Uncategorized

Pelajaran Bisnis dari Keoknya Tim-Tim Bertabur Bintang di Piala Dunia

Saya bukan penggemar sepak bola dan terus terang baru 2 kali menonton pertandingan selama Piala Dunia ini, yaitu ketika Brazil ditekuk Belanda dan Argentina dipermalukan Jerman.

Bola memang bundar. Saya yakin banyak prediksi pengamat yang salah dan kaget dengan kenyataan ini.

Media kemudian ramai menurunkan tulisan mengenai gagalnya tim-tim yang bertabur bintang. Malah, tim Jerman yang notabene bermaterikan pemain muda yang masih miskin pengalaman internasional justru melaju tanpa cela menumbangkan tim-tim bertabur bintang.

Fenomena apa ini? Apa pelajaran yang bisa dipetik bagi kita para pebisnis?

Ternyata kesebelasan atau perusahaan bertabur bintang bukanlah jaminan kesuksesan. Justru perusahaan yang bermaterikan pemain “underdog” alias “culun” seperti Mueller yang berjaya.

Di sini dibuktikan bahwa strategi dengan mengandalkan pemain bintang tidak selalu tepat. Perusahaan besar sering maunya cari yang gampang. Karena banyak uang, bajak aja karyawan terbaik dari pesaing yang kadang dengan harga “at any cost”.

Padahal, para bintang itu belum tentu cocok chemistry-nya dengan anggota tim yang sudah ada. Sering terjadi malah kecemburuan antar anggota tim. Semangat dan moril tim jadi kendor. Sang bintang diboikot, tidak dikasih umpan bola-bola matang. Akhirnya ia pun stress dan mandul.

Kebalikannya, tim-tim yang diisi oleh orang-orang “culun” belum tentu dapat dikalahkan dengan mudah. Justru itulah kekuatan mereka. Keculunan itu bisa meningkatkan moril, daya juang dan kekompakan. Mereka bisa bermain dengan tenang, tanpa beban.

Dengan arahan dari pemimpin yang efektif dan diterapkan dengan disiplin tinggi, bukan tidak mungkin bisa menumbangkan tim-tim bertabur bintang itu. Dan terbukti di laga Piala Dunia kali ini.

Mudah-mudahan terbukti juga di organisasi bisnis kita yang masih berlabel culun alias UKM itu.

Iklan
Standar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s