Uncategorized

Customer Driven

Pagi ini saya berbalas twit dengan seorang kenalan baru yang kesulitan memasarkan produk batik karya mengrajin di daerahnya.

Pemasaran online telah dicobanya. Masalahnya, konsumen meminta produk yang sudah dijahit, bukan hanya bahan.

“Kenapa tidak diikuti saja keinginan konsumen itu?”, tanya saya.

Itulah yang namanya customer driven business. Bisnis yang bergerak sejalan dengan perubahan keinginan konsumen yang dinamis.

Saya pernah mendapat pelajaran beberapa tahun lalu dengan menolak permintaan konsumen terhadap sebuah produk. Alasannya, kami belum sanggup membuatnya.

Alhasil, konsumen itu pindah ke merek lain.

Pengamatan saya, bisnis yang ditinggalkan konsumennya adalah yang produknya tidak mengikuti selera dan keinginan konsumen.

Kecuali brand anda sudah sekuat Apple, silakan mendikte selera konsumen. Zara saja yang nomor 2 di dunia tidak berani mendiktekan seleranya ke pasar. Ia selalu mengikuti perubahan apa yang terjadi di pasar dan menyesuaikan diri dengan cepat.

Itulah salah satu kunci suksesnya bertahan di puncak sampai sekarang.

Standar

One thought on “Customer Driven

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s