Books and Learning, Business

101 Ide Bisnis dari Rumah (Tanpa Kantor)

buku 101 ide bisnis dari rumah tanpa kantorBuku ini sudah cukup lama tergeletak di rak buku saya. Diberikan saat pertemuan TDA Tangerang, oleh penulis dan juga mompreneur yang sangat produktif dan kreatif, Sulistyawati N.

Perhatian saya tertahan kepada buku ini saat mencari ide untuk menulis blog yang sudah lama belum diupdate (karena lagi keranjingan Posterous, hehe). Kebetulan, kemarin saya membuka statistik blog ini dan menemukan bahwa banyak pembaca yang mencari informasi mengenai ide bisnis rumahan seperti ini. Ide bisnis yang cocok buat ibu-ibu atau bapak-bapak sekali pun yang ingin berbisnis di rumah tanpa meninggalkan buah hati mereka.

101 Ide Bisnis tanpa Kantor, Mencari Peluang dari Sudut Ruang Anda adalah judul yang cukup eye catching, menarik perhatian siapa saja yang sedang mencari ide bisnis yang sederhana, murah dan aplikatif. Saya merasakan bahwa saat ini kecenderungan para ibu/bapak yang ingin berbisnis di rumah sangat tinggi saat ini.

Beberapa ide yang ditawarkan sebenarnya telah dipraktekkan oleh member-member TDA yang jumlahnya tercatat sudah mencapai 10.000 orang ini. Jadi, isi buku ini applicable dan bukan teori. Saya sendiri kenal dengan para pelakunya karena terjun langsung dan bergaul dengan mereka di lapangan.

Ini beberapa ide bisnis yang saya pilih dan layak dicoba:

1. Produksi, penjualan ritel atau grosir seprai dan bed cover. Silakan search di google kata-kata ini. Pasti banyak ditemukan. Artinya, it works. Setiap ibu pasti ingin kamar mereka tampil indah dan nyaman. Maka, kebutuhan untuk produk perlengkapan kamar akan selalu ada.

2. Produksi, penjualan ritel, dan distributor grosir busana muslim dan jilbab. Sebagian member TDA telah sukses melakukannya. Saya sebutkan saja beberapa nama di antaranya: Doris Nasution, Hikmanul Hakiem,Teguh Atmajaya, Poppy Garmila, Erina Kartika. Kalau anda klik link tersebut, anda akan menemukan bisnis mereka sudah tidak lagi berbasis di rumah. Ya, karena sudah berkembang, tentu perlu toko atau menyewar ruko dan sebagainya.

3. Produksi, penjualan kue dan sejenisnya. Kue-kue atau cemilan telah menjadi keseharian kita. Ketika kita melihatnya di toko, secara dengan mudah kita akan membelinya tanpa pikir panjang. Apalagi kalau itu ditawarkan oleh teman atau tetangga kita. Makanya, bisnis seperti ini bisa berjalan secara alamiah dengan pemasaran dari mulut ke mulut. Menjelang lebaran, adalah masa panen dan berpotensi meraup keuntungan berlimpah. Coklat Mentari, adalah salah satu contoh member TDA yang sukses melakukannya.

4. Web disainer dan pembuatan web. Bagi anda yang punya skill di bidang IT, peluang bisnis ini masih terbuka lebar. Saat ini permintaan akan jasa ini sedang meningkat tajam. Dengan beroperasi di rumah, tentunya anda akan bisa menawarkan harga yang lebih fleksibel dan bersaing dengan perusahaan besar. Sebagian besar member TDA adalah orang IT dan banyak yang menjalankan bisnis ini, di antaranya adalah: Ipul Anwar.

5. Toko online. Ya, ini bisnis yang juga lagi hot menurut saya. Saya sendiri adalah pelakunya sejak tahun 2003 dan masih eksis sampai sekarang. Saat itu pemainnya masih bisa dihitung dengan jari, namun sekarang sudah berjubel. Artinya, peluangnya masih terbuka lebar dan menurut saya masih akan terus berkembang. Saat ini baru the first wave, early wave, belum mencapai puncaknya. Apa saja bisa dijual melalui online. Beberapa contoh sukses yang cukup fenomenal adalah: Mohamad Rosihan, Irwanto dan Hikmanul Hakiem.

Rasanya cukup panjang daftarnya kalau saya uraikan satu per satu.

Silakan anda telurusi sendiri tawaran ide-ide seperti: penjualan aksesoris, MLM produk kecantikan, kerajinan aksesori, toko sembako, katering, kursus memasak dan membuat kue, disainer interior, toko mainan anak, jasa penitipan anak, kelompok bermain dan taman kanak-kanak, jasa penerjemah, jasa pelatihan, penerbitan, rental buku, rental komputer, penulis (termasuk menjadi blogger profesional), penjualan voucher/HP, kerajinan tangan, kerajinan sulam/payet, jahit menjahit, fotografi dan cetak digital, cuci motor/mobil, jasa antar jemput sekolah/kantor, penjualan benda promosi, dan sebagainya. Pokoknya banyak banget idenya. Tinggal anda pilih saja mana yang cocok dan dekat dengan minat dan passion anda.

Mengenai how-to-nya, silakan saja baca buku praktis ini. Yang penting, setelah membaca dipraktekkan. Jangan terlalu banyak mikir dan menunda atau orang lain akan melakukannya. “Life is what happening while you are busy making plan”, kata John Lennon.

Kemarin saya membaca buku semi biografinya Venna Melinda. Ada kata-kata menarik yang saya temukan: “Mencoba, adalah jurus sakti untuk maju!”

Salam FUUUNtastic! SuksesMulia!
Wassalam,

Roni, www.manetvision.com, www.roniyuzirman.com, www.twitter.com/roniyuzirman

Iklan
Standar

35 thoughts on “101 Ide Bisnis dari Rumah (Tanpa Kantor)

  1. Andai jemari tak smpt berjabat,andai raga tak dpt b’tatap
    Seiring beduk yg mgema,sruan takbir yg berkumandang
    Kuhaturkan salam menyambut Hari raya idul fitri,jk Ada kata serta khilafku
    membekas lara mhn maaf lahir batin.
    SELAMAT IDUL FITRI

    Suka

  2. @gustavaulia berkata:

    ini dia yang terus sy konsultasi ke mr yuzirman…
    yang jadi pedoman ” jangan kebanyakan mikir. just make it happen”

    Suka

  3. biro jasa saya 100 % pemasaran nya melalui online..di bantu mbah google di page 1 membuat saya tidak perlu iklan dan space khusus ..kendalikan semua dari rumah dengan di bantu 4 pegwai yang wara wiri antar jemput berkas nya..

    pemasaran online memang gurih..heheh

    Suka

  4. Terlalu banyak contoh sukses bisnis online sudah saya saksikan dilakukan oleh teman2 di TDA. Untuk sukses di sini, tidak mudah, tapi bisa. Dari mana memulainya? Dari mana memulainya? Tinggal bikin webstore dan tentukan produk yang akan dijual dan lakukan marketing yang smart. Stok barang tidak mutlak, tapi kalau serius ingin sukses seharusnya disediakan cukup

    Suka

  5. Memang bisnis online sekarang lagi marak, barang apapun bisa dijual secara online.
    Persaingan juga semakin ketat terutama di bidang pakaian.
    Menurut saya sekarang asal buat webstore saja tidak akan bisa bertahan lama, harus pintar-pintar memasarkan, memilih produk yang unik, dan memberikan offer yang menarik dan berguna untuk pembeli.
    Selain itu pengetahuan tentang internet dan social networking websites juga akan banyak membantu. Saya mengenal beberapa teman yang hanya ikut-ikutan buat webstore dan sama sekali tidak mengerti internet dan mengandalkan pegawai saja, dan mereka itu sangat susah untuk maju.

    Btw, saya belum pantas disebut telah sukses secara fenomenal.

    Suka

  6. Ken berkata:

    [Ada kata-kata menarik yang saya temukan: “Mencoba, adalah jurus sakti untuk maju!”]

    Saya gag mau coba-coba achh… akan saya praktekkan saja…
    Trims ya… he.. he..

    Suka

  7. tulisan bagus nih… diperbanyak ulasan tentang internet marketing deh… supaya kita-kita yang pemula juga bisa belajar dari pengalaman Anda, makasih….

    Suka

  8. Internet telah berkembang sangat pesatnya dan bisa membantu banyak orang untuk mendapatkan pekerjaan hanya dirumah saja
    nice share info ide bisnis-nya sangat bermnafaat bagi saya..

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s