Life

Menikmati Indahnya Kesederhanaan dalam Hidup

Kali ini saya mau posting yang enteng-enteng aja.

Soal kesederhanaan.

Soal hal-hal kecil namun sering luput dari perhatian karena kesibukan kita sehari-hari.

Soal hal-hal kecil namun berpotensi menjadi “kemewahan” tersendiri dalam hidup. Kalau kita menyadarinya.

Contohnya adalah ritual rutinitas pagi saya dengan Vito, putra saya yang saat ini berusia 3 bulanan.

Setiap jam 6 pagi adalah jadwal saya menggendongnya keliling komplek.

Saya perlihatkan kepadanya kucing, tanaman, mobil yang diparkir, sayuran yang dijual oleh penjual keliling, sepeda, rumah. Ia selalu memperhatikannya dengan matanya yang bulat dan lucu itu.

Setelah itu adalah ritual mandi dan berpakaian yang juga begitu saya nikmati bersama istri.

Mulai dari meletakkannya di kursi mandi, menyiraminya sambil mendendangkan lagu-lagu, menyabuni, membedaki, meminyakinya dengan minyak telon ke sekujur tubuhnya dan membajukannya.

Itulah kemewahan yang saya nikmati di balik momen sederhana dengan si buah hati.

Kemewahan dibalik kesederhanaan itu nilainya tak terhingga, tak bisa dinilai dengan uang berapa pun menurut saya. Tak bisa dibandingkan dengan minum secangkir kopi seharga tiga puluh ribuan di Starbucks.

Kemewahan di balik kesederhanaan ini juga tak terkait dengan berapa omzet bisnis dan uang di dalam rekening saya.

Ini beberapa momen kemewahan sederhana yang saya nikmati:

– Bercengkrama dengan sahabat

– Melukis

– Memotret, walaupun cuma pakai kamera pocket digital

– Menulis

– Membaca buku atau apa saja

– Mendengarkan musik jazz

– Berjalan-jalan di sekitar rumah

– Menggendong anak atau keponakan

– Mendengarkan kicau burung

– Mencium harum bunga

– Mencoba menu baru

– Berjalan di tengah hujan

– Mengemudi malam hari di jalan tol yang sepi sambil mendengarkan alunan musik jazz

– Bersepeda

– Tertawa

– Mendengarkan cerita dari bunda, istri, keponakan dan orang-orang tersayang

– Piknik

– Menempuh jalur yang berbeda dalam perjalanan menuju atau pulang kantor

– Menikmati lukisan

– Minum secangkir kopi mix

– Menelepon kawan lama

– Merayakan (apa pun)

– Menikmati lezatnya masakan

– Mencicipi menu baru

– Membaca buku atau komik masa kanak-kanak

– Melupakan jam

– Memperhatikan hujan dan mendengarkan titik air hujan

– Membaca novel sastra

– Menonton pertunjukan seni

– Melakukan peregangan otot

– Dipijat

– Memperbaharui persahabatan

– Bersilaturahmi keluarga

– Bernapas menggunakan pernapasan perut dengan hitungan 1-4-2 (tarik-tahan-hembuskan)

– Berpakaian yang rileks (t-shirt, celana jeans, sandal jepit)

– Memandang laut dan mendengarkan bunyi ombak

– Menikmati hembusan angin

– Mendengarkan celotehan Vito

Salam FUUUNtastic!
Selamat berlibur dan menikmati hidup yang luar biasa indah ini…

Wassalam,

Roni

Iklan
Standar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s