Komunitas TDA

Alifmags: Komunitas Tangan Di Atas

Sungguh tak disangka, kebiasaan Badroni Yuzirman [Roni]untuk menuliskan perjalanan usahanya mengelola tiga toko di kawasan Tanah Abang yang dibimbing Haji Nuzli Arismal [Haji Ali] -ketua asosiasi pedagang di sana-memikat hati pembaca blog-nya. Para pembaca blog tersebut kemudian meminta Roni untuk bertemu muka bersama Haji Ali. Dalam diskusi tersebut, selain berbagi ilmu, Haji Ali menyebutkan bahwa ‘tangan di atas lebih mulia daripada tangan di bawah’.

Hasil kumpul-kumpul ini membuat hubungan ke empat puluh orang tersebut semakin erat. Maka akhirnya mereka membuat forum komunikasi melalui milis sebagai sarana saling berdiskusi dan berbagi ilmu mengenai kewirausahaan. Komunitas milis tersebut mereka namakan Komunitas Tangan di Atas.

Tanpa terasa anggota milis tersebut berkembang menjadi 3.500 orang. Mereka pun menyempurnakan komunitas mereka dengan membuat portal yang kini telah memiliki sekira 7.000 anggota dari hampir seluruh Indonesia. Selain itu, mereka mengembangkan komunitas ini menjadi sebuah organisasi yang memiliki motto ‘Bersama Menebar Rahmat’. Melalui komunitas ini mereka membentuk kelompok-kelompok diskusi sebanyak 6 – 7 orang yang dinamakan* mastermind,*membuat forum Jum’at sebagai ajang diskusi dan bertukar pengalaman, seminar dengan meminta pakar-pakar di bidang wirausaha untuk membagikan ilmu dengan biaya yang ditekan sedemikian rupa bagi para anggota dan sebagainya.

Dalam forum diskusi tersebut kami saling menceritakan kesuksesan untuk memotivasi yang lain. Jika sedang kesulitan maka akan ada solusi dari teman yang lain,” ucap Iim Rusyamsi, selaku Presiden Komunitas ini. Ia juga menekankan salah satu misi komunitas ini, yaitu menumbuhkan jiwa sosial anggotanya, “Jadi kalau ada anggota yang telah sukses, maka anggota tersebut memiliki kewajiban moral untuk berbagi ilmu dengan anggota yang lain.”

Untuk mencapai salah satu misi komunitas ini, yaitu menciptakan 10.000 pengusaha sukses hingga tahun 2018, mereka juga mengupayakan *high trust community*. Di sana mereka dapat saling bersinergi berdasarkan kepercayaan yang tinggi di antara para anggotanya. “Namun jika seseorang melakukan pelanggaran, maka orang tersebut akan kami kenakan sanksi,” tegas Iim.
Tertarik untuk bergabung atau tertantang menciptakan komunitas yang bermanfaat bagi banyak orang? « *[esthi]*

Sumber: http://alifmagz.com/wp/index.php/2009/05/13/komunitas-tangan-di-atas/

Iklan
Standar

4 thoughts on “Alifmags: Komunitas Tangan Di Atas

  1. eriyana berkata:

    sy d suami mneruskan usaha bpk mgelola bengkel baja pintu air didemak.tenaga sy adl anak2 yg putus sekolah jmlh 10org.didaerah kami tdk ada comunitas utk berbagi ttg wirausaha d sy ingin bergabung utk mjd pembuka lapangan kerja di sekitar kami

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s