Life, Minimalism

Bike To Work

Kadang kita harus bertindak spontan, tanpa banyak perencanaan.

Beberapa hari lalu saya membaca tulisan Leo Babauta tentang Car Free Living, hidup tanpa mobil. Dia memang gayanya ekstrim. Dua mobilnya dijual dan sekarang ngangkot ke mana-mana.

Terinspirasi dari artikel itu, saya memandangi sepeda yang dulu sering saya gunakan saat masih tinggal di Kemandoran. Sepeda itu sering saya gunakan di hari Minggu dengan rute Senayan – Monas – Senayan. Sekarang sejak pindah rumah, sepeda itu teronggok begitu saja di pojok garasi.

Saya berniat memperbaikinya sekalian menjajal lagi bagaimana rasanya menggowes setelah lama absen.

Saya bawa sepeda itu ke bengkel sambil berpikir kenapa tidak langsung saja ke kantor dengan sepeda ini. Mungkin saja ini akan jadi pengalaman menyenangkan.

Setelah sepeda terasa enak lagi, saya mulai petualangan menggowes ke kantor. Saya putuskan lewat Tanah Kusir yang memang agak jauh dan memutar.

Ngos-ngosan, berkeringat, kepanasan, tentu saja.

Tapi saya menikmati sensasi lain.

Terpaan angin di muka saat meluncur di jalan menurun, sungguh mengasyikkan.

Memperhatikan segala sesuatu di pinggir jalan juga mengasyikkan. Saya jadi tahu lebih banyak dibandingkan dengan melihatnya dari jendela mobil.

Saya melihat properti yang mau dijual (ini memang disarankan oleh Robert Allen untuk melihat-lihat properti radius 2 km dari tempat tinggal kita).

Saya menemukan tempat percetakan. Selama ini saya mencetak di tempat yang cukup jauh. Ternyata di dekat kantor ada.

Bahkan kalau lapar atau haus saya dengan spontan memutuskan berhenti dan menikmatinya dengan bebas🙂

Memang, tantangannya juga tidak sedikit. Saat mau pulang hujan mengguyur. Terpaksa menunggu sampai selesai.

Menggowes di kondisi habis hujan juga tidak mudah. Mesti hati-hati dan juga deg-degan mengantisipasi cipratan motor atau mobil yang ngebut.

Tapi itu semua tetap membuat saya excited dan ingin mencobanya lagi.

Paling tidak sekali seminggu saya akan bike to work.

Standar

4 thoughts on “Bike To Work

  1. Les Privat Malang berkata:

    Salam hangat dari Malang. Saya betul2 tertarik dengan Gaya Hidup Minimalis ini. Dan sudah mulai praktik dalam kehidupan. Terus menulis tentang Gaya hidup Minimalis ya mas.

    Mudah2an tambah kaya dan tambah banyak sedekahnya. Hidup TDA.

    Suaidi Bakhtiar. 0856 4960 8915
    http://www.sekolahbintang.wordpress.com

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s