Uncategorized

Sukses Dulu Baru Bahagia, Atau Bahagia Dulu Baru Sukses?

Sebuah renungan menarik dari Arvan Pradiansyah saya baca di SWA terbaru.

Menurutnya, ada satu mitos yang salah tentang kebahagiaan yaitu kebahagiaan dianggap sebagai akibat, bukan sebagai sebab.

Kebahagiaan didapat setelah kesuksesan diraih. Jadi, sukses dulu baru bahagia.

Namun, kenyataannya sering berbeda. Orang yang sudah sukses (dalam materi) banyak yang tidak kunjung bahagia.

Shawn Achor dalam buku The Happiness Advantage membuktikan
penelitiannya bahwa kebahagiaan harus datang lebih dahulu dan itu menjadi syarat untuk sukses.

Ketika kita bahagia, otak menjadi terbuka, kreativitas muncul dan karya terbaik pun lahir.

Kebahagiaan menjadi sebab, dasar dan pondasi untuk menuju sukses.

Standar

One thought on “Sukses Dulu Baru Bahagia, Atau Bahagia Dulu Baru Sukses?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s