Books and Learning, Life

My Book, My Legacy

Saya ingin memberitahukan bahwa acara tanggal 30 Agustus di Hotel Sahid nanti baru pre-launching buku saya, launching resminya sendiri akan dilakukan sehabis lebaran. Demikian kata Pak Isdiyanto, penerbitnya, ketika bertemu saya di sela-sela TDA Gathering Sabtu lalu.

Jadi, di acara yang juga sekaligus pergelaran penghargaan ISMBEA dan pencanangan Tahun Kewirausahaan Indonesia itu, buku saya hanya ditampilkan sampulnya saja, plus sedikit “pidato” dari saya selalu penulis dan pendiri TDA.

Menurut Pak Is yang juga pemilik sekaligus pemred Majalah Wirausaha dan Keuangan ini, penundaan itu atas saran dari pihak Gramedia sebagai salah satu distributornya. Alasannya adalah karena ingin buku itu tersebar dulu dengan merata, baru setelah itu dilaunching dengan acara tersendiri. Nanti akan diiklankan lagi di Kompas dan media lainnya.

Buku itu sendiri nanti tebalnya mencapai hampir 400 halaman. Wah, kaget juga saya. Tebal juga ya. Dan itu ternyata baru sebagian saja dari tulisan di blog yang saya tulis sejak akhir 2005 itu.

Proses pengeditan buku itu sendiri cukup panjang. Sempat bongkar pasang beberapa kali. Menurut Pak Is, buku itu lain dari yang lain. Buku itu ibarat kumpulan hadits, katanya. Lho, kok begitu? Ya, setiap tulisan saya itu ada kronologis dan peristiwa yang melatar belakanginya. Buku itu ‘hidup’ dan berproses. Tidak ditulis dalam satu periode khusus tertentu dan dengan tujuan tertentu. Itulah keunikan buku tersebut.

Saking intensnya Pak Is membaca tulisan saya, ia sampai tahu kondisi mood saya saat menulis. “Saya tahu Mas Roni lagi jenuh menulis tentang bisnis. Makanya tulisan mengenai jazz pun saya masukkan, agar konteks yang melatar belakanginya itu tidak hilang”, ujarnya. Waduh, sampai segitunya….

Di awal proses penyusunan buku, pihak editor mencoba mengelompok-ngelompokkan tulisan itu. Hasilnya malah jadi tidak enak dibaca. Akhirnya pekerjaan itu dibongkar lagi dan tulisan disajikan apa adanya sesuai konteks dan kronologinya.

Saya hanya berpesan kepada Pak Is, agar buku itu nantinya bisa dibaca dan dirasakan manfaatnya seperti para penikmat blog selama ini. Saya ingin esensinya bisa ditangkap juga oleh para pembaca offline nantinya.

Tulisan itu saya akui, tidak ilmiah. Kadang salah dan perlu dikoreksi isinya. Tapi spirit di balik tulisan itulah yang hendaknya bisa ditangkap oleh pembacanya nanti. Dalam seluruh tulisan itu saya selalu berusaha agar ketiga unsur yang menjadi acuan saya terpenuhi, yaitu: informatif, inspiratif dan juga action oriented. Artinya tulisan saya tidak mengawang-awang, tapi riil, nyata, down to earth. Semua yang saya ceritakan bisa dilacak kebenarannya.

Di buku ini saya menitipkan sebuah mimpi. Mimpi saya sederhana saja, buku itu bisa berperan mewujudkan visi misi TDA tahun 2018 nanti, yaitu mencetak 10.000 miliarder melalui jalur TDA di Indonesia. My book will become one of my legacy.

Insya Allah…

Salam FUUUNtastic!
Wassalam,

Roni, Owner Manet Busana Muslim, Founder Komunitas Tangan Di Atas

Foto: Firstbaptistraytown

Iklan
Standar

5 thoughts on “My Book, My Legacy

  1. Yodhia Antariksa berkata:

    Blog Anda memang top abis….Uda. I am addicted to your blog….hehehe. Kalo Nidji punya Nidjiholics, dan Slank punya Slankers, maka blog ini punya “Yuzirmania”…atau “Roniers”….:):)

    Suka

  2. Taufan berkata:

    Akhirnya terbit juga…
    Kalo sampe 400 hal bukunya pak Tung juga kalah tebal yah pak
    Makin lengkap niy referensi untuk para calon pebisnis di Indonesia
    Referensi para praktisi
    Hidup TDA pak…
    Bersama menebar rahmat…

    Suka

  3. Badroni Yuzirman berkata:

    @Yodhia: Makasih Mas. Blog anda juga top banget. Jangan ragu2 utk terus ngritik blog saya ya…

    @Owner: Insya Allah…

    @Taufan: Ya, mudah-mudahan bermanfaat bagi pembacanya. Terima kasih Pak…

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s