Uncategorized

Kekurangan Cash? Haram Hukumnya

Prinsip bisnis versi saya:

1. Jangan pernah kekurangan uang tunai (cash)

2. Jika bisnis anda kekurangan uang tunai, ingat prinsip nomor satu.

Bisnis saya pernah mengalami kekurangan cash di tahun 2003-an lalu. Rasanya sakit, sakit sekali.

Sepertinya segala usaha, kerja keras, menjadi sia-sia. Kami tetap “miskin” dalam artian tidak punya uang tunai, meski profit di pembukuan tetap positif.

Maka, hati-hatilah bila bisnis anda kesulitan uang tunai untuk membayar kewajiban-kewajiban jangka pendek seperti: bayar gaji karyawan, bayar supplier, bayar biaya operasional. Itu adalah ciri-ciri bisnis yang kekurangan uang tunai.

Sebulan dua bulan, mungkin kondisi seperti ini tidak apa-apa. Tapi kalau sampai lewat 3 bulan, bisnis anda sudah lampu kuning.

Uang tunai untuk operasional itu istilahnya adalah Operating Cash Flow (OCF) atau uang tunai yang berasal dari aktivitas operasional riil perusahaan, bukan dari dana talangan, pinjaman atau jual aset ini itu ya🙂

Jangankan perusahaan kecil, perusahaan besar sekelas Enron pun bisa tumbang lantaran OCF-nya minus.

Di workshop Financial Literacy bersama TDA beberapa waktu lalu, Pak Heppy Trenggono bercerita tentang perusahaan yang sebelum kejatuhannya selalu dipuja-puji oleh lembaga apa pun, termasuk Merryl Lynch, Standard and Poor’s.

Kenapa Enron dipuja-puji? Karena profitnya terus meningkat dengan meyakinkan setiap tahun.

Hanya satu orang ketika itu yang mencurigai ada yang tidak beres dengan perusahaan ini. Ia memperhatikan OCFnya makin minus dari tahun ke tahun. Tapi pendapatnya tidak diindahkan oleh mayoritas analis ketika itu.

Kenyataannya, pendapat orang inilah yang terbukti benar. Cash flow operasional yang terus minus akhirnya menumbangkan raksasa Enron yang profitnya gede itu. Sebuah kisah tumbang perusahaan yang sangat dramatis di abad ini.

So, perhatikan dan urus baik-baik cash flow operasional alias OCF perusahaan anda. Jangan sampai minus, harus selalu positif!

Standar

8 thoughts on “Kekurangan Cash? Haram Hukumnya

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s