Books and Learning, Business

Apakah Anda Berbakat Menjadi Orang yang Berani dan Sukses? Periksa Jari Manis Anda



“Pak, gimana caranya supaya berani memulai bisnis?”, tanya seorang peserta seminar kewirausahaan yang diadakan oleh Seksi Kerohanian Islam Fakultas Hukum Universitas Trisakti beberapa waktu lalu.

Dipancing oleh pertanyaan itu, saya langsung teringat dengan “ilmu” yang baru saya dapatkan beberapa waktu lalu.

“Coba, adik-adik semua lihat jari tangan masing-masing”, pinta saya. “Perhatikan, apakah jari manis anda lebih panjang atau lebih pendek daripada jari telunjuk. Kalau lebih panjang, anda bakal sukses. Jari manis yang lebih panjang menandakan keberanian pemiliknya untuk bertindak dan mengambil risiko.”

Kontan pernyataan saya ini menimbulkan kehebohan di ruangan seminar, sampai-sampai 2 pembicara lain dan moderator juga ikut-ikutan.

“Bagi anda yang jari manisnya lebih pendek, jangan kecewa. Bertemanlah dengan yang jari manisnya lebih panjang”, lanjut saya.

Pembicara di samping saya yang juga seorang ustadz menambahkan, “Buat yang akhwat (perempuan), kalau mau cari calon suami, periksa dulu jari manisnya.”

Sebelumnya saya sempat dites yang sama oleh Pak Nukman. “Ini jari TDA (pengusaha)”, katanya mengomentari jari manis saya dan juga Pak Iim dan Pak Agus. Ia tidak menjelaskan apa alasannya. Silakan buka blog ini untuk mengetahui penjelasannya. Blog itu menampilkan foto-foto orang sukses dari berbagai bidang seperti bisnis, politik, atlit, artis yang semuanya berjari manis lebih panjang daripada jari telunjuk.Namun bagi saya penjelasan itu masih membingungkan dan kurang ilmiah.

Tanpa sengaja saya menonton tayangan BBC Knowledge yang menjelaskan fenomena ini secara ilmiah. Ternyata, panjangnya jari manis dipengaruhi oleh hormon testosteron. Orang yang jari manisnya lebih panjang daripada jari telunjuk menandakan hormon testosteronnya berlimpah yang mengakibatkan ia lebih berenergi, lebih berani, lebih agresif. Jantung dan paru-paru mereka juga berfungsi lebih baik dan lebih efisien. Secara alami, laki-laki lebih banyak hormon testosteronnya daripada perempuan (artinya, laki-laki lebih banyak yang sukses dibandingkan perempuan?).

Di dalam film dokumenter itu, seorang peneliti mempertaruhkan teorinya dengan memilih pemenang lomba lari sebelum mereka bertanding. Ia hanya memilih calon pemenang dengan mengukur selisih panjang jari manis terhadap jari telunjuk. Ia memilih yang selisihnya paling besar. Dan benar, pilihannya tepat. Pelari yang dipilihnya menang. Menarik ya….

Dalam kesempatan lain, seorang perempuan tomboy yang juga atlit lari ingin menjadi laki-laki sepenuhnya. Ia meminta dokter menyuntikkan hormon testosteron ke dalam tubuhnya sampai 10 kali lipat yang dimilikinya saat itu. Akibatnya, perlahan tubuhnya semakin tegap, mulai tumbuh bulu-bulu dan kecepatan larinya pun meningkat drastis.

Aha, saya telah menemukan penjelasan ilmiah dari teori jari manis ini. Jadi, tidak ada hubungannya dengan klenik sama sekali.

Sekarang, kalau saya ditanya lagi bagaimana caranya supaya sukses, bagaimana caranya supaya berani, akan saya meminta penanya itu untuk mengecek jari manisnya. Tapi sekali lagi, kalau jari manis anda tidak panjang, carilah teman yang memiliki itu. Seorang penakut berkawan dengan orang berani akan ketularan beraninya. Tentunya, ada faktor lingkungan juga yang mempengaruhi, seperti kata Malcolm Gladwell di buku The Outliers. Kalau mau lebih berani lagi, ya suntikkan aja hormon testosteron banyak-banyak. Saya sendiri tidak tahu apakah hal ini diperbolehkan atau tidak oleh agama.

Salam FUUUNtastic! SuksesMulia!
Wassalam,

Roni, Manet Busana Muslim, Founder Komunitas TDA


NB: Di kulkas saya ada stiker gambar Luna Maya (brand ambassador Toshiba). Jari manisnya juga panjang. Apakah ini pertanda dia orang yang berani mengambil risiko atau tomboy?

Iklan
Standar

6 thoughts on “Apakah Anda Berbakat Menjadi Orang yang Berani dan Sukses? Periksa Jari Manis Anda

  1. yayasan berkata:

    yang jelas sambil baca postingan ini saya sambil lirik jari manis tangan saya :)) dan rupanya lebih pendek daripada jari tengah. Berarti harus lebih dekat dengan pak Rony Cs dari TDA :))

    Suka

  2. Amas Hariska AP berkata:

    Alhamdulillah, iseng browsing. Hbis nge-DP kios di BTC bekasi. Mau nekat dagang baju. habis udah malu sama mertua. Eh barusan pas gua periksa jari manis gua kiri kanan pada lebih panjang dari telunjuk 🙂 waduh mudah-mudahan lah toko baju gua bisa berjalan & dapat keuntungan. Amin.

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s