Books and Learning, Life

Kembali Menikmati Buku

Jam berapa anda biasa mengecek email?

Setiap pagi? Setiap sore? Setiap malam? Atau setiap jam?

Terlalu sering mengecek email menurut saya adalah kebiasaan yang tidak produktif, kecuali yang ada hubungannya dengan bisnis ya…

Saya juga merasakan hal itu. Saya pernah merasakan addicted mengecek email setiap saat, addicted membuka situs berita, addicted membaca blog, Google Reader dan sebagainya.

Di satu sisi, saya dapat banyak informasi. Malahan berlimpah. Namun, di sisi lain ada pekerjaan lain yang harus “dikorbankan”.

Untuk kasus saya, beberapa dampaknya adalah seperti: berkurangnya waktu untuk membaca buku, olah raga, termasuk jadi malas mencuci mobil (ini sih memang udah dari sononya, saya tidak minat dengan hal-hal yang berhubungan dengan otomotif).

Pagi ini saya tersadar bahwa waktu untuk membaca buku sudah semakin berkurang.

Saya punya kebiasaan untuk menyampul plastik semua buku-buku saya. Saya kaget, banyak sekali buku yang belum sempat di baca. Kalau dihitung, mungkin puluhan.

Dulu, waktu masih kuliah saya selalu mencatat berapa buku yang saya baca per tahun, berapa halaman saya baca per hari. Kalau tidak salah, waktu itu rata-rata saya membaca 9,5 halaman per hari.

Sekarang, kebiasaan itu mulai bergeser. Saya tetap membaca, tapi tidak selalu buku, melainkan email, blog dan situs-situs internet. Wimar Witoelar juga pernah curhat mengenai hal ini. Waktu membaca bukunya terkuras untuk membaca secara online.

Kebiasaan ini menurut saya harus diubah, atau diseimbangkan lagi. Membaca buku berbeda dengan membaca secara online. Ada kenikmatan tersendiri dalam membaca buku yang tidak didapat dari membaca secara online.

Ada kenikmatan dari membalik-balik halaman per halaman itu…

Ada kenikmatan tersendiri dari bau kertas yang khas itu…

Ada kenikmatan tersendiri dari mencoret-coret setiap baris kata penting untuk diingat…

Ada kenikmatan tersendiri saat membaca dengan menyendiri di sudut ruangan sambil sekali-sekali menyeruput kopi krimer…

Yuk, kita baca buku lagi…

Salam FUUUNtastic!
Wassalam,

Roni, Owner Manet Busana Muslim

NB: Tadi malam saya nonton film The Namesake yang diangkat dari novel pemenang Pulitzer dari India, Jhumpa Lahiri. Saya suka dengan gaya bercerita Jhumpa. Harus dicari bukunya nih…

Satu lagi film yang saya tunggu-tunggu adalah The Kite Runner yang diangkat dari novel terlaris karya penulis Aghanistan, Khaled Hosseini.

Iklan
Standar

3 thoughts on “Kembali Menikmati Buku

  1. Rahmat Fadli berkata:

    saya jadi tersentil juga nih, udah hampir 2 bulan ini hampir nggak baca buku sama sekali kecuali baca blog Bapak dan beberapa saudara2 TDA.
    sampe rumah waktu buat ngurus momongan baru sih (ini mah asli anak dipake alasan)

    Suka

  2. Taufan berkata:

    wah….untung saya mampir…saya lagi keranjingan banget baca blog lupa baca buku yang sudah dibeli atau dapet gratisan dari acara acara di radio…thanx bos…

    Suka

  3. emerzet615 berkata:

    …Wah betul itu pak..addicted baca email.. saya jg pernah tuh pas Hp saya mulai bisa meng-akses internet…tapi kayaknya tiap orang beda2 deh soalnya ketika temen2 secara ‘berjamaah’ bisa internetan, beberapa minggu kemudian bisa dihitung dg jari aja yang masih setia dg email2an…tp emang kalo baca buku langsung sangat mengasyikkan lho…satu lg Pak, saya minta ijin me-link Blog bapak ya..thanks

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s