Indonesiaku, Life

Jadilah Perubahan Itu

Menyambung sharing saya tentang The Moneyless Man kemarin, salah satu kutipan yang saya sukai adalah dari Gandhi.

Kata-kata bijak inilah yang menginspirasi Mark Boyle untuk melakukan apa yang diyakininya; menjalani program setahun hidup tanpa uang.

“Jadilah perubahan yang ingin kau lihat di dunia, tidak peduli apakah kau termasuk kelompok minoritas yang hanya terdiri dari satu orang atau mayoritas jutaan orang”, kata Gandhi.

Mark Boyle adalah minoritas dalam hal ini. Ia melakukan apa yang diyakininya perlu dilakukan, meski banyak yang mengkritik dan mencibirnya.

Saya dan anda tentu punya ideal-ideal yang diyakini akan mampu memberi solusi bagi permasalahan yang ada saat ini.

Pertanyaannya, sudahkah kita menjadi perubahan itu?

Ataukah sekedar mewacanakannya saja?

Tidak banyak orang yang seperti Mark Boyle ini. Tapi ada.

Di Indonesia, Toto Sugito meyakini bahwa kemacetan dan polusi udara Jakarta sudah melebihi batas toleransi. Ia memulai gerakan Bike 2 Work yang kemudian mampu menggerakkan banyak orang untuk melakukan hal yang sama.

Leo Babauta merasa jenuh dengan konsumerisme di sekelilingnya dan menawarkan gaya hidup sederhana alias minimalis melalui blognya.

Ada orang tua yang gemar mendongeng untuk anaknya. Karena satu hari ia berhalangan untuk bercerita langsung, maka dongeng itu ia rekam. Sekarang dongeng-dongeng itu ia kumpulkan di sebuah situs dan jadilah gerakan Indonesia Bercerita.

Sahabat dan guru saya, Jamil Azzaini gemar berkeliling Indonesia mewartakan gerakan untuk hidup sukses dan mulia. Bahwa sukses itu tak ada artinya kalau hanya untuk diri sendiri dan tidak membawa manfaat bagi orang lain.

Saya sendiri punya keyakinan bahwa akan lahir banyak wirausaha tangguh di Indonesia dengan semangat saling berbagi ilmu dan saling mendukung satu sama lain untuk kemajuan bersama melalui Tangan Di Atas. Alhamdulillah, masih eksis sampai melewati tahun kelimanya.

Save Our Culture, Save Jakarta, Indonesia Berkebun, Akademi Berbagi, Coin A Chance, Pencinta Sedekah, Beli Indonesia adalah contoh gerakan-gerakan perubahan yang sekarang ini banyak saya lihat di social media.

So, apa yang menurut anda perlu diperbaiki di negeri ini?

Apa yang menjadi kepedulian anda?

Apa solusi anda untuk mengatasinya?

Lakukanlah.

Jadilah perubahan itu, sekecil apa pun itu. Jangan pedulikan apakah sedikit atau tidak ada yang mendukung.

Lebih baik menyalakan lilin daripada mengutuki kegelapan.

Iklan
Standar

3 thoughts on “Jadilah Perubahan Itu

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s