Books and Learning, Business, Mindset

Ibu Sebenarnya Sudah Tahu Jawabannya, Sekarang Tinggal Prakteknya

Tiga orang ibu separuh baya mendatangi kantor Manet hari Sabtu lalu. Mereka datang dari Bandung, tergabung dalam satu majelis taklim dan bermitra dalam sebuah bisnis busana muslim.

Sebelum datang, salah satu dari mereka menyampaikan maksud kedatangannya untuk berkonsultasi mengenai bisnis mereka yang nyaris bangkrut.

Singkat cerita, mereka pun bertutur tentang segala masalah dan kendala bisnis yang dihadapi.

Salah seorang ibu, sebut saja Ibu Ani, bercerita bahwa ia pernah mengikuti seminar-seminar dari Tung Desem Waringin seperti Financial Revolution, Life Revolution bahkan TFT alis Training For Trainer yang berbiaya Rp. 18 jutaan itu. Buku Marketing Revolution-pun sudah dibacanya.

Hmm… saya membatin. Ibu ini sebenarnya sudah paham ilmunya. Saya yakin ibu itu sudah tahu jawabannya dan apa yang mesti dilakukannya.

Saya rasa, ia hanya butuh “konfirmasi” dari saya, sebagai model sukses yang bisa dijadikan contoh.

Saya pun langsung memaparkan “rumus sukses” andalan saya yaitu: RBDSAPP yang merupakan kependekan dari Reason, Belief, Dreams, Strategy, Action, Persistence dan Pray.

Rumusan sukses ini saya kumpulkan dari berbagai buku dan sumber serta melihat kasus-kasus yang terjadi di Komunitas TDA. Rumusan ini adalah “the ultimate success formula” bagi member TDA.

Ibu Ani bahkan memberi tanggapan yang cukup mengagetkan setelah saya menyebutkan ketujuh rumusan sukses itu.

“Saya sekarang sedang menulis buku 7 rahasia sukses persis seperti yang bapak sampaikan. Cuma saya membuat dari perspektif agama”

Ibu ini ternyata lebih canggih daripada saya. Lantas, kenapa dia datang jauh-jauh untuk berkonsultasi dengan saya?

“Oke, sekarang langsung to the point aja. Dari ketujuh formula itu mana yang menjadi titik kekurangan dari ibu-ibu sehingga mengakibatkan bisnisnya sulit berkembang?”, tanya saya.

Akhirnya mereka mengakui bahwa mereka punya masalah di Reason, Strategy, Action dan Persistence.

“Kami adalah ibu-ibu yang punya suami dengan penghasilan lumayan. Sehingga ketika bisnis kami tidak menghasilkan pun tidak apa-apa. Toh ada suami yang membackup”.

“Kami pun kurang dalam Strategy dan Action. Action kami masih setengah-setengah. Sebabnya, ya karena itu tadi, toh kami punya jaminan dari suami kalau terjadi apa-apa. Kami pun mengakui bahwa kami kurang ulet (Persistence) dalam menjalankan bisnis”.

Nah, akhirnya ibu-ibu itu menemukan sendiri jawabannya. Memang, sejak awal saya sudah ambil posisi untuk tidak “mengajari” mereka. Mereka semua sudah tahu jawabannya. Jawabannya ada dalam diri mereka sendiri.

Saya hanya membantu membukakan “kunci” kesadaran diri mereka. Bahwa bekal sukses itu sebenarnya sudah ada dalam diri mereka. Tidak perlu mencari ke mana-mana lagi.

Ilmunya pun sudah cukup. Bahkan ketika Ani menyatakan ingin ikut lagi seminar tentang marketing, saya melarangnya. “Tidak usah bu. Cukup ibu baca saja buku Pak Tung itu. Ibu jangan kecanduan dengan seminar dan training. Yang penting isinya dipraktekkan”.

Practice makes perfect, kata Michael Franks.

Salam FUUUNtastic!
Wassalam,

Roni, Owner Manet Busana Muslim

Iklan
Standar

3 thoughts on “Ibu Sebenarnya Sudah Tahu Jawabannya, Sekarang Tinggal Prakteknya

  1. Taufan berkata:

    ampun…saya lupa RBDSAP
    sekarang malah RBDSAPP
    wah mulai lagi niy….
    thanx pak…
    sudah mulai terkumpul untuk quantum leap lagi…
    insya allah
    amin

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s