Business

Saya Senang Sekali dengan Angka

Meski pun saya bukan lulusan pendidikan eksakta. Meski pun nilai matematika saya jarang memuaskan di sekolah. Meski pun saya tidak pandai menggunakan rumus, tapi saya sangat suka dengan angka.

Saya sangat suka dengan angka yang tertera di lembaran bergambar Soekarno Hatta. Saya sangat suka dengan angka yang muncul di buku tabungan. Saya sangat suka dengan angka di layar ATM, yang hasilnya bisa saya nikmati.

Dalam berbisnis, saya pun sangat suka dengan angka. Walau pun modal saya cuma menambah, mengali, mengurang dan membagi saja, itu sudah cukup buat saya sebagai bekal membesarkan bisnis dan menikmati hasilnya.

Hal ini pun saya tularkan kepada tim bisnis saya. Bicaralah dengan angka, kata saya. Jangan pakai perkiraan atau persangkaan yang tidak terukur. Dalam bisnis, segala sesuatu yang terukurlah yang bisa dikelola. Itu kata dedengkot manajemen Peter Drucker. Apa pun yang pada dasarnya kualitatif, harus kita terjemahkan ke dalam bentuk kuantitatif, agar terukur.

Seperti misalnya, berapa banyak pelanggan yang puas? Berapa banyak pelanggan yang kembali lagi? Berapa banyak pelanggan baru? Berapa banyak pelanggan di kota A? Berapa banyak pelanggan yang komplain? Dan sebagainya….

Semuanya harus terukur, baru bisa diambil keputusan untuk melakukan tindakan tertentu dalam menyikapinya.

Kemarin, saya merasa senang sekali. Data yang saya tunggu-tunggu akhirnya diserahkan oleh staf saya. Semuanya jadi terang benderang di mata saya. Apa yang terjadi di Manet sepanjang tahun ini tersedia hampir lengkap.

Langsung saya panggil beberapa anggota tim terkait untuk membahasnya dan membuat rencana berdasarkan angka-angka itu. Saya bersemangat sekali melihat angka-angka itu. I lllove it. Apalagi mayoritas angka-angka itu menunjukkan sinyal yang positif. Alhamdulillah, jadi tambah semangat dan optimis…

Bagaimana dengan anda? Anda juga suka dengan angka? Atau lebih menggunakan perasaan dalam mengelola bisnis? Dua-duanya boleh diterapkan, tapi tanpa angka, kita seperti orang buta berjalan di kegelapan.

Salam FUUUNtastic!
Wassalam,

Roni, Owner Manet Busana Muslim

Gambar: westga.edu
Iklan
Standar

3 thoughts on “Saya Senang Sekali dengan Angka

  1. Zidni berkata:

    “Merubah sesuatu yang kualitatif menjadi kuantitatif”

    Sebenarnya ini tidak ada hubungannya sama angka di ATM pak :D.

    Ini Marketing Research 🙂

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s