Business, Komunitas TDA

Diversifikasi atau Fokus, Semuanya Oke-Oke Saja

Ada analisa menarik di milis TDA kemarin. Pak Ryad berusaha menganalisa kesuksesan beberapa member dengan caranya masing-masing.

Intinya, mereka semua terbilang sukses dengan cara diversifikasi atau pun dengan fokus.

Beberapa member yang sukses dengan diversifikasi bisnis di antaranya: Pak Hadi, Pak Faif, Pak Rosihan, Bu Doris atau Pak Ryad sendiri.

Ambil contoh Pak Ryad dan istrinya. Sejak bergabung di TDA mereka langsung take action, berlari kencang dan sekarang bisnisnya sudah menggurita dalam hitungan belum 2 tahun.

Berawal dari modal ‘hanya’ Rp. 3 juta saja, sekarang perputaran bisnisnya sudah miliaran. Mereka menjadi distributor beberapa produk busana muslim branded, main properti dan terakhir mulai merambah jasa ekspedisi. Alasannya, simple bisnisnya bisa disinergikan dengan jasa ekpedisi.

Pak Rosihan adalah contoh lain. Ia termasuk member yang punya energi, daya juang tinggi dan kecepatan luar biasa. Hitung-hitungan bisnisnya matang. Apalagi dibarengi dengan tim yang kompak, yaitu istrinya sendiri, Bu Ines.

Hampir setiap bulan ia buka cabang. Tidak hanya itu, mereka juga masuk bisnis baru seperti grosir online dan offline, ritel tas, pulsa elektrik dan lain-lainnya. Hasilnya? Tanya saja sendiri, pasti luar biasa.

Nah, selain itu ada juga member yang bisnisnya fokus sejak awal. Itu-itu saja. Pak Ryad mencontohkan saya dengan Manet Busana Muslim dan Pak Afrizal dengan busana muslim anak Poeti.

Pak Roni dan Pak Afrizal meng-create satu bisnis saja, tapi kemudian terus membesarkan omzet. “Gedein omzet, gedein omzet, gedein omzet”, demikian tulisnya di milis TDA kemarin.

Saya hampir tergelak membacanya. Analisa yang simpel tapi kena.

Ya, saya termasuk yang bisnisnya fokus. Sejak awal nge-blog, sejak awal berdirinya TDA, bisnis utama saya ya itu-itu saja, Manet. Kalau pun ada yang lain, ya sekedar iseng-iseng saja, tidak diurus dengan serius.

Sehingga nama saya selalu lekat dengan Manet. Manet adalah saya. Persis seperti Bill Gates dengan Microsoft, Michael Dell dengan Dell Computer atau Steve Jobs dengan Apple. Hehe…

Mana yang benar dari kedua pilihan itu? Diversifikasi atau fokus? Dua-duanya sama-sama benar. Ingat, bisnis itu tergantung kita sendiri. Kalau kita memang suka seperti itu, ya jalankan saja.

Tidak ada yang salah dan benar dalam bisnis. Semua adalah pilihan dengan segala konsekuensinya.

Kalau saya, sampai sekarang belum berpikir untuk berganti bendera yang lain. Bendera saya ya tetap MANET. Manet akan saya kembangkan terus hingga terus berkembang, bertumbuh dan membesar.

Saat ini di benak saya ada beberapa ide dan konsep yang akan dijalankan di masa mendatang. Bisnis itu kalau kita tekuni dan dalami akan semakin menarik, semakin menantang dan menggairahkan. Tidak percaya? Coba aja deh…

Salam FUUUNtastic!
Wassalam,

Roni, Owner Manet Busana Muslim, Founder Komunitas TDA

NB: Ssst, halbil TDA di Bandung kabarnya bakalan seru dan ramai. Bintang tamunya keren-keren. Ada Haji Ali, Nukman Luthfie, Riyeke (SEOkita), Jamil Azzaini, dll. Door prizenya juga bejibun. Udah daftar belum? Jangan ketinggalan. Buruan daftar di TDA EO. Bagi yang ingin berangkat bersama, juga disediakan bis khusus.

Iklan
Standar

One thought on “Diversifikasi atau Fokus, Semuanya Oke-Oke Saja

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s