Uncategorized

Menapaki Hidup yang Lebih Bermakna di 2010

Riuh rendah penyambutan tahun baru masih terasa sampai hari ini. Walaupun pemerintah menghimbau agar perayaan kali ini disederhanakan, mengingat bangsa ini baru kehilangan Gus Dur – salah satu putra terbaiknya – ,tetap saja arus lalu lintas di Puncak macet total sampai mengular 28 km!

Yah, orang Indonesia memang suka perayaan. Apa pun dirayakan. Mungkin karena hidup di negeri ini banyak tekanan, makanya rakyatnya selalu butuh perayaan dan liburan sebagai katarsis, keluar sejenak dari tekanan yang menghimpit.

Resolusi akhir tahun dikumandangkan di mana-mana, baik melalui blog, milis, Facebook dan Twitter. Ada yang berpuas diri dengan hasil resolusi yang telah dicapainya. Banyak pula yang duduk lemas lantaran resolusi tahun lalu masih jauh dari harapan.

Tidak apa-apa, yang penting jangan putus harapan, sebab hanya itulah yang tersisa ketika kita tak memiliki apa-apa. Harapan, jangan pernah berputus asa darinya.

Saya adalah tipe orang yang malas bikin resolusi. Dulu sering, tapi kantaran acap kali luput, makanya saya putuskan untuk tidak membuatnya lagi. Saya tidak cocok dengan resolusi-resolusian.

Saya lebih suka hidup mengalir bak air di sungai. Pasti banyak yang protes. Air mengalir kan harus punya tujuan! Ya betul, tujuannya adalah ke penampungan lebih besar, laut. Itulah tujuan kita semua. Tapi proses menuju laut itu mestilah dijalani dengan berliku dan penuh tantangan. Kita tidak tahu kapan dan bagaimana sampai ke situ.

Maksud saya, dalam prosesnya saya tidak ingin rigid, kaku. Harus ada target pencapaian step by step. Itu yang saya tidak cocok. Saya lebih suka berpikir global, abstrak, imajinatif, khayali. Soal bagaimana jalan atau how-to-nya, saya serahkan saja kepada yang maha mengatur.

Saya hanya berjalan sesuai inspirasi dan kata hati sambil menguatkan sinyal “awareness” saya. Sering saya dapati, dalam perjalanan, Tuhan memberi sinyal-sinyal bahwa saya harus mengambil kesempatan ini, atau saya harus berbelok ke kanan atau malah berhenti sejenak.

Tidak ada kebetulan dalam hidup ini. Semuanya telah dirangkai dengan sengaja untuk kita. Segala peristiwa sinkronisitas yang terjadi adalah sinyal-sinyal yang harus kita baca dengan arif. Ke mana Tuhan ingin mengarahkan hidup saya saat ini?

Satu tema yang saya suka saat ini adalah soal “makna hidup”. Saya ingin tahun ini menjalani hidup yang lebih bermakna. Saya suka dengan tema ini. Makanya saya pun menuliskannya dalam pesan-pesan di Facebook, Twitter, milis dan sms-sms yang saya kirimkan.

Seperti apa realisasinya nanti, saya belum tahu. Kemarin pagi saya melihat seorang pengendara motor menghentikan kendaraannya hanya untuk membuang batu sekepalan tangan yang menghalangi jalannya. Mungkin ia berpikir, cukuplah hanya motor saya yang mengalami kesulitan ini, jangan orang lain. Menurut saya orang ini telah memberi makna kepada nasib pengendara lain yang akan melewati jalan itu.

Apa pun yang terjadi dalam hidup kita adalah tergantung bagaimana kita memberinya makna, kata Antony Robbins dalam CDnya yang sering saya putar ulang.

Mudah-mudahan 2010 ini menjadi tahun yang lebih bermakna bagi diri dan keluarga kita, bisnis kita, lingkungan kita, komunitas kita dan bangsa kita.

Salam FUUNtastic! SuksesMulia!
Wassalam

Roni
http://twitter.com/roniyuzirman

Iklan
Standar

3 thoughts on “Menapaki Hidup yang Lebih Bermakna di 2010

  1. tiap orang punya cara sendiri-sendiri dalam menjalani kehidupannya. ada yang menjalani hidup dengan cara mengalir saja ada juga yang menjalani hidup dengan perencanaan-perencanaan, bahkan membuat proposal kepada Tuhan seperti bukunya Pak Jamil Azzaini.

    Menurutku nggak ada yang lebih baik maupun yang lebih buruk. Pilih saja mana yang cocok buat kita, dan kita enjoy menjalaninya tanpa beban.

    Suka

  2. Selamat Tahun Baru 2010…. pak Roni dan rekan sekalian….

    Buat saya tahun baru mengingatkan bahwa saya telah melewati 1 tahun lagi…

    Apakah 1 tahun (lalu) telah di-ISI dgn sesuatu yang bermakna….? baik untuk saya sendiri, maupun lingkungan… Niat-nya sich YA…!!!… See More

    Resolusi (= Target)… saya juga tidak menetapkan Resolusi setiap tahun….

    Target tetap ada…, tapi untuk 2-3 tahun sekali…. lalu nikmati PROSES menuju target tsb…

    Salah satu “pencapaian” saya di tahun 2009…. adalah undangan dari RichDadAsia (partner Robert Kiyosaki / RichDad Inc. di Asia Pacific) untuk hadir secara gratis dalam seminar Robert Kiyosaki di Singapore di bulan Mei lalu. … Senang bukan karena gratis-nya, tapi UNDANGAN-nya itu lho…

    Akhir kata…. HASIL diperoleh dari ACTION….
    Impian yang tinggi, Resolusi yang luar biasa, Planing yang baik…. tidak ada HASIL-nya tanpa ACTION.

    Selamat Tahun Baru 2010…. dan sukses untuk semua…

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s