Uncategorized

Tukang Kebun dan Penjaring Kupu-Kupu

Ada 2 orang teman, yang satu adalah tukang kebun dan yang satu berprofesi sebagai penjaring kupu-kupu.

Penjaring kupu-kupu berangkat setiap hari ke hutan dengan jaringnya untuk menangkap kupu-kupu. Ia mengejar ke sana ke mari untuk mendapatkan kupu-kupu.

Di akhir hari ia duduk beristirahat dan menghitung kupu-kupu hasil tangkapannya untuk dijual kepada kolektor.

Meskipun melelahkan, ia cukup senang dengan hasilnya itu yang bisa digunakan untuk menyambung hidup sehari-hari.

Sekali-sekali ia mampir ke kebun temannya si tukang kebun. Ia prihatin dengan kehidupan temannya itu. Tak seekor pun kupu-kupu ia peroleh dari pekerjaannya itu.

Tukang kebun ini begitu rajin dan telaten merawat kebunnya. Ia tanami dan rawat setiap jengkal tanah dengan yang penuh dengan aneka tanaman dan bunga.

Ia belum mendapat apa-apa dari hasil usahanya itu. Berbeda dengan temannya penjaring kupu-kupu itu. Ia seorang yang sabar. Ia tetap melakukan pekerjaannya dengan sepenuh hati.

Hari berganti hari, bulan berganti bulan. Kebunnya telah berubah menjadi taman bunga yang indah sekali. Satu per satu kupu-kupu hinggap di tanamannya.

Hari demi hari makin banyak kupu-kupu yang berkeliaran di sana. Jumlahnya sampai ribuan.

Tukang kebun senang. Dengan mudah ia bisa menangkapi kupu-kupu. Jumlahnya jauh lebih banyak dibandingkan dengan tangkapan temannya.

Dalam satu hari, hasil tangkapannya jauh lebih banyak dibandingkan dengan hasil tangkapan temannya berbulan-bulan.

Ia sangat senang. Sekarang ia dapat hidup dengan tenang dan sejahtera. Karena ingin punya banyak waktu dengan keluarga, ia pun mempekerjakan asisten untuk menangkap kupu-kupu dan merawat taman. Ia hanya sekali-sekali mengunjungi taman itu.

Ia juga punya rencana lain. Ia ingin membuat banyak taman serupa di berbagai tempat.

PS: Cerita ini saya dapatkan beberapa tahun lalu dari bukunya Roger Hamilton, Wink and Grow Rich.

Iklan
Standar

4 thoughts on “Tukang Kebun dan Penjaring Kupu-Kupu

  1. bernandin berkata:

    wah ini kisah mirip dengan kisahnya

    Pablo si Manusia Pipa dan Bruno si Manusia Ember

    Pipa= Bisnis (waralaba, mlm, bisnis company), Saham, Property, dan Internet

    Ember= Employee atau Self Employee

    thanks Mas Roni atas inspirasi dari si tukang kebun

    Suka

  2. Ping-balik: Tukang Kebun dan Penjaring Kupu-kupu « …here it goes…

  3. agito berkata:

    kisah sederhana kaya gini lebih mudah diserap oleh otak saya pak… jadi dapat gambaran bagaimana mengembangkan bisnis 😆

    makasih ceritanya…

    Suka

  4. Ping-balik: Tukang Kebun dan Penjaring Kupu-Kupu | Fajar Artadi's Personal Notes

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s