life, Mindset

Anthony Robbins Mengkritik The Secret

Anthony Robbins mengkritik film The Secret.

Katanya, ada yang kurang lengkap di film yang mengusung tema utama “the law of attraction” atau hukum ketertarikan ini.

Saat ini di mana-mana orang heboh membicarakan tentang the law of attraction (LoA) ini. Bahkan ada yang membuat situsnya dan komunitas dengan tema ini.

Apa kurang menurut Anthony Robbins?

Yaitu the law of taking action.

Semua itu tidak ada artinya tanpa take action, kata pelatih sukses nomor satu di Amerika ini.

Hal ini juga dibenarkan oleh Brett Mc Fall, seorang copy writer yang hadir di Global Internet Summit tahun lalu.

“The core message of “The Secret” is to use your mind and soul to help make things happen. I can tell you that every successful person I know (and many, many multi-millionaires) do use this – BUT THEY ALSO DO ONE OTHER THING EVERYTIME TOO: They take massive action on their dreams”, tulisnya di dalam blognya.

Saya sendiri melihat kekurangan itu di dalam film The Secret. Kalau tidak salah hanya satu kalimat mengenai taking action ini dikatakan oleh Joe Vitale, salah satu nara sumbernya. Itu pun tidak begitu kuat penekanannya.

Kenapa saya menulis kritik ini?

Saya melihat ada sebagian penggemar film ini sibuk dengan LoA-nya saja dan meminimalkan action-nya.

Itu berbahaya dan misleading menurut saya.

Tetap harus ada “action” untuk mencapai itu. Action itu sendiri adalah LoA-nya.

Tambahan dari Pak Wuryanano: “dan bahwasanya seorang manusia tiada memperoleh selain dari apa yang telah diusahakannya”. (Al-Qur’an, Surat An-Najm: 39)

Just a thought…

Salam FUUUntastic!

Wassalam,

Roni, Owner Manet Busana Muslim

Tulisan terkait: Nonton Bareng The Secret TDA Bandung, Nonton Bareng The Secret 2 TDA dan Bedah Buku The Attractor Factor, The Secret: Hukum Ketertarikan.

NB – TDA is my family, part of my life, part of my dreams, kata Bu Yulia di blognya. Masak sih? Coba baca aja sharingnya di sini.

NB 2 – Alhamdulillah, bisnis “recehan” tas laptop Deuter saya mulai menggelinding. Order terus bertambah. Mudah-mudahan nggak recehan lagi dan semakin membesar.

NB 3 – Hari ini insya Allah ibu dan adik saya akan menjalani wukuf di Arafah. Mohon doanya dari pembaca sekalian agar diberi kelancaran dan kemudahan. Terima kasih.

Iklan
Standar

7 thoughts on “Anthony Robbins Mengkritik The Secret

  1. Agus Suhanto berkata:

    Saya sepakat dengan Pak Roni. Action adalah langkah selanjutnya setelah kita mempersiapkan pikiran kita dengan benar. Mungkin action itu tersirat dalam step receiving, dimana kita aligning ourself with the nature, sehingga kita ‘siap’ menerima apa yg kita minta.

    Thanks & rgds,
    Agus Suhanto
    http://SUHANTO.blogspot.com
    081-SUHANTO

    Suka

  2. Adzan W. Jatmiko berkata:

    betul pak… setuju bgt..
    saya malah dari awal agak2 ga suka sama the secret..

    harusnya ikhtiar dulu, baru ngarep LOA..

    mungkin juga teori2 the secret ini ada tendensi untuk mempermalas umat wallahualam.

    tinggal gimana kitanya aja

    http://adzan101.blogspot.com

    Suka

  3. Danton Prabawanto berkata:

    Yup, setuju Pak … ada satu rumus yang pernah saya dapat :

    Keberuntungan = Kesempatan x Kesiapan

    LOA membantu kita untuk mendapatkan kesempatan,

    Sementara kesiapan adalah ACTION yang harus dilakukan.

    Jika nilai kesiapan = 0 maka seberapapun besarnya kesempatan maka tidak akan menjadi keberuntungan.

    Salam,
    Danton Prabawanto

    Suka

  4. nubiennes berkata:

    kalo menurut saya Law of attraction itu sebetulnya mendorong manusia untuk optimis. law of attraction sama aja kaya berdoa. kalo kita percaya banget kan biasanya dikabulkan sama yang diatas. law of attraction ini harus bersinergi sama yang namanya usaha. kekuatan percaya, menurut saya, energinya besar banget. sama kaya kita percaya sama tuhan. padahal kita ga pernah liat tuhan. tapi kita segitu percayanya.
    ada ato ga ada tuhan itu, toh doa kita pasti terkabul ko. semuanya karna yang namanya percaya.

    Suka

  5. Fauzie Masnun berkata:

    Betul Pak Roni,

    Pikiran positif yang ‘didengung-dengungkan’ oleh the secret itu selamanyanya hanya akan menjadi angan-angan tanpa “law of action” (wah, kosa kata baru lagi nih..) atau aksi nyata

    Usaha itu juga harus dilakukan maksimal, bukan sekedarnya..

    Ketika sudah ada niat baik / pikiran positif, harus dilanjutkan dengan perencanaan, dan melaksanakan program-program yg sudah direncanakan.

    Jika sudah dilakukan maksimal, kita serahkan urusan hasilnya kepada Allah SWT

    Salam..
    Fauzie Abdullah
    http://banguji.wordpress.com
    < < lagi belajar menulis..

    Suka

  6. ning berkata:

    Meski terlambat berkomentar namun sayapun ingin memberi penegasan. Saya juga setuju mas Rony, LOA tak mungkin terjadi tanpa take action. Dengan berbagai upaya Sayapun selalu take action untuk membuktikan bekerjanya LOA.Sesungguhnya benar bahwa LOA itu DOA dan USAHA. LOA akan bekerja bila perasaan,pikiran dan tindakan serta ungkapan kita positif. Salam dan doa sehat sukses bahagia.

    Ning Harmanto
    http://www.ningharmanto.com

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s