Komunitas TDA

Portal TDA, Cikal Bakal TDA Media

Waktu teman-teman TDA Media mengajukan usulan ke saya soal majalah TDA dan sebagainya, sebenarnya saya cenderung untuk memulainya dari yang kecil dulu dari segi permodalan. Contohnya, bikin portal TDA.

Secara konten, saya yakin TDA ini punya keunggulan dan diferensiasi dibandingkan portal sejenis.

Sekarang trend-nya adalah Web 2.0 yang interakif, kontennya berasal dari bottom up, tidak top down seperti Web 1.0. Dan semua prasyarat itu dimiliki oleh Komunitas TDA yang sudah berjalan seperti “business social networking” yang juga lagi trend saat ini.

Mas Mada, seorang member TDA mengajukan usulan serupa ke saya. Menurutnya, sekarang era portal bangkit lagi di Indonesia, seperti ditulis Koran Tempo beberapa hari lalu. Menurutnya, TDA sangat layak untuk membuat portal.

Saya sependapat dengan ide ini.

Tadi malam saya baca postingan di blognya Pak Nukman Luthfie yang juga memprediksi era kebangkitan portal yang ditandai dengan munculnya www.okezone.com, www.kompas.com versi baru dan menyusul Tempo.com.

Iseng-iseng saya buka www.kompas.com versi baru, dan saya kaget dibuatnya. Ternyata tampilanya mirip dengan ide template portal TDA yang saya ajukan ke Pak Iim saat rapat TDA Entrepreneur Makers beberapa hari lalu.

Langsung saya kabari Pak Iim. “Im, ide template portal kita ternyata udah keduluan sama Kompas”

“Makanya, kita harus bergerak cepat”, ujar saya. Speed, adalah salah satu kata kunci di era persaingan super ketat saat ini.

Belajar dari yang lalu, nampaknya portal TDA ini harus dikelola dengan profesional. Artinya harus ada penghasilan dari sana. Kalau dengan semangat volunteer selama ini, terus terang ada kelemahannya. Si tenaga volunteer tidak bisa kita minta untuk terus menerus memaintain website tersebut karena kesibukan dan sebagainya.

Dari beberapa unit bisnis dan kegiatan TDA yang dari sisi ide “cemerlang” tapi lemah dalam pelaksanaannya, saya berkesimpulan bahwa ide pembuatan portal ini harus saya kontrol sendiri dan tidak bisa dilepaskan begitu saja. Portal ini adalah salah satu unit strategis di TDA, maka harus dipegang sendiri oleh saya sebagai founder.

Salam FUUUNtastic TDA!
Wassalam,

Roni, Owner Manet Busana Muslim, Founder Komunitas TDA

NB: Gambar screen shoot di atas adalah template yang saya ajukan ke Pak Iim.

Iklan
Standar

2 thoughts on “Portal TDA, Cikal Bakal TDA Media

  1. Mahadaya a.k.a Mada berkata:

    Mas Roni, Mas Iim,
    maaf… konsep portal sudah saya kirim ke email masing-masing.
    Mudah2an kita bisa saling support untuk mewujudkan masa depan portal ini.
    Dengan adanya mas Nukman pasti lebih oke lagi.

    Salam
    Mada
    http://www.mahadaya.com

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s