Uncategorized

Seputar Program Pelatihan Reparasi Handphone dan CSR ala TDA

Beberapa teman TDA bertanya dan menyatakan ketertarikannya untuk membuat program serupa di wilayahnya.

Itulah salah satu target kami.

Bahwa program ini akan diikuti oleh teman-teman TDA.

Program yang sudah dua kali kami adakan ini adalah pilot projectnya, modelingnya.

Sebagaimana telah saya ceritakan beberapa waktu lalu, bahwa tidak hanya perusahaan besar yang bisa melakukan CSR. Kita, pemilik perusahaan UKM kenapa tidak juga melakukannya dalam skala yang kecil.

Caranya adalah dengan bergabung dan melakukan kolaborasi dengan berbagai pihak.

Ini bisa dilakukan secara gabungan sesama anggota mastermind. Bayangkan, jika satu kelompok mastermind yang anggotanya 7 orang masing-masing urunan Rp. 3 juta saja, sudah terkumpul uang 21 juta. Ini bisa untuk memulai sebuah program seperti di Pademangan itu.

Namun, sebelum memulai, sebaiknya adakan riset dan diskusi dulu dengan orang-orang yang mengerti masalah di sana. Di Pademangan masalah yang krusial adalah remaja pengangguran dan narkoba. Maka, “sasaran tembak” kami adalah itu.

Jalinan kerja sama dengan pihak lain sangat menentukan suksesnya program ini. Kami merangkul tokoh pemuda di sana, Ketua RW, Ketua Karang Taruna, dan warga yang bersimpati. Mereka masing-masing memberikan kontribusinya sesuai kemampuannya baik tenaga, pikiran, tempat dan sebagainya.

Satu lagi yang diperlukan adalah mitra strategis, dalam hal ini adalah Institut Kemandirian yang memang ahlinya di bidang ini. Ingat, jangan bernafsu mengerjakan sendiri, kerja samalah dengan ahlinya.

Masing-masing pihak bagi-bagi tugas sesuai dengan kemampuan dan keterbatasannya. Jangan berambisi untuk mengerjakan sendiri, karena kita juga pasti sibuk dengan bisnis masing-masing. Kita berikan “mentahnya” saja.

TDA makin banyak yang mengenal dan menaruh harap kepadanya. Citranya sangat bagus di masyarakat. Seiring dengan makin seringnya pemberitaan mengenai TDA, khalayak non online dan grass root pun mulai mengetahui tan tertarik. Sayang, priviledge TDA saat ini baru dinikmati oleh sebagian orang yang nota bene adalah golongan menengah yang punya akses kepada teknologi internet. Kalangan grass root belum tersentuh.

Program inilah yang bisa memungkinkan itu. Sudah saatnya kita “turun ke bawah” bergaul dan memberdayakan mereka di akar rumput. Banyak sekali permasalahan di sana yang butuh sentuhan kita.

Kepada member TDA, sudah saatnya kita membagi perhatian, tidak hanya mengurus bisnis kita sendiri yang tiada habisnya persoalan. Saya mengajak teman-teman juga untuk meringankan tangan bagi mereka yang kurang beruntung dibandingkan kita.

Itulah sejatinya perwujudan dari visi misi TDA yang luhur itu. Menjadi Tangan Di Atas yang berkontribusi positif bagi peradaban. Mulailah dari yang terkecil, mulailah dari diri sendiri dan kelompok
mastermindnya, mulailah saat ini juga.

Salam FUNtastic! Sukses Mulia!
Bersama TDA Menebar Rahmat.

Iklan
Standar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s