Books and Learning, Life

Kebiasaan Terbaik

Selain Paulo Coelho dan Leo Babauta, Robin Sharma adalah salah satu mentor virtual favorit saya.

Ya, saya menganggap mereka adalah mentor virtual saya. Secara jarak, mereka sangat jauh dengan saya, tapi saya merasa dekat dengan mereka melalui blog dan Twitter mereka yang sangat menginpirasi dan mempengaruhi saya.

Mereka orang-orang hebat.

Kenapa mereka bisa menjadi hebat? Karena kebiasaan-kebiasaan yang mereka lakukan secara konsisten dalam waktu lama.

Kebiasaan-kebiasaan itulah yang menjadikan Robin Sharma, Paulo Coelho dan Leo Babauta seperti sekarang.

Beruntung, dengan adanya social media saya bisa “mengintip” apa saja kebiasaan mereka dan mencoba mencontohnya.

Ini adalah contoh kebiasaan terbaik yang dilakukan oleh Robin Sharma:

– Bangun jam 5 pagi

– Menjalankan “saat hening” selama 60 menit setelah bangun tidur, untuk pengembangan diri dan refleksi pribadi

– Lima hari kerja yang sibuk

– Pijat selama 90 menit setiap tujuh hari sekali

– Makan makanan kelas dunia (namun sekali-sekali saya juga makan makanan yang enak meski pun kurang sehat)

– Menyempatkan diri untuk membuat jurnal setiap hari. Membuat jurnal, dapat membangun kesadaran diri. Saya menulis jurnal untuk menulis tujuan harian, menulis rencana dan mencatat apa saja yang saya syukuri, mencatat ide-ide baru yang muncul bersamaan dengan pelajaran yang saya peroleh

– Membaca setiap hari (mulai dari Harvard Business Review, hingga Travel and Leisure, juga tentu saja buku-buku bagus lainnya)

– Mengucapkan “pernyataan diri” atau apa yang saya sebut Pernyataan Sukses untuk sehari, terutama saat mandi. Ini akan membuat pikiran menjadi terpusat pada hal-hal yang paling penting – karena pikiran adalah awal dari tindakan. Pikiran yang benar menggerakkan tindakan yang benar.

– Membuat rencana mingguan, sambil meninjau kembali tujuan hidup saya. Biasanya dilakukan di Minggu pagi.

– Paling tidak melakukan satu percakapan setiap minggu dengan orang yang menarik agar saya tetap bergairah dan ide-ide besar tetap muncul dari dalam diri saya. Sebuah percakapan dapat mengubah hidup anda. Salam sebuah artikel di Business 2.0, konsultan manajemen Jim Collins menunjukkan bahwa sebuah ide yang dikatakan oleh seorang mentor selama 30 detik, telah mengubahnya.

We are what we repeatedly do. Excellence, then, is not an act, but a habit, kata Socrates (kalau tidak salah). Kita menjadi seperti sekarang ini karena bentukan dari kebiasaan-kebiasaan itu. Saya yakin, semua pencapaian yang telah kita raih itu adalah akibat dari kebiasaan positif yang kita lakukan selama ini.

Namun, ada baiknya kita juga mempelajari kebiasaan orang lain yang juga hebat untuk kita adopsi barangkali akan memperbaiki kualitas pencapaian kita.

Saya terinspirasi dengan kebiasaan Robin Sharma untuk bertemu dan melakukan percakapan dengan orang-orang hebat dan menginspirasi paling kurang seminggu sekali. Saya sudah lama berencana melakukan hal ini, dan insya Allah akan saya lakukan dengan rutin mulai tahun ini.

Saya akan mengontak orang-orang hebat yang saya kenal, mengundangnya makan malam di rumah atau pun di restoran.

Hari ini dapat menjadi hari pertama dalam hidup anda yang baru. Terserah pada anda untuk memilihnya, kata Robin Sharma.

NB: Saya punya impian untuk bisa mendatangkan Robin Sharma ke Indonesia. Saya tidak tahu bagaimana caranya, tapi saya yakin bisa.

Standar

2 thoughts on “Kebiasaan Terbaik

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s