Books and Learning, Business

Punya Ide Tapi Tidak Punya Modal? Mintalah ke Sarang Naga

Seorang pria berbaju rapi berdiri rikuh di hadapan empat orang pria berusia separuh baya yang sebagiannya botak dan seorang wanita.Tiga orang di antara pria itu terlihat begitu antusias dengan cerita si pria berbaju rapi itu.

Rupanya si pria berbaju rapi dan bermuka lugu itu menawarkan sebuah peluang bisnis kepada empat pria dan satu wanita itu. Ia mengajak mereka untuk membiayai temuannya yang terbilang canggih dan berpotensi menjadi peluang bisnis besar.

Pria pertama yang menawarkan uang sekian juta dollar untuk membeli seluruh hak patennya. Pria kedua menawarkan 300 ribu dollar dan royalti 7,5 untuk setiap produk yang terjual. Pria ketiga menawarkan uang 1 juta dollar dan kepemilikan saham 50%. Pria berbaju rapi itu menjatuhkan pilihan kepada pria ketiga. Deal.

Para pria dan seorang wanita itulah yang digelari “dragon” alias naga, mungkin karena mereka saking kayanya. Si pria berbaju rapi itu berada di Sarang Naga atau Dragon’s Den. Ini adalah sebuah tayangan menarik lain dari BBC Knowledge yang memukau perhatian saya (duh, saya jadi promosiin channel ini terus, tapi memang keren sih).

Para Dragon itu adalah pengusaha-pengusaha kaya dari Canada dengan kekayaan di atas ratusan juta dollar. Beberapa di antaranya yg saya pernah dengar namanya adalah Tim O’Riley dan seorang pengusaha lingerie terkenal dengan brand La Senza.

Acara ini seperti audisi American Idol, di mana mereka yang tidak disukai oleh para juri langsung diusir keluar ruangan. Bedanya, di acara ini si kontestan yang disukai akan mendapatkan uang untuk modalnya membesarkan bisnis.

Tidak semua kontestan bisa sukses seperti pria berbaju rapi tadi. Setelah dia, datang seorang ibu berbadan gempal dengan produk peti mayat untuk hewan peliharaan. Dengan segenap kemampuan ia meyakinkan para naga itu untuk memodalinya sebesar 20 ribu dollar. Semua menolaknya mentah-mentah. Mereka menilai bisnis yang ditawarkan tidak akan berkembang dalam skala besar. Ibu berbadan gempal itu pun meninggalkan ruangan dengan kepala tertunduk.

Datang lagi seorang pria berpakaian koboi. Ia mempresentasikan sebuah proyek taman wisata berkonsep kembali ke alam. Dia membutuhkan 700 juta dollar untuk membangunnya dan menawarkan sekian persen saham jika dimodali. Permintaannya pun dicaci oleh para naga dan dinilai tidak punya konsep yang jelas, tidak ada nilai tambah dan terlalu kecil untuk ukuran ekspektasi mereka. Sang koboi pun keluar dari arena dengan senyum kecut.

Setelah itu seorang wanita muda penggemar serangga memaparkan konsep museum serangga dari seluruh penjuru dunia. Ia hanya butuh 70 juta dollar untuk mewujudkan rencananya dan menawarkan kepemilikan saham 25%. Semua naga mengangguk sepakat untuk tidak tertarik dengan konsep ini. “Kalau anda menawarkan sebuah produk pembasmi serangga yang paling ampuh, mungkin kami tertarik”, kata salah seorang naga. Demikianlah para naga membantai konsestan yang ide bisnisnya tidak menarik.

Yang lebih sial lagi seorang pria yang menawarkan bisnis alat penangkal radiasi handphone. Ia dituduh penipu dan pembohong oleh para naga itu. Benar-benar sebuah acara yang menguji nyali.

Akhirnya, dari sekitar 7 orang kontestan, hanya 2 orang yang sukses mendapatkan modal dan kerja sama.

Kontestan terakhir adalah yang paling menarik. Pria beramput ikal dan berjambang ini berhasil membuat para naga ‘berantem’ memperebutkan peluang ini. Mereka berlomba-lomba mengajukan penawaran tertinggi. Bisnisnya memang menarik sekali dan berpeluang menghasilkan banyak uang.

Kontestan ini juga pede sekali. Ia bersedia melepas seluruh paten produknya kalau diberi uang 10 juta dollar. Tidak ada naga yang berani menawar setinggi itu. Kompromi pun dibuat. Para naga tidak mau melepas peluang emas di depan mata ini. Si Jambang akhirnya menerima tawaran 300 ribu dollar plus royalti penjualan produk. “Dalam 5 tahun uang 10 juta itu bisa juga saya dapat dengan cara ini”, jawabnya ketika ditanya oleh pembawa acara.

Sebuah acara yang menarik. Saya pun mencatat jadwalnya dan menunggu episode selanjutnya. Harusnya produser seperti Helmi Yahya bisa membawa acara seperti ini ke Indonesia.

Salam FUUUNtastic!
Wassalam,

Roni, Owner Manet Busana Muslim

Iklan
Standar

9 thoughts on “Punya Ide Tapi Tidak Punya Modal? Mintalah ke Sarang Naga

  1. Badroni Yuzirman berkata:

    @Zidni: Nggak saya umpetin pak, biar tulisannya gak kepanjangan aja. Pemenangnya yang punya ide bisnis teknologi utk melengkungkan kaca. Jadi kaca bisa dibentuk sesuai keinginan, misalnya jadi vas bunga, pajangan dll.

    Suka

  2. Nds-Games.Info berkata:

    salam Pak Roni,
    acaranya hari dan jam berapa ya? saya jadi penasaran pengin liat juga, tapi karena jarang nonton tv jadi ngga tau deh ๐Ÿ™‚

    BBC Knowledge kan yah? hm.. nyari2 di jadwal ko ngga nemu yah hehe

    Suka

  3. ech berkata:

    Saya beberapa kali nonton acara ini. memang acara yang menarik. tapi saya tidak terkesan terhadap ke-empat dragon ini, karena kelihatan banget tipikal kapitalis sejati. saya lebih menikmati ide-ide dari para kontestan yang dibantai para dragon itu. oyah salam kenal pak.

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s