Komunitas TDA

Aku, Dirimu dan Dirinya (Pemenang III Lomba Menulis Tentang TDA

Pembaca, mulai hari ini saya akan menampilkan tulisan dari pemenang Lomba Menulis Tentang TDA yang pemenangnya telah diumumkan saat Milad II TDA kemarin.

Pemenang III adalah Anria Prisatiani, pemenang II adalah Budi Setiawan dan pemenang I diraih oleh Ryad Kusuma.

Hari ini saya menampilkan tulisan dari pemenang III, yaitu Mbak Anria.

Selamat membaca.

Wassalam

Roni

—————-

AKU, DIRIMU DAN DIRINYA

Sebuah Kisah tentang “Cinta”

Dua tahun lalu, saya nyasar dengan sengaja ke sebuah rumah yang selalu di “iklan”

oleh Sultan Manet. Waktu itu, penghuni rumah nya masih bisa di hitung dengan jari-jari sepeda. Baru “kulonuwon” saya langsung “maknyus” abiss. Saya belum pernah merasakan perasaan homy selama saya mendatangi rumah serupa manapun bahkan rumah-rumah yang memiliki cita-cita yang sama dengan penghuni rumah itu,tapi hanya dia yang begitu memukau, memikat hati, menyejukan mata dsb dsb (ngirit kata-kata ya, mengingat max. tulisan harus 2000 kata hehe). Yup, rumah itu di beri nama oleh orang tua nya “Tangan di Atas” bin TDA. MANTAP bukan? Mendengar namanya saja hati ini nyess, pastilah penghuni nya adalah orang-orang yang suka berbagi pikir saya waktu itu. Bukan sulap bukan sihir makan urap bikin kenyang (????)..Tepat dugaan saya ternyata.

Rumah yang sederhana, penuh cinta an saya pun jatuh cinta.

Seseorang yang sangaat ingin saya ajak ke “rumah TDA” pun tak henti-henti saya terror hidup nya untuk mau tidak mau harus mau ikut dan merasakan cinta di dalam nya.Dan dia pun kalah hehe dia masuk rumah itu dan VIOLA!! Aneh tapi oke tanggapan nya jauh berbeda dari ajakan-ajakan saya sebelum nya.

Oke,cukup intro nya.

Singkat cerita dua bulan bergabung di TDA, saya hanya dan hanya membaca tulisan-tulisan pak Roni dan teman-teman yang lain dilema pemula “bingung dan bingung, mau bisnis apa ya?”.Tapi setiap saya baca tulisan pak Roni, saya suka sakit hati hehhe, lewat tulisan nya beliau itu doyan banget nabok saya.Makin sering di tabok akhinya saya beranikan diri unjuk taring.

Sebelum ambil action, saya dan suami mengikuti Tour De Mall nya Cak bukhin ke MTA.Dan bukan kebetulan waktu itu pembimbing nya adalah Pak Roni.Akhirnya Kesempatan untuk beraksi pun datang, pengalaman pertaman yang gak mungkin kami lupakan. Saya dan suami ikut keroyokan menyewa stand di Bazaar Milad PKS.Saya ingat waktu itu kami sedang pailit hehehe uang yang kami punya hanya cukup untuk patungan sewa stand dan sisa nya kurang lebih Dua Ratus ribu rupiah.emmm itu belum di kurangi untuk makan sehari-hari hehe. Akhirnya bobol semua celengan dan tak lupa bobol celengan teman juga alias ngutang hihi akhirnya uang terkumpul yaa kurang lebih jadi satu juta rupiah.Suami langsung hunting ke Tanah Abang dan pulang membawa Standing hanger dan patung-patung setengah badan, dan tidak ada pembelanjaan produk yang akan kami jual karena “BINGUNG!” (ah kebanyakan bingung nya) sampai dengan 1 hari menjelang hari H kami masih kebingungan dan planga-plengo di Tanah Abang.Baru tersadar ketika took-toko sudah bersiap-siap tutup.Kami pun serabutan membeli apa yang terlihat oleh mata kami, kemeja dan jilbab kami beli secukupnya uang yang ada.Malam hari kami langsung menuju lokasi untuk stockist, jam satu malam kami masih wara-wiri di jalan mencari tempat percetakan yang masih buka untuk cetak kartu nama.Lelah…namun rasa lelah menguap ketika di hari pertama kunjungan dari founder TDA dan teman-teman lain yang begitu tulus menyemangati kami, serta kawan-kawan satu stand yang begitu perhatian dan saling memberi dukungan….Ahh Ya Allah, kami benar-benar jatuh cinta kepada mereka,kepada TDA.Saya merasa menjadi manusia paling beruntung saat itu, di pertemukan dengan orang-orang baik itu, tanpa sepengetahuan mereka saat itu saya menangis haru.Sungguh saya merasakan cinta yang luar biasa saat itu.

Saya ingin menceritakan detail pengalaman diatas karena dari situlah kisah kami membingkai mimpi di mulai. Dari hari itu, kami terus mendapatkan berkah yang datang terus menerus. Memang benar “Take Action, Miracle Happen” bahkan ketika keadaan kepepet sekalipun Allah tak segan-segan langsung mengulurkan tangan-Nya.Hari baru bagi kami, hari-hari penuh persahabatan,berbagi,peduli dan cinta.

Dari hari itu pula kemudian kami mendapat kesempatan bergabung di ITC Mangga Dua bersama para founder TDA. WOW!!! Funtastic ini dream saya dari awal bergabung ingin sekali mengenal para founder TDA lebih dekat.Sungguh, baru sampai situ saja kami sudah tidak bisa mengungkapkan rasa syukur kami dengan kata-kata.

Wellcome to the Jungle.Rasanya seperti mimpi, kami sudah punya bisnis dalam waktu sekejap mata.Masih dengan modal seadanya kami ikut bergabung di ITC Mangga Dua.Si awal pembukaan kios kami tampak lenggang karena kami belum mampu beli banyak produk tapi sekali lagi campur tangan Allah terus berperan, beberapa produk teman-teman TDA menyemarakkan kios kami. Dan di minggu-minggu pertama kami bergabung cerita punya cerita kabar nya kami masuk dalam besar omzet tertinggi. Alhamdulilah. Oh,iya selain itu kami juga berjualan online melalui webstore kami di www.etalase.net subhanallah permintaan begitu banyak, sekali lagi kami terbentur stok dan keuangan. Saya ingat sekali waktu itu saya curhat ke Pak Roni beliau bilang “ini happy problem”. Yup benar bikin happy tapi judul nya tetap problem hihi bikin mumet. Seiring waktu kami dapat melewati nya.

Kios mangga dua dan webstore, dua itu lah yang menjadi focus kami sepanjang tahun 2006.Sementara itu pula kami terus aktif mengikuti kegiatan TDA, dari mulai seminar-seminar sampai ke pertemuan-pertemuan kangen-kangenan.Sepanjang tahun itu pula saya dan suami selalu adu mulut di rumah karena sering kali beda pendapat karena nya.Ujung-ujung nya siy pasti saya yang ngambek.Tapi Feli Alfalah, suami tercinta adalah manusia sederhana penuh cinta. Selalu bisa memutar ataupun men-skak mat dengan lembut pendapat-pendapat saya yang memang kadang sering meleset. Hehhehe begitu pun sebalik nya saya lebih sering ngoceh untuk suatu pendapat yang saya yakin betul suami saya keliru, tapi cara saya lebih extreme hihi.

Semua perjuangan kami lalui dengan cinta dan air mata (hallahhh).sampai pada MILAD 1 TDA kami di beri kesempatan untuk menerima awards ” Inspiring Young Couple”. Sungguh kami tidak tahu apa nya yang menginspirasi dari kami, atau jangan-jangan kami dipilih karena memang tidak ada pasangan lagi hihihi.Sungguh penghargaan dan amanah yang ternyata tidak bisa kami buktikan justru setelah kami menerimanya. Tahun 2007 adalah gelap untuk kami, Kios di Mangga dua kami terpaksa tutup karena sebab yang sepertinya semua juga sudah tahu. Webstore kami pun mandeg karena focus kami yang sudah semakin bertambah baik di pekerjaan maupun keluarga. Si tengah kegelapan itu, ada calon buah hati kami yang menjadi satu-satu nya cahaya waktu itu. Di tengah kehidupan kami yang seolah-olah skak matt saat itu kami terus berjuang, kami masih ingin terus berada di TDA dan untuk itu lah sekecil apapun kami tetap berusaha memiliki bisnis, apaa pun itu. Dari Menjual selimut Pak Hadi, menjual baju-baju ke tetangga, menyanggupi permintaan teman yang sedang mencari produk, memasarkan produk teman, sampai yang lumayan keren membuka jasa pembuatan web dan content nya secara serius.Usaha kami yang terakhir sesungguhnya sangat ber-prospek namun pada akhir nya kandas juga karena sekali lagi nasib amfibi.Saat itu suami harus kerja di luar kantor di luar daerah dan saya hamil tua yang kalau melihat layer computer se-jam saja langsung “hoek hoek”.Kami menghilang, kami tidak pernah sharing lagi. Bukan …bukan karena tidak ingin tapi rasa malu kami mengalahkan itu terlebih melihat TDA yang makin dahsyat. Sungguh pemikiran yang salah hehhe. Sekali lagi maafkan kami.

Ditengah hari-hari yang kami lalu dengan terseret-seret kami ucapkan syukur dan terimakasih atas cinta teman-teman TDA yang masih selalu peduli, mengingat memberi kami dukungan sampai dengan memberikan solusi kepada kami. Terima kasih terima kasih , karena cinta mereka lah kami masih bertahan. Dan insyaAllah tepat di hari jadi TDA ke dua kami kembali memulai merajut mimpi-mimpi kami dengan membuka kios di bidang seluler, semua persiapan sudah kami lakukan selama dua minggu terakhir walau jarak memisahkan saya dan suami (cieee).Doa kan kami untuk lebih siap, lebih mantap, lebih yakin, lebih focus dan lebih gak tau malu hehe.InsyaAllah kami sudah lebih siap! *mengutip kata-kata pak Roni ^_^* dan kami pun akan kembali kepada mu TDA karena cinta. InsyaAllah.

TDA, teruslah menebar cinta terlihat atau pun tidak, disadari ataupun tidak cinta-cinta kalian selalu dan selalu mengukir senyum, mendatangkan impian-impian besar yang pada akhir nya selalu membuahkan orang-orang besar bermental dan berhati besar dan tentu nya penuh cinta.

Salam cinta dari kami yang selalu termotivasi untuk selalu berusaha melakukan sesuatu untuk mencapai GOAL mimpi kami karena seorang Roni Yuzirman pernah berkata kepada kami” wah kalian pemimpi, InsyaAllah orang-orang yang sukses adalah mereka yang selalu bermimpi”.(dan tentu nya berusaha yah ^_^). Terima kasih. Doakan kami.

Untuk suami tercinta, terimakasih telah mendampingi dengan segenap cinta.

Untuk TDA terkasih, terimakasih telah menghadirkan cinta dengan cinta.

The Most Thankfull : Allah SWT……Alhamdulillah (speechless ) hix hix I love YOU.

Salam,

Anria Prisatiani

Iklan
Standar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s