Life

No Judgement

Kita cenderung mudah untuk menilai orang lain dengan menggunakan kacamata kita.

Kita dengan gampang melabeli orang lain dengan macam-macam stempel seperti fundamentalis, sekuler, pemalas, keras, kasar, peragu, spekulan, penakut, fanatik, mafia, liberal, dan sebagainya berdasarkan persepsi, pra konsepsi, pra sangka dan bahkan kebencian kita.

Saya pun termasuk yang belum bebas dari cara berpikir seperti ini.

Namun, pengalaman saya membuktikan bahwa 90% judgement saya itu salah. Saya pun menyesal.

Menyadari itu, saya mulai belajar menahan diri untuk tidak melakukan penilaian atau judgement kepada pihak lain apalagi menggunakan prasangka dan kebencian.

Memang tidak mudah.

Seorang teman motivator mudah bercerita kepada saya tentang judgement-nya yang salah terhadap sebuah boy band. Ia menganggap boy band ini adalah “cemen”, ABG banget dan “dangkal”.

Entah mengapa, ia dipertemukan di satu meja makan dengan boy band itu. Ternyata yang ia rasakan adalah kebalikannya. Mereka adalah orang-orang muda yang rendah hati, sopan dan mudah bergaul.

Dengan seketika ia menyesal telah salah menilai selama ini dan bertekad untuk belajar tidak melakukan penilaian terhadap orang atau kelompok lain berdasarkan prasangka buruk.

Anda pernah mengalami kejadian seperti ini?

Standar

One thought on “No Judgement

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s