Life

Akhirnya Kesampaian Juga, Nonton Ivan Lins Meskipun…

Hari Sabtu ini, nulisnya yang enteng-enteng aja ya. Intermezzo.

Tadi malam adalah pengalaman luar biasa buat saya. Saya berhasil menonton konsernya Ivan Lins dan sukses dapat duduk di baris ketiga dari depan.

Ivan Lins adalah salah satu musisi favorit saya sejak lama. Apa yang menjadi daya tariknya? Suaranya itu lho. Unik, eksotis. Brazil banget. Saya memang suka jazz bergaya Brazil. Selain Ivan Lins, saya menggemari Djavan, Astrud Gilberto atau Sergio Mendes.

Tapi Ivan Lins punya daya magis lain. Mendengar suaranya, saya seperti merasakan “sesuatu” yang beda. Bahasa Brazil memang indah didengar dan dilagukan.

Saya memang suka mengapresiasi budaya-budaya di luar mainstream Amerika atau Hollywood. Budaya Brazil adalah salah satunya.

Sebagai seorang “maestro” di bidangnya, saya memperhatikan betul gerak-gerik, penampilan dan sikapnya. Saya meyakini sukses itu meninggalkan jejak.

Ini terlihat ketika terjadi gangguan sound system di awal permainannya. Bunyi dengung selalu mengganggu earphonenya. Di dua lagu pertama tidak diindahkannya. Menjelang lagu ketiga ia berhenti dan bercerita bahwa penting sekali buatnya untuk konsentrasi dalam bermusik. Suara itu begitu mengganggunya.

Tapi ia tidak marah dan emosi. Ia tetap tenang, meskipun terlihat jelas raut wajah kecewanya. Bayangkan, ia datang jauh-jauh dari Rio de Janeiro tapi gagal main dengan performa terbaik. Ia menyadari bahwa menjadi panitia event Java Jazz ini tidaklah mudah.

Mengelola 19 pangggung yang main secara bersamaan bukanlah pekerjaan gampang. Mengganti-ganti alat dengan cepat di sela-sela jeda antara musisi satu dan yang lainnya adalah pekerjaan yang njlimet dan butuh konsentrasi tinggi.

Akhirnya di lagu ketiga, soundnya sudah baik dan dia pun main dengan asyik sampai akhir. Applaus penonton tidak berhenti setiap ia menampilkan improvisasi khasnya.

Ivan Lins adalah maestro di bidangnya. Seperti para maestro lainnya. Ada kualitas yang membedakan antara para maestro dengan yang rata-rata. Bukan soal teknis. Bukan soal kecanggihannya bermain. Tapi sikap dan dedikasinya.

Mau tahu dengar permainan Ivan Lins? Silakan cari di Youtube.

Salam FUUUNtastic!
Selamat berakhir pekan dengan orang-orang yang anda sayangi

Wassalam,

Roni, Owner Manet Busana Muslim

Iklan
Standar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s