Business

3 Jurus Zero to Low Budget Internet Marketing yang Powerfull

Ternyata banyak cara untuk mendatangkan pengunjung ke website kita. Yang saya kemukakan kemarin adalah hanya sedikit saja dan itu pun sudah efektif buat saya.

Namun, itu semua ternyata tidak cukup. Masih banyak lagi cara-cara kreatif dan “zero to low budget” yang bisa kita gunakan. Asalkan kita open minded, mau bertanya dan mau mencobanya.

Jay Abraham bilang: dekatilah calon konsumenmu dengan berbagai cara kreatif yang tidak dilakukan oleh kompetitor. Jadi, jangan gunakan satu dua cara saja.

Dari komentar yang masuk, hal itu terbukti. Banyak sekali cara yang bisa digunakan (dan semua belum saya coba), di antaranya:

1. Memasang Google Adwords. Ini terbilang low budget, dan cukup efektif. Anggaran kita bisa kita sesuaikan dengan efektivitasnya setelah diukur. Kalau bagus, lanjutkan. Kalau tidak, ya perbaiki atau stop. Ini alternatif pilihan bagi yang malas untuk mengutak-atik keywords untuk mengoptimalkan Google search.

2. Membuat fan page dan mengiklankannya di Facebook. Fan page sudah saya buat, tapi belum diiklankan. Dan ternyata biayanya termasuk lebih murah juga dibandingkan sarana yang lain. Beriklan di Facebook termasuk efektif karena kita bisa menentukan target yang kita tuju dengan cukup tajam. Inilah hebatnya Facebook. Data pribadi orang bisa didapatkannya secara suka rela dan kemudian dijualnya :).

Jangan gunakan account friends sebagai ajang promosi dengan men-tag nama teman-teman di foto anda. Ini akan menganggu kenyamanan teman anda dan tidak profesional. Saya tidak menyarankan cara seperti ini. Kalau berlebihan, nama anda bisa di-remove dari list friend teman anda.

3. Buatlah website anda dengan engine WordPress. Seperti yang saya tuliskan kemarin, WordPress itu sakti dan semua orang mengakui. Banyak orang yang memanfaatkan WordPress kemudian tidak mempromosikan webnya tapi tetap mendatangkan pengunjung yang signifikan. Itulah kesaktiannya WordPress. Dia menyajikan “sesajen” makanan yang sangat disukai oleh robotnya Google. Sejajennya apa? Key words. WordPress itu sangat Google friendly.

Oke itu 3 jurus lagi yang saya dapatkan dari komentar-komentar di blog ini. Tentunya masih ada yang lain.

Saya tunggu masukan dari teman-teman pembaca.

Ayo, kita berbagi di sini, untuk kesejahteraan bersama. The more you give, the more you get….

Have a happy Sunday 🙂

Iklan
Standar

26 thoughts on “3 Jurus Zero to Low Budget Internet Marketing yang Powerfull

  1. Setuju sekali pak. Saya sudah menerapkan ketiga jurus tersebut. Tapi menurut saya yang paling sakti adalah yang menggunakan iklan di adword, karena langsung tertuju pada segmen yang kita target.

    Untuk wordpress, memang canggih dan banyak plugin yang bermanfaat.

    Suka

  2. sepakat pak. marketing lewat twitter juga lumayan lho pak.
    wah, saya jadi pengen coba pakai google adwords nih 🙂
    biasanya cuma pakai iklan PPC lokal.

    Suka

    • Ya betul. Tapi di kasus saya utk meng-generate pengunjung masih kecil. Tapi twitter bagus utk mencari insight dan membangun awareness melalui conversation yang kita lakukan di sana

      Suka

  3. Saya beriklan di Adword, FB dan Detik Adpoint. Beirkut perbandingannya :

    1. FB tarif hanya Rp 100 – 300 per klik. Adword rata-rata Rp 400 – 700 per klik. Adpoint rata-rata Rp 500 – 2000 per klik. FB paling murah. (Untuk kata kunci busana kaos muslim di adword mungkin sudah mahal….sudah banyak yang pasang soalnya….mungkin bisa Rp 700an per klik).

    2. Kalau pasang iklan di FB, bisa diarahkan ke Fanpage atau langsung ke web. Kalau jualan busana, mungkin langsung saja ke web. Atau dua-duanya jika budet besar…..:)

    3. Paling efektif pasang iklan di FB, perasaan saya. Conversion rate iklan dari FB cukup besar, hampir sama dengan adpoint. Conversion rate iklan dari adword kayaknya ndak tinggi.

    Dari ketiganya, saya prefer iklan di FB. Ini yang tetap saya lakukan hingga sekarang. Iklan di Adword dan Detik Adpoint hanya sekali-sekali saja.

    Suka

  4. setuju dengan P’ Yoga
    tambahan lagi… untuk adwords saya rasa segmen di negri kita masih sangat kurang.
    orang negri kita cenderung bermain di facebook

    apalagi dengan kelebihan fan page fesbuk sebagai landing page kita, situs facebook lebih aplicable buat segmen pasasr indonesia.

    saya coba berjualan dengan dua2 nya. namun paling banyak respon di fesbuk..

    PS: Pak Rony ijin me-reseller MANET nya..
    sejak berkenalan dgn P’Tung. sudah lama pingin re-seller Manet nya P’ Rony

    Suka

  5. @ Pa Yodhia : saya sangat s7 sekali … 🙂 di FB, teman saya jual pakaian muslimah, eceran, omzetnya mengalahkan yg jual lewat toko… karena temannya ribuan, benar2 efektif jualan di FB dan juga buat beriklan atau promosi.
    Oya, sudah ada yang coba sosial media koprol.com belum,, ? bagaimana dengan yg satu itu… thx.

    Suka

    • Waah, terbukti kan. Teman saya juga ada yang bikin fan page, membernya 50 ribuan. Apa yang dia posting pasti banyak yg komentar dan laris manis 🙂

      Koprol belum saya gunakan

      Suka

  6. Purwadi I grosirsepatusafety berkata:

    Setuju dengan Pak Roni. WordPress memang sakti ! baru 3 bulan alexa rank http://grosirsepatusafety.wordpress.com udh 480.000. traffic memang masih sepi rata2 cuma 100pengunjung/hari karena emang baru 10% saja “keluar keringat” memakai jasa yang gratisan. Tapi dari 10% ini ternyata adalah pengunjung yang memang “berniat” membeli barang yang dicarinya, terbukti setiap hari nyaris ada orang pesan ada yang satuan ada juga yang grosiran sampai ratusan. Sampai2 saking sibuknya di off line melayani pesanan malah tidak sempat untuk melanjutkan “keluar keringat” agar lebih dari 10%.

    Suka

    • Betul, yang penting bukan banyaknya visitor saja, tapi “qualified visitor”, yang benar2 searching mau beli.

      Selamat! Share dong ceritanya lebih banyak 🙂

      Suka

  7. Boleh dicoba nih jurusnya. Oya pak, sebenarnya yang google friendly itu wordpress atau blogspot ya? Bukannya blogspot adalah produknya google? Mohon penjelasan 🙂

    Suka

  8. Diskusi yang menarik

    Masing-masing tipe iklan punya karakteristik sendiri, termasuk tipe2 iklan di online.

    Untuk iklan banner berbeda perlakuannya dibanding iklan teks (+thumbnail). Keuntungan banner adalah “awareness” + “click opportunity”.

    Awareness artinya bahwa user bisa dapat message dari iklan banner (lewat copywriting di looping animasi2) meskipun tidak mengklik iklan tersebut. Jadi sebaiknya messagenya loud dan clear, serta tetap diakhiri dengan branding/nama website di akhir loop animasi. Itulah kenapa kalau di negara yang lebih maju, standar harga banner biasanya adalah Cost Per Impression (bukan per click), tergantung seberapa strategis banner tersebut berada di halaman situs. Juga bisa diperhatikan bahwa ada brand yang terus2an masang iklan di lokasi tertentu karena membuat pengunjung dapat awareness tentang brand itu.

    Click Opportunity adalah kesempatan user untuk mengklik apabila tertarik. Di area ini memang cukup beragam faktor yang bisa dipakai, Yang penting adalah mengetahui karakteristik pengunjung tempat beriklan, kemudian memilih copywriting yang tepat disertai desain menarik.

    Dari insight yang saya gali, ada 2 model copywriting yang biasanya cukup ampuh, 1. Menonjolkan diferensiasi produk, semakin unik dan sesuai dng karakter pengunjung maka makin bagus. Atau 2. Sales Promo alias Hardsell (magic wordsnya : Baru, Diskon, Murah), tentu asal produknya juga cocok.

    Anyway monggo mampir di blog saya di blogdetik, skrg dah update 😀

    Suka

  9. Kalo saya lebih senang ke paid review
    saya cari blog blog yang banyak pengunjungnya, saya hubungi yang punya saya minta dia tulis review tentang produk saya (review yang bagus bagus) semacam testimoni gitu terus kasih link ke website saya. biayanya relatif murah kok.

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s