Uncategorized

Jack Lord, Twitter dan Kekuatan Jaringan TDA

Beberapa hari lalu, sebuat twit me-mention nama saya dari akun seseorang bernama @TomySaleh.

Ia me-reply twit dari @Lapau_IJP yang men-twit tentang Jack Lord, seorang lulusan sarjana cum laude yang berprofesi sebagai tukang sapu di Pekanbaru.

Akun @Lapau_IJP sendiri adalah milik mantan pengamat politik yang sekarang jadi politisi, Indra Jaya Piliang*.

@TomySaleh menyarankan untuk meminta bantuan kepada saya sebagai pendiri Komunitas TDA untuk membantu memberi motivasi kepada Jack Lord.

Permintaan itu saya iyakan. Saya berpikir, bagaimana caranya?

Saya teringat, ada beberapa member TDA di Pekanbaru. Saya ingin mengetes kekuatan jaringan TDA yang “katanya” dahsyat itu.

Saya menelpon Marah Adil dan Ari, dua orang member TDA di Pekanbaru yang sempat menginap di rumah saya ketika Pesta Wirausaha 2010 atau Milad 4 TDA lalu.

Saya ceritakan masalahnya dan mereka menyanggupi untuk membantu. Kebetulan mereka menjadi EO seminar Marketing Revolutionnya Pak Tung Desem Waringin. Mereka akan memberikan tiket seminar gratis kepada Jack Lord.

Alhamdulillah, kemarin Jack Lord sudah hadir di seminar tersebut. Saya tidak tahu bagaimana dampaknya terhadap dia.

Pak Tung saya kontak lewat BlackBerrynya agar memberi motivasi khusus kepada Jack Lord. Hal ini kemudian dilakukannya dengan memutar video tentang seorang mantan tukang sapu yang sekarang sudah memiliki mobil Jaguar.

Saya berkata kepada Marah Adil bahwa kita hanya memberinya “kunci” untuk membuka pintu perubahan kehidupannya. Dia sendiri yang harus menggunakan kunci itu, membuka pintu dan menapak ke dalam ruang kehidupan baru itu.

Ini adalah langkah awal bagi perubahan kehidupannya. Tiket gratis kemarin hanya semacam “pertanda” (meminjam istilah Paulo Coelho) dari Tuhan untuk mengubah nasibnya.

Terima kasih atas kerja sama semua pihak yang memungkinkan ini terjadi. Ini adalah bukti dari kekuatan jaringan TDA dan pertemanan di Twitter. Luar biasa.

Banyak hal “besar” bisa kita lakukan dengan memanfaatkan jaringan dan social media ini.

Cerita ini hanya contoh kecil dan sederhana yang terjadi secara “kebetulan” saja..

*NB: Dari Twitter ini juga saya bisa berkenalan dan chatting via BBM dengan Uda Indra Jaya Piliang. Nama Piliang itu adalah nama suku di Minang dan kebetulan sama sukunya dengan saya. Saya bertemu saudara sesuku di Twitter.

Iklan
Standar

5 thoughts on “Jack Lord, Twitter dan Kekuatan Jaringan TDA

  1. Agus Pri berkata:

    Kecil,sederhana namun berdampak luas dan dahsyat…seperti butterfly effect. Saya jg banyak tercerahkan dg membaca blog pak Roni, situs TDA, dan twitter orang2 luar biasa yg saya follow. Trimakasih pak

    Suka

  2. assalamu’alaikum mas…
    salam kenal yah, saya orang baru yang mau coba2 terjun bebas ke dunia enterprenure ^_^. oh iya ada yang mau saya tanyakan, kok ketika saya mau coba daftar di komunitas TDA ndak bisa… yang jadi masalahnya adalah kotak isian “kota”
    sudah berapakali saya coba tapi tetap kotaknya tidak bisa diisi…
    itu kenapa yah??
    mohon pencerahannya

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s