Business

We Are in Making Money Business

Setiap bisnis pada intinya adalah organisasi pemasaran. We are in making money business. Semua bisnis tujuan utamanya adalah UUD (Ujung-Ujungnya Duit).

Peter Drucker mengatakan bahwa peranan manajer bisnis hanyalah dua: melakukan inovasi dan pemasaran. Hanya dua aktivitas itulah yang menghasilkan uang yang pada akhirnya mampu memelihara pelanggan dan menciptakan laba perusahaan.

Saya sering mendapati pemilik atau pengelola bisnis malah disibukkan oleh aktivitas-aktivitas yang tidak terkait dengan pemasaran dan inovasi.

Banyak saya lihat mereka justru sibuk dengan aktivitas rutin produksi, administratif dan didesak waktu. Semua aktivitas itu tidak terkait langsung dengan pemasaran atau making money. Ini adalah fakta yang mengejutkan.

Sibuk tidak sama dengan produktivitas, kata Tim Ferris. Menyibukkan diri juga bisa menjadi salah satu bentuk kemalasaan, katanya. Kenapa? Karena orang sibuk tidak berarti dia berpikir. Orang sibuk belum tentu inovatif. Kebanyakan orang mencari kesibukan adalah untuk menemukan bentuk lain dari comfort zone. Ada benarnya pendapat penulis buku terlaris The 4 Hours Work-week ini.

Sebuah penelitian mendapatkan hasil bahwa sebagian besar pengelola bisnis menganggap fungsi pemasaran adalah “sangat penting”.

Setelah dianalisa, ternyata hanya 11 persen dari pekerjaan mereka dalam seminggu yang digunakan untuk pemasaran.

Sisanya, ya itu tadi, habis untuk aktivitas administratif, menulis, membuat laporan, rapat, dan aktivitas non pemasaran lainnya.

Brad Sugars menawarkan pembagian yang lebih adil: 50% fokus untuk pemasaran, 50% untuk delivery (produksi, administrasi, dsb).

Adalah penting sekali bagi pemilik dan pengelola bisnis untuk mengembangkan kebiasaan untuk berpikir tentang hasil pemasaran dan penjualan setiap saat.

Pikirkan tentang pelanggan anda. Berapa pelanggan baru per hari? Siapa saja yang paling sering berbelanja? Seberapa sering mereka berbelanja? Berapa rata-rata transaksi mereka? Siapa saja yang paling besar volume belanjanya? Siapa saja pelanggan loyal anda?

Pikirkan tentang inovasi dan nilai tambah apa yang bisa anda lakukan setiap hari untuk membuat produk dan jasa anda lebih menarik bagi pelanggan.

Pada akhirnya, misi semua perusahaan adalah sama: membuat pelanggan membeli dari perusahaan kita, membuat mereka terus membeli karena puas dengan produk dan layanan kita, dan membuat mereka bercerita dan membawa temannya untuk membeli dari perusahaan kita.

Salam FUUUNtastic!

Wassalam,

Roni, Owner Manet Busana Muslim

NB: Menarik juga tulisan Mas Andrias tentang perubahan pola perilaku konsumen di era mobile technology saat ini. Silakan baca di sini.

NB 2: Tingkatkan keuntungan bisnis anda sampai dua kali lipat dalam tiga bulan. Caranya? Baca di sini.

Iklan
Standar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s