Business, Mindset

Mobil Anda Bagus, Bagaimana Cara Mendapatkannya?

Hari Minggu sore, saya tidur-tiduran di kamar karena kelelahan. Seharian aktivitas saya cukup padat termasuk menerima kedatangan tamu-tamu yang ingin menengok Vino, putra kedua kami yang baru lahir.

Tiba-tiba istri saya datang dan membangunkan. “Da, Da, itu ada tamu yang datang. Pake mobil gede banget. Siapa itu Da?”

Hmmm… siapa ya. Setahu saya, tidak ada teman dekat atau saudara yang punya mobil seperti itu.

Tapi saya langsung punya feeling.

“Paling itu Maetek (paman) Al”, jawab saya. Mobil gede putih itu pastilah Hummer. Mobil ala militer Amerika yang replikanya banyak saya lihat di rumahnya. Hanya orang tertentu yang punya mobil seperti itu. Sudah pasti harganya miliaran.

Dugaan saya betul. Saya geleng-geleng kepala melihatnya. Krisis-krisis gini, ternyata tidak berpengaruh kepada Alfi Hendri, paman yang seumuran dengan saya ini.

Seperti kata Pak Tung, kalau ada orang sukses, kita harus bertanya; “Bagaimana caranya?”. Itu pertanyaan yang diajukan oleh Chris Gardner di film The Pursuit of Happyness.

Awalnya saya mengira bahwa pengusaha outdoor dan safety equipment ini pastilah memboroskan uangnya demi hobi atau pride.

Ternyata, ini tidak terjadi dengan pengusaha sukses yang tidak sempat menamatkan kuliah ini. Koleksi mobil importnya tidak dibiayai dengan cara seperti itu. Caranya jauh lebih smart, aman dan terukur.

Bagaimana caranya?

Ternyata mobil itu bukan dibeli dari penghasilannya. Tapi dari bonus yang diberikan oleh perusahaan prinsipal di mana dia menjadi agen tunggal produk tersebut di Indonesia. Really, really smart.

Tahun lalu ia berhasil menaikkan penjualan produk tersebut sampai ribuan kali lipat. “Wajar dong, kalau Maetek minta bonus 5%”, ujar orang yang pernah hadir di talkshow pertama yang melahirkan Komunitas TDA ini.

Setahu saya, selama ini bonus itu berupa alat-alat elektronik seperti televisi, HP, kulkas dan sebagainya. Lha ini, bonusnya aja mobil Hummer, berapa omzet dan profitnya ya?

Hikmah dari cerita ini adalah, jika ada teman atau saudara anda yang sukses, jangan iri atau berkomentar negatif seperti, “Ah, paling-paling hasil korupsi”, atau, “Dia kan bisnisnya miring-miring gitu deh…”. Kita tidak akan mendapatkan apa-apa dengan komentar sinis seperti itu.

Ajukan pertanyaan yang paling powerfull ini: “Bagaimana caranya?”. Insya Allah, hasilnya akan berbeda bumi dan langit.

Salam FUUUUNtastic!
Wassalam,

Roni, Owner Manet Busana Muslim

Iklan
Standar

9 thoughts on “Mobil Anda Bagus, Bagaimana Cara Mendapatkannya?

  1. Taufan berkata:

    pak kalo sama pebisnis mah jarang yang negatif komen, beda kalo itu pejabat negara ato pns…..ups, semoga gak ada yang protes

    Suka

  2. Zidni berkata:

    saya sering liat mobil ini di pertigaan pasar minggu buncit pak.
    yang toko tandike itu ya?

    padahal tokonya kecil ya.
    tp yang parkir Hummer, putih lagi πŸ˜›

    Suka

  3. Yanie Aprianto berkata:

    assalamu’alaikum pa roni
    saya sudah bergabung di TDA sejak thn 2007 akhir. dan sudah pasti blog pa roni ini menjadi blog yang tidak akan saya lewati setiap kali blog walking.
    tpi mohon maaf pa, bru skrg saya kasih komentar. maklum pa saya termasuk yang pemalu alias kadang jarang berani.., tpi saya harus belajar menjadi berani untuk kebaikan.. dan mengubah mindset ini.

    malem ini bpk lagi di hotel yasmin ya??ada training bwt dealer telkomsel??
    barusan suami langsung tlp saya, pas ternyata salah satu pengisi materinya pa roni. dia interest bangedd.., walaupun sbnrnya beliau udah sering liat dan kenal dgn bapak..cuma mungkin suami blm punya keberanian untuk bisa berani berbincang2 dgn bapak.. , segan katanya pa..hehehe

    beliau skrg pun lagi di hotel yasmin, tapi yah masih TDB jd karyawan telkomsel. dan pa roni lah salah satu inspirasinya..untuk menjadi TDA.
    malem ini, barusan suami tlp..mau memberanikan diri mendekati bpk dan pengen ngobrol dgn bapak..,

    semoga malem ini, suami saya diberikan keberanian minimalnya untuk bisa bertanya sama bapak.., “BISNIS BAPAK SUKSES, bagaimana cara meraihnya???”…

    smoga malam ini, walau sudah terkantuk2.., beliau bisa sukses memberanikan menyapa dan bertanya kpd bapak..

    trimksih atas tulisan2 yang telah menginspirasi kami..

    Suka

  4. imron46 berkata:

    seorang pebisnis sukses pemilik Manet Vision saja masih berguru ke orang yang lebih sukses, berarti kita yang belum apa – apa ini masih harus banyak – banyak berguru, biar tambah mahir dalam menjalankan online business…

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s