Advertorial, Life

Toyota Prius dan Gaya Hidup Ramah Lingkungan


Ketika email undangan menghadiri peluncuran sekaligus test drive Toyota Prius itu datang, dengan segera saya iyakan.

Kenapa?

Kendaraan berteknologi hybrid ini sudah sejak lama membuat saya penasaran. Ia dibicarakan di mana-mana sejak lama, sedangkan saya sendiri belum tahu seperti apa sesungguhnya “mahluk” mobil hybrid itu. Apalagi mencobanya. Bahkan, terus terang, teknologi hybrid itu seperti apa sesungguhnya, saya pun belum mengerti.

Di arena pameran Indonesia International Motor Show Sabtu lalu, saya mendapat kesempatan berharga ini Sabtu bersama para blogger yang diundang khusus oleh Toyota.

Misteri itu akhirnya terkuak. Saya dapat merasakan mengendarai sendiri Toyota Prius yang selama ini menjadi tanda tanya di benak saya.

Kepada kami dijelaskan bahwa Toyota Prius ini mengusung hybrid system dengan kekuatan utama: efisiensi bahan bakar minyak, emisi (gas buang) rendah, tenaga (performa) besar dan begitu senyap ketika dikendarai.

Itu betul. Ketika saya mencobanya di kecepatan di bawah 30 km per jam, suaranya nyaris tak terdengar. Hanya suara gelinding suara ban saja yang terdengar ketika melindas jalan yang tak mulus. Bagi yang belum terbiasa, ini jelas membingungkan. Apakah mesinnya mati?

Pada saat kecepatan di atas 30 km per jam, mesin akan otomatis menggunakan bensin. Cocok sekali dengan kondisi jalan Jakarta yang jarang tidak macetnya. Logikanya, saat macet dan kendaraan terhenti, buat apa pakai bensin? Pakai listrik aja. Tak pelak, dengan teknologi ini dapat menghemat bensin sampai 28 km untuk satu liter saja! Woow…

Interesting…

Beberapa fakta yang “akhirnya” terkuak dan saya ketahui tentang Toyota Prius ini:

– Ternyata Toyota Prius ini diluncurkan sejak tahun 1997 di Jepang. Sudah lama juga ya. Kok saya baru ‘ngeh sekarang?

– Sejak tahun 2000 dimulailah penjualan di luar negeri meliputi Amerika Utara dan Eropa. Ooo, itulah makanya sebagian besar kita tidak akrab dengan mobil ini. Memang negeri kita ini belum menjadi target strategis Toyota saat itu.

– Tahun 2003, generasi kedua lahir yang dilengkapi dengan Hybrid Synergy Drive dengan penekanan pada kemampuan yang ramah lingkungan sekaligus performa berkendara.

– Tahun 2008 lahirlah generasi ketiga yang saat ini diluncurkan di Jakarta.

Prestasi penjualan pun cukup mengesankan. Sejak tahun 1997 sampai 2008, Toyota Prius termasuk “the most selling hybrid car in the world”. Di Jepang sendiri saat ini permintaannya telah mencapai 180.000 unit.

Di Indonesia, Toyota Prius bisa digunakan dengan bahan bakar Pertamax Plus, Shell Super Extra atau Petronas Primax 95.

Kepada saya pihak Toyota juga menjelaskan bahwa tahun 2020 nanti seluruh produk Toyota akan ada varian hybridnya. Ini adalah komitmen Toyota untuk lingkungan dan sekaligus antisipasi gejolak harga dan kelangkaan minyak di tahun-tahun mendatang.

Kepedulian lingkungan memang membutuhkan komitmen, keseriusan dan tindakan nyata. Toyota sudah melakukannya dan bukan semata untuk tujuan bisnis, menurut saya. Ini adalah komitmen untuk masa depan dunia dan anak-anak kita nantinya. Agar mereka dapat menikmati bumi yang bersih, sehat dan nyaman untuk ditinggali.

Pilihan gaya hidup dan yang kita lakukan hari ini menentukan masa depan anak cucu kita kelak.

Saya pribadi mendukung apa pun upaya dan gerakan peduli lingkungan yang dilakukan oleh masyarakat, pemerinta atau pihak swasta. Isu ini jauh lebih penting ketimbang perang, terorisme dan liberalisasi ekonomi.

Salam FUUUNtastic! SuksesMulia!
Wassalam,

Roni, Owner Manet Busana Muslim, Founder Komunitas TDA

Iklan
Standar

One thought on “Toyota Prius dan Gaya Hidup Ramah Lingkungan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s