Uncategorized

David Foster, The Hitman

Perkenalan saya dengan David Foster punya sejarah yang panjang.

Tahun 1988, saya kesengsem dengan sebuah komposisi instrumentalia berjudul Winter Games yang dijadikan theme song olimpiade musim dingin di Kanada. Keren banget lagunya. Bikin semangat. Lagu ini kemudian saya jadikan theme song di kantor saya.

Winter Games-lah yang membawa saya masuk lebih jauh ke dunia penuh keindahan dari David Foster, musisi bertangan midas yang melahirkan banyak artis berkelas seperti Michael Buble, Josh Groban, Celine Dion, dll.

Hampir semua lagunya saya suka. Dan hampir semuanya bertema sederhana, cinta.

Yup, musiknya David Foster cocok bagi mereka yang mencinta.

Beberapa karya lawasnya yang masuk kategori “all time favorite” saya di antaranya: After The Love Has Gone (Earth Wind and Fire), You’re The Inspiration (Chicago), Hard To Say I’m Sorry, Mornin’ (Al Jarreau), Love Look What You,ve Done To Me (Boz Scagz), Through The Fire (Chaka Kan), St Elmo’s Fire, Glory of Love (Peter Cetera).

Bahkan lagu Glory of Love saya jadikan theme song saat awal menikah dulu. Sekarang, setiap mendengar lagu itu, istri saya selalu teringat saya :). Saat berada di mal sendirian, ia pernah menelpon saya karena mendengar lagu itu dan langsung teringat dengan saya.

Kami menikah tahun 2001, tanpa melalui proses pacaran. Saya tidak kenal yang namanya “ngapel”. Apa yang saya lakukan untuk menggantikan prosesi “ngapel” itu? Saya hadiahkan dia kaset David Foster berjudul Rechording, kumpulan lagu-lagu hitsnya versi instrumental. Sampai sekarang album itu masih kami dengarkan bersama di mobil.

David Foster adalah musisi lintas aliran. Ia bisa main pop, rock, simfoni, country dan jazz. Awal 90-an ia menggebrak dengan memborong 8 Grammy Awards melalui album Natalie Cole yang mengemas ulang lagu-lagu almarhum ayahnya, Nat King Cole.

Lagu Unforgettable menjadi hit dan mencengangkan dunia musik karena kemampuan David Foster melakukan terobosan, membuat duet Natalie Cole dengan sang ayah yang sudah tiada. Belakangan teknologi ini banyak ditiru musisi lain.

Kalau ditanya, album apa yang paling saya suka? Saya akan pilih The Symphony Session. Di album ini David menampilkan kepiawaiannya memainkan lagu-lagu instrumental dengan orkes simponi dengan begitu cantiknya. Water Fountain adalah lagu favorit saya.

Belakangan, peruntungan David Foster nampaknya makin cemerlang di usia emasnya. Banyak artis berkelas lahir dan besar dari polesan tangannya, sebut saja: Josh Groban, Michael Buble, Andrea Bocelli, dan artis cilik bersuara emas dari Filipina, Charice (akan tampil malam ini di Ritz Carlton).

David Foster adalah maestro di bidangnya. Hanya bisa disaingi oleh Quincy Jones yang dikenal banyak mengorbitkan penyanyi-penyanyi kulit hitam termasuk Michael Jackson.

Nanti malam, Indonesia beruntung kedatangan David Foster, The Hitman dan teman-temannya. Bagi saya, ia menjadi inspirasi di dunianya. Ia ibarat Donald Trump di bisnis properti, seperti Warren Buffett di dunia investasi atau Michael Jordan di dunia basket.

Here comes the man, The Hitman.

NB: Bukunya juga telah terbit versi Indonesia, berjudul The Hitman, sebuah memoar.

Iklan
Standar

2 thoughts on “David Foster, The Hitman

  1. Aku kenal lagu2nya David Foster dinyanyiin Chicago, emang keren2 banget ya Mas. Apalagi vokal nya Peter Cetera Dahsyat banget. SAtu lagi duet mautnya dengan Olivia Newton John nyanyiin The Best of Me, gila itu lagu keren banget.

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s