Business, Money and Investing

Dari Workshop How To Be Debt Free

Judul workshop Pak Heppy Trenggono ini saya kira akan semakin banyak dicari orang setelah tren demam workshop “Bagaimana Cara Berhutang” telah banyak memakan korban bergelimpangan.

Kenyataannya, di workshop kemarin sebagian besar pesertanya adalah mereka yang mereka terlilit masalah hutang. Nilainya “mengerikan”, mengingat skala bisnis mereka belum besar-besar amat.

Saya termasuk beruntung, karena masih dalam posisi “aman”. Maklum, sejak nyaris bangkrut beberapa tahun lalu, sekarang saya sangat berhati-hati dalam hal yang berhubungan dengan uang.

Definisi “kaya” menurut Pak Heppy bukan sekedar banyaknya harta, tapi juga dari sisi kelapangan dan keringanan hidup. Banyak orang yang penampilannya luarnya kelihatan kaya, sesungguhnya ia hidup dalam kesempitan karena dikejar-kejar debt collector setiap hari.

Workshop seperti ini telah dilakukan oleh Pak Heppy diberbagai kota dan diikuti oleh ribuan orang. Fakta yang mencengangkan beliau adalah, begitu banyak orang yang hidupnya terjerat hutang dan tak tahu bagaimana menyelesaikannya.

Agak sulit buat saya untuk memaparkan isi workshop 3 hari yang “life changing” ini di blog ini.

Saya hanya berpesan bagi pembaca yang belum masuk ke dalam jerat hutang yang dalam (maksud saya hutang bisnis, bukan konsumsi), sebaiknya berhati-hatilah, kuasai ilmunya, kuasai cara bermainnya. It’s not what you do, but how you do. Hutang itu ibarat senjata, bisa membunuh musuh, tapi juga bisa membunuh kita sendiri.

Buat yang sudah terlanjur berhutang dan merasakan tanda-tanda galau seperti: hidup yang sempit, setiap bulan selalu nombok, stress memikirkan bagaimana membayarnya, kehidupan mulai terganggu karenanya, sebaiknya cari informasi kapan workshop ini dilaksanakan lagi. Cari obatnya segera.

Bisnis adalah membangun kompetensi. Keterampilan mengelola uang adalah salah satunya. Hutang hanyalah salah satu alat saja. Masih banyak alat lain yang bisa dimainkan, asal kita mau sedikit berusaha lebih keras dan kreatif.

NB: Ini ada ada audio book How To Be Debt Free dari Pak Heppy, silakan dengar/download di sini.

Standar

6 thoughts on “Dari Workshop How To Be Debt Free

  1. Entah untuk hidu atau bisinis rumusnya selalu begini ya Ngku : always live below your means..Bahkan untuk belanja investasi kita harus bisa memperkirakan agar jangan besar pasak dari tiang..

    Suka

  2. Benar mas, sy sdh merasakan lilitan hutang, sdh hampir 5 th blm lunas, Toko terjual. Kena bakar EU, katanya Hutang Itu Mulia.

    Saya pernah ikut seminar P.Heppy, tapi kalo workshop blm. Semoga nantinya dapat ikut, agar hutang cepat lunas

    Suka

  3. Manda berkata:

    Halo pak Roni, saya baru menemukan blog ini hari ini, isinya bagus namun belum baca semua artikel. Pak Roni punya bisnis di fashion? apa namanya dan bisnis apa saja ? bisa saya sharing or menimba ilmu ? Thanx

    Suka

  4. tapi hutang kn bisa dipake jg sbg “leverage” modal bisnis kita?😀

    berarti hutang itu memang pedang bermata 2. satu mata pedangnya menghadap musuh, satu mata pedang lainnya siap siaga mengintai kita, sang pemegang pedang : )

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s