Business, Komunitas TDA

Small dan Big Winning di Awal Tahun

Di Komunitas TDA, membernya selalu saya dorong untuk berbagi cerita bahagia, berbagi cerita positif dan berbagi cerita kemenangan (winning).

Small atau big winning harus kita syukuri. Salah satu bentuknya adalah dengan berbagi rasa syukur itu dengan sesama member. Ini bukan pamer atau riya’. Dampak dari berbagi rasa syukur ini saya yakin akan menginspirasi dan memotivasi member lainnya supaya mengejar prestasi bisnisnya.

Di awal tahun ini saya mengamati dan mencatat winning dari teman-teman yang saya dapat dari cerita di milis maupun secara offline.

Beberapa yang dapat saya catat adalah:

Pak Iim dan Pak Agus yang bergabung dalam satu bisnis training AS 400 Education, kemarin sudah mengumumkan big winningnya menjadi partner resmi IBM di Indonesia dan mulai merambah Malaysia dan Singapura. Sebuah lompatan prestasi yang membanggakan dan patut diacungi jempol.

Pak Rosihan, adalah salah satu member yang selalu berlari kencang memacu percepatan bisnisnya. Di awal tahun ini ia telah membuka beberapa bisnis seperti toko tas, menjadi distributor utama Sajidah di ITC Cempaka Mas, membuka muslim distro online, membuka beberapa cabang Saqina Muslim Distro dan masuk ke bisnis pulsa elektronik.

Lain lagi dengan Pak Try Atmojo. Minggu lalu juragan distro van Tangerang ini telah membuka sekaligus dua cabangnya di Tangerang dan Ciledug (kalau tidak salah).

Bu Doris, seperti saya ceritakan kemarin juga telah membuka toko keduanya yang hanya berjarak beberapa bulan dari toko pertamanya. Untuk toko keduanya ini ia mengajukan proposal kepada saya agar didukung oleh Manet, karena ia bertekad ingin mengembangkan pemasaran Manet di wilayahnya.

Bu Yulia, yang dikenal sebagai juragan salon muslimah juga tengah kencang-kencangnya membuka cabang baru dengan pola kemitraan. Di awal tahun ini ia telah berhasil membuka 2 cabang baru di Jakarta dan Karawang.

Pak Hadi, juragan selimut Jepang juga tidak kalah hebohnya. Ia yang baru saja resmi menghirup udara bebas menjadi full TDA juga tengah gencar-gencarnya mengembangkan pemasaran selimutnya ke seluruh pelosok Indonesia. “Alhamdulillah, pemasaran produk saya Tanah Abang sekarang lagi kencang-kencangnya”, ujarnya di sela-sela sharing cerita sukses di workshop TDA Entrepreneur Makers beberapa hari lalu.

“Tahun ini saya ingin membuka paling tidak 3 toko lagi”, kata Pak Teguh dengan bersemangat. Pak Teguh dikenal sebagai salah satu member TDA yang cukup sukses dan tengah bersemangat untuk terus membuka pasar bagi produk-produknya.

“Pak Roni, ayo kita pameran di Paris”, demikian tantang Pak Agustav kepada saya. Pak Agustav ini juga termasuk member yang punya bisnis dengan lompatan quantum. Bagaimana tidak, hanya dalam waktu singkat ia telah menjelma dari seorang profesional tulen menjadi entrepreneur yang lincah dengan membuka bisnis konveksi, membuat brand busana anak, membuka salon muslimah yang sekarang juga telah dikembangkan dengan pola kemitraan dan sekaligus menjadi pengembang town house. Awal tahun ini ia tengah disibukkan untuk pameran ke berbagai kota dan melayani permintaan kemitraan dari berbagai daerah.

Bu Eka, yang mengikuti TDA dari jarak jauh juga tidak kalah dahsyat bisnisnya. Meski pun tidak berkesempatan mengikuti kegiatan-kegiatan offline TDA, ia mengaku mendapat manfaat konkrit yang membantunya untuk mengakselerasi bisnis handicraftnya yang kini telah berulang kali mengirim beberapa kontainer produknya ke luar negeri. Fantastis!

Cerita di atas hanya sebagian kecil saja yang bisa saya rekam dan sampaikan di sini. Masih banyak lagi member yang punya prestasi tidak kalah serunya.

Ada Bu Aning yang produknya sudah mulai merambah Eropa, Pak Yugo yang baru saja memenangkan penghargaan dari Microsoft, Pak Philips yang bisnisnya workstation-nya makin kencang di Mangga Dua sana, ada trio Bahara Corp yang didirikan oleh Pak Bams, Pak Harmanto dan Pak Ramli yang juga siap menggebrak, ada Mas Agah yang baru saja membuka Republik Kuliner di Bandung,….. Saya rasa koma-nya tidak akan putus deh…

Sekali lagi, small winning atau big winning itu harus dibagikan di TDA. Setiap member saya wajibkan untuk berbagi cerita bahagia sekecil apa pun.

Ada yang member yang cerita keberaniannya membuka lapak di pinggir jalan. Itu pun adalah winning yang harus kita apresiasi dan beri tepukan.

Keberanian mengalahkan ketakutan itu pun adalah winning. Keberanian untuk memulai sesuatu yang kecil sekali pun adalah winning. Apa yang terjadi itu tergantung kepada “arti” yang kita berikan terhadap kejadian atau peristiwa tersebut.

Oya, mungkin ada yang bertanya, bagaimana dengan Manet sendiri? Ya, alhamdulillah seperti sudah saya ceritakan sebelumnya, Manet juga mengalami pertumbuhan signifikan awal tahun ini baik dari segi penjualan dan profit. Semuanya tumbuh lebih dari 2 digit. Bahkan kami sering keteteran memenuhi pesanan barang yang sering kosong. Happy problem!

So, siapa lagi yang punya cerita small dan big winning? Silakan bagikan di milis atau via japri ke saya juga boleh.

Salam FUUNtastic TDA!
Bersama Menebar Rahmat

Wassalam,

Roni, Founder Komunitas TDA

NB: Ada yang kelupaan. Untung diingatkan oleh Pak Hadi, yaitu tentang winningnya teman-teman alumni TDA Apprentice. Silakan baca di sini.

Postingan ini langsung mendapat tanggapan yang mengharukan dari Pak Hadi: “Pagi Pak Roni…Alhamdulillah saya mengucapkan jutaan terima kasih kepada anda..karena perkenalan dengan anda 2 tahun lalu membuat perubahan yang sangat besar pada diri saya….
Saat ini saya merasa memiliki kehidupan yang baru…dan banyak pilihan..!”

Iklan
Standar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s