Uncategorized

Kenapa Zara Hanya Mengalokasikan 0,3% dari Pendapatannya untuk Marketing?

Kemarin saya ngetwit tentang Zara, brand fashion nomor 2 terbesar di dunia di bawah GAP yang hanya mengalokasikan 0,3 persen dari pendapatannya untuk marketing.

Banyak yang me-reply dan bertanya bagaimana caranya kok bisa begitu?

Tentu saya tidak punya jawaban pasti karena saya hanya mengutip dari sebuah kalimat di buku Business Genius-nya Peter Fisk.

Kebetulan saya ada buku Zara and Her Sisters, buku semi biografi perjalanan bisnis Zara dan pendirinya Amancio Ortega.

Buku ini bukan buku resmi dari Zara, karena founder Zara dikenal sebagai pribadi yang sangat tertutup. Dia tidak mau hadir di acara-acara publik, difoto aja tidak mau, apalagi diwawancara.

Jadi, buku ini hanyalah hasil penafsiran Enrique Badia, penulis yang juga jurnalis.

Menurutnya, kebijakan marketing yang sangat “minimalis” dari Zara itu adalah karena Amancio punya cara berpikir berbeda dari pemasar mainstream.

Ia tidak percaya pemasaran above the line dengan anggaran gila-gilaan.

Toko dengan lokasi yang strategis, display yang menarik, disain yang up to date dan supply chain yang cepat dan canggih adalah kunci sukses pemasaran Zara.

Di mana-mana Zara selalu hadir di lokasi yang strategis. Amancio sangat ahli menilai sebuah properti yang strategis. Harga yang mahal baginya tidak masalah, asalkan strategis. Ia sendiri yang berkeliling dan melakukan penilaian.

Selain itu, Zara dikenal sangat canggih dalam proses produksinya. Bayangkan, dari disain sampai produk tersebar ke seluruh dunia hanya dibutuhkan waktu 15 hari saja. Bandingkan dengan merek lain yang rata-rata butuh waktu 3 bulan untuk hal yang sama.

Dengan cara ini, Zara berhasil menekan anggaran marketingnya menjadi sangat minimalis dan terbukti berhasil. Zara belum ada tandingannya saat ini dan Amancio adalah salah satu orang terkaya di dunia versi Forbes.

Masih banyak “kesaktian” Zara yang belum terungkap. Saya sendiri belum tamat baca bukunya🙂

Standar

6 thoughts on “Kenapa Zara Hanya Mengalokasikan 0,3% dari Pendapatannya untuk Marketing?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s