Uncategorized

Pelajaran Bisnis dari Chicken Soup

Buku seri Chicken Soup adalah fenomena tersendiri, selain Harry Potter.

Bedanya, Harry Potter ditulis sendiri oleh pengarangnya JK. Rowling sedangkan Jack Canfield dan Mark Victor Hansen malah tidak menulis sama sekali di Chicken Soup. Mereka hanya mengumpulkan cerita sumbangan dari orang-orang saja.

Tidak hanya sampai di situ, setelah buku pertama Chicken Soup sukses besar, mereka kemudian melahirkan buku-buku turunannya yang
dibagi-bagi menurut segmen geografis, agama, etnis dan minat pembaca.

Maka lahirlah Chicken Soup for Woman’s Soul, Chicken Soup for Children’s Soul, Chicken Soup for Pet Lovers, Chicken Soup at Work, Chicken Soup for Hispanic Soul, mungkin sebentar lagi ada Chicken Soup for Javanese Soul🙂.

Ide bisnisnya adalah membuat sebuah produk yang sukses besar, kemudian membagi-baginya ke segmen yang lebih kecil (ceruk).

Di Indonesia, bisnis apa yang melakukan hal seperti ini?

Standar

2 thoughts on “Pelajaran Bisnis dari Chicken Soup

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s