Komunitas TDA, Life

ISMBEA 2008, Malam Kemenangan TDA

Penandatanganan cover buku menandai soft-launching buku perdana saya disaksikan Pak Isdiyanto selaku penerbit dan MC Ronni Waluya. Insya Allah buku itu akan beredar di pasar pertengahan Oktober nanti
Sebagian dari member TDA yang hadir. Saya perkirakan 30% hadirin adalah member TDA.

Rasanya tak berlebih jika saya menyimpulkan demikian.

Member Komunitas Tangan Di Atas (TDA) begitu mewarnai acara Indonesia Small & Medium Business Award (ISMBEA) 2008 yang diselenggarakan kemarin (30/8) oleh Majalah Wirausaha dan Keuangan.

Sejak pagi, rangkaian seminar dan talkshow juga diisi oleh beberapa member TDA seperti Pak Hadi, Pak Fauzi dan Bu Aning Harmanto.

Malam harinya, saya pun naik ke panggung dan mendapat award dalam peran saya sebagai founder dari komunitas yang di sebut Pak Hadi sebagai “truly dream community” ini.

Dari 22 orang penerima award, beberapa di antaranya adalah member TDA juga seperti Bu Lies Sudianti (founder milis Profec), Masbukhin Pradhana (founder milis Bisnis Smart), Eddy Aji Purwanto (Warung Barokah) dan Pak Wuryanano yang sering berinteraksi dengan TDA. Di sela-sela sambutannya, mereka pun dengan bangga menyebutkan keterlibatannya di TDA.

Di akhir acara saya tampil lagi ke panggung untuk memberikan pengantar soft launching buku perdana saya. Dalam presentasi singkat itu saya mengisahkan awalnya TDA yang dimulai dari blog itu. Visi, misi dan nilai budaya TDA pun saya sampaikan dengan cukup gamblang.

Namun, testimoni dari para member TDA itulah yang agaknya menyedot perhatian kurang lebih 300 hadirin yang hadir di Candi Borobudur Room Hotel Sahid Jaya itu.

Yang menarik dan mengharukan adalah testimoni dari Mas Adzan yang mengaku mengalami pertumbuhan bisnis yang drastis sejak bergabung di TDA. Awal gabung TDA, warnet saya cuma 2, sekarang sudah 11 cabang. Ia juga telah merambah bisnis ISP, internet marketing, properti, agribisnis dan investasi saham.

Mas Adzan juga menambahkan bahwa tidak hanya manfaat bisnis saja yang ia peroleh dari TDA, tapi “Saya mendapatkan ayah, kakak, saudara dan sahabat di TDA. TDA adalah turning point dan tipping point dalam kehidupan saya”.

Saya sempat mengkonfirmasi ulang pernyataan ini kepadanya saat chatting beberapa hari lalu. “Itu benar Pak”, jawabnya. Ia pun bertanya, “Bagaimana cara saya berterima kasih kepada Pak Roni?”

“Tidak perlu berterima kasih kepada saya”, jawab saya. Di TDA ini ada istilah “pay it forward”. Bayarlah dan lanjutkanlah nilai kebajikan ini kepada orang lain sehingga akan menimbulkan efek “multiple kebajikan”. Ini akan menggelinding terus dan membesar seperti bola salju. Inilah tanggung jawab moral member TDA yang telah mendapat manfaat dari TDA.

Ia pun bercerita mengenai rencananya membangun rumah yatim piatu tahun depan.

“Nah, itulah yang namanya pay it forward. Bayangkan jika ada 1.000 Adzan yang membangun 1.000 rumah yatim piatu”, jawab saya.

“Subhanallah ya Pak. Saya merinding jadinya”, ketik Adzan.

Cerita itu mengharukan hadirin. Saya dapat melihat dari tatapan mata mereka.

Beberapa pemenang ISMBEA pun mendatangi saya, ingin berkenalan sekaligus tertarik untuk bergabung dengan TDA.

Sebuah tantangan baru buat TDA. TDA harus bisa mempertahankan citra yang sudah sedemikian baik dibangun.

Kepada Pak Iim dan TDA Management, saya hanya ingin berpesan bahwa jejak langkah kita sudah semakin jauh. Berbagai tanggapan positif dan harapan digantungkan di pundak TDA. Tetaplah istiqomah dengan nilai dan cita-cita TDA. Lanjutkan kerja keras, kerja cerdas dan kerja ikhlas kita.

Selebihnya, kita pulangkan kepada Allah agar semua ikhtiar ini mendapat ridhoNya.

Salam FUUUNtastic!
Bersama TDA Menebar Rahmat

Wassalam,

Roni, Founder Komunitas TDA

NB: Dalam kesempatan ini saya juga menyampaikan selamat menunaikan ibadah shaum Ramadhan. Semoga kita dapat menjalaninya dengan ibadah yang terbaik dan mendapatkan pahala terbaik dari Allah SWT. Mohon maaf yang sebesar-besarnya atas segala perilaku dan sikap salah saya selama ini….

Iklan
Standar

3 thoughts on “ISMBEA 2008, Malam Kemenangan TDA

  1. Taufan berkata:

    selamat pak atas soft launch bukunya
    semoga menjadi bacaan wajib bagi calon entrepreneur Indonesia
    sukses TDA
    selamat menjalankan ibadah puasa
    mohon maaf lahir bathin

    Suka

  2. Wardani Hermawanto berkata:

    Selamat pak, atas launching bukunya.

    Cuman ada sedikit uneg-uneg pribadi pak Roni. Saya kok merasa judulnya terlalu TDA banget ya? Jadi kesannya malah exclusif TDA. Maksudnya, untuk orang-orang kebanyakan yang belum tahu apa itu TDA jadi nggak ngeh.

    Kalo istilahnya pak Roni “kurang nendang”..

    Maaf pak, sekedar uneg-uneg pribadi.

    Salam Funtastic,
    Dani

    Suka

  3. Badroni Yuzirman berkata:

    @Taufan: Terima kasih. Selamat menjalankan ibadah puasa juga…

    @Wardani: Yup, setiap pilihan ada konsekuensinya.

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s