Uncategorized

Richard Branson Mau ke Indonesia

Pengumuman itu saya baca dari Twitternya BNI 46. Luar biasa, BNI bisa mendatangkan pembicara sekaliber ini.

Sayangnya, acara ini untuk undangan terbatas dan saya pun hanya bisa gigit jari karena tidak diundang :(.

Tapi, it’s okey. No problemo for me. Seperti Google, BNI pun punya logaritma perhitungan sendiri dalam menentukan siapa yang pantas diundang.

Bagi saya, rasa kagum saya kepada Richard Branson tidak akan berkurang. Saya banyak belajar dari berbagai sumber mengenai entrepreneur petualang yang hanya tamat SMA ini.

Beberapa hari lalu saya menyaksikan tayangan di BBC Knowledge tentang kepulauan Karibia.

Guess what? Ternyata, salah satu pulau yang diliput adalah pulau pribadi milik Richard Branson yang dibelinya saat berusia 26 tahun.

Bagaimana kondisi pulau itu sekarang? Ia membangun resort yang sangat indah yang digunakan sebagai kantornya. Ia, ia mengaku mengabiskan sebagian besar waktunya di situ.

Yang dimaksudnya berkantor, bukanlah sebuah ruangan resmi lengkap dengan meja, kursi dan rak buku. Kantornya yang dimaksudnya adalah sebuah hammock, tempat tidur gantung yang selalu digunakannya untuk tidur-tiduran sambil memikirkan bisnisnya.

“Saya memikirkan bisnis dan mencari ide di sini”, katanya. “Saya hanya memikirkan ide besarnya, detailnya saya serahkan kepada tim saya”.

Lantas, apakah sisa pulau itu hanya dibiarkan menganggur dan dinikmati sendiri saja?

Tidak.

Ia membangun beberapa penginapan dan sarana yang disewakan kepada wisatawan dengan harga premium, satu harinya bisa USD 30.000, dan banyak peminatnya. Harga itu adalah setengah dari harga pulau saat ia beli!

Di tayangan itu ia terlihat melepas sebuah keluarga yang baru menghabiskan waktu 3 hari di sana dengan tagihan senilai hampir USD 100.000.

Saat ditanya, berapa harga pulau ini seandainya aday yang berminat membeli? Ia jawab, sudah ada yang menawar USD 200 juta.

Richard Branson memang gila. Idenya membeli pulau yang mengabiskan hampir seluruh pendapatannya saat menjadi produser rekaman itu terbukti waras saat ini. ia punya visi dan imajinasi yang jauh ke depan. Dan ia sanggup membayar harga untuk mewujudkannya.

Terakhir saya membaca bahwa ia ingin membangun hotel di bulan, setelah sukses meluncurkan Virgin Galactic, sebuah pesawat ruang angkasa yang disewakan bagi wisatawan yang ingin pelesiran ke bulan.

Iklan
Standar

6 thoughts on “Richard Branson Mau ke Indonesia

  1. thx Pak Rony, tulisannya selalu inspiratif. saya termasuk yang mengagumi Sir Richard Branson ini, sampe saya memberi nama anak pertama saya juga dengan nama Richard….

    Suka

  2. bernandin berkata:

    saya suka kata2nya yang ini Mas,
    “Saya hanya memikirkan ide besarnya, detailnya saya serahkan kepada tim saya”

    cocok sekali petuahnya bpk Purdie Chandra

    BOTOL=Berani Optimis Tenaga Orang Lain 😀

    Suka

  3. Lagi mikir-mikir, mengapa ada orang berimajinasi begitu tinggi lalu sanggup mewujudkannya menjadi realita, sementara di pihak lain ada saja yang takut bermimpi. Apa yang membuat mereka berbeda? Pendidikan kah? Cara pandang kah? Atau imajinasi dan keberanian itu di bawa sejak lahir?

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s