Mindset

Tanam

Beberapa hari lalu Presiden SBY mencanangkan gerakan tanam 1 miliar pohon.

Banyak pihak berkumpul dan terlibat.

Sembilan partai mendukung kegiatan ini.

Mereka melebur menjadi 1 tujuan, menanam.

Indah sekali.

Satu miliar pohon artinya 1 miliar harapan.

Apakah dampaknya akan mampu mencegah pemanasan global yang semakin nyata?

Kita tidak tahu.

Yang penting, tanam dulu.

Tetap ada harapan terselip di sana.

Kenapa mereka begitu kompak?

Karena kegiatannya adalah menanam.

Beda soal kalau kegiatannya adalah memanen πŸ™‚

Kalau soal memanen, sulit untuk menjadi kompak.

Biasanya setiap pihak berebut hak dan klaim.

Menanam biasanya lebih ikhlas.

Bapak-bapak bangsa kita dulu adalah orang-orang yang ikhlas.

Mereka hanya sibuk menanam, tak berharap panen untuk siapa.

Yang penting bukanlah apa yang kita panen.

Tapi apa yang kita tanam.

Apa yang kita tanam setelah memanen?

Sibukkan diri dengan menananam.

Tanam kebaikan.

Tanam nilai.

Tanam harapan..

Untuk masa depan.

Untuk anak cucu.

Untuk dunia yang lebih baik.

Iklan
Standar

5 thoughts on “Tanam

  1. makin minimalis pak blog nya
    -recent postnya di kurangin hanya 3
    -iklan manet sama actual basicnya hilang
    -twitter update hanya 1 update
    -posterous nya juga hilang

    loading blognya jadi lebih cepat, dan membaca blognya fokus ke tulisan, tidak lari kemana2 matanya πŸ™‚

    Suka

  2. Wah, keren nih analisanya. Uda Roni dah mulai suka dengan politik. Itu pertanda baik. Karena politik adalah langkah selanjutnya setelah kemapanan bisnis.
    Tapi tetap menanam investasi & penyebar virus enterprener juga ya, Uda..

    Wassalam

    Suka

  3. Ping-balik: Khaya « Ihsan Kusasi's notes

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s